Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 467


__ADS_3

"Apakah aku harus ikut ke sana?" tanya Pita dengan polosnya.


"Ya kamu memang harus ikut. Kamu memang harus belajar banyak. Siapa tahu nanti aku mengangkatmu sebagai asistenku. Jika aku sibuk kemungkinan besar kamu bisa menggantikanku. soalnya aku sendiri belum pernah percaya kepada orang lain," jawab Samuel.


"Baiklah," ucap Pita.


Sementara di pesawat Rani, Mama Yi dan Widya sedang duduk berhadap-hadapan. Ketiga wanita itu sangat menikmati perjalanan menuju Belgia.


Widya yang tidak mau lepas dari Raka, diam-diam mengajarkan sang cucu berhitung. Sesekali Raka tersenyum manis dan kelihatan giginya.


Melihat Raka tersenyum manis, Rani langsung menyapa Raka, "Raka."


Raka pun tersenyum manis sambil melihat Rani. Rani sangat bahagia bisa berjumpa dengan Raka. Rani pun mulai menggoda Raka habis-habisan. Hingga Raka tertawa terbahak-bahak.


Di tempat lain Bayu, Joko dan Irwan menatap para istri sedang menggoda Raka. Ketiga pria itu sangat gemas sekali mendengar suara Raka tertawa. Hingga akhirnya Irwan berkata, "Ternyata Rani bisa lembut juga dengan anak-anak."


Lalu Bayu tertawa. Bayu mengerti apa yang dimaksud oleh Irwan. Irwan tidak menyangka, kalau sang mantan mafia Queen Star adalah wanita lembut. Bahkan lembutnya baju menjadi terpesona.


"Sedari dulu Rani seperti itu. Rani memang bekasnya seorang mafia. Tapi Rani sangat menyukai anak-anak. Ada satu pesan yang aku ingat berasal dari Rani. Jika kamu masih menjadi mafia. Jangan pernah kamu menghabisi anak-anak kecil. Mereka tidak bersalah sama sekali. Dengan canda tawanya mereka bisa menghibur kita di dalam suka maupun duka," ucap Bayu.


"Aku setuju. Aku tidak mau melibatkan anak-anak ketika melakukan penyergapan. Nanti dikira aku menjadi orang paling sadis di dunia ini," sahut Joko.

__ADS_1


"Apakah kamu masih mengingat? Dulu kamu pernah menyuruh Lee untuk menyelamatkan anak-anak yang disembunyikan di sebuah kapal kargo. Di sana mereka dimasukkan ke dalam kontainer," ujar Irwan.


"Jujur itu penyelamatan yang dramatis. Aku tidak menyangka kalau mereka sengaja menjual anak-anak. Untung saja pas diselamatkan. Mereka baik-baik saja," sela Joko.


"Berarti kamu ada di dalam area kapal itu?" tanya Irwan.


"Saat itu juga aku menyuruh Joko untuk pergi ke samudra Atlantik. Di sanalah aku bersama Joko membantu melakukan penyelamatan. Untung saja para awak di kapal itu sudah aku beritahu sejak awal. Mereka akhirnya menyetujui dan menyelamatkan anak-anak yang disembunyikan dalam kontainer. Jujur mereka sangat terkejut sekali. Baru kali ini ada kontainer yang berisikan anak-anak. Itulah kenapa Joko mengetahui kisah seperti itu," jelas Bayu.


"Banyaknya kontainer yang berada di sana. Lee dan Nanda mencari keberadaannya. Jujur mereka harus mengitari satu persatu. Mereka tidak menemukannya lalu balik ke deck. Mau tidak mau Lee mencari informasi, di mana kontainer itu yang berisikan anak-anak ditempatkan," tambah Joko.


"Tapi syukurlah. Lee langsung mendapatkan informasi tersebut. Hingga akhirnya Lee bekerja sama dengan awak kapal. Mereka berhasil tutup mulut untuk sementara waktu. Mereka mempersilahkan kami untuk mendapatkan kontainer itu. Setelah itu aku membajak sang kapten. Aku mau mintanya untuk berlabuh di negara terdekat. Mau tidak mau sang kapten itu berhenti di sana. Hanya demi kontainer yang berisikan anak-anak tersebut," ujar Bayu.


"Itu sangat menyedihkan sekali. Bagaimana bisa mereka membawa anak-anak ke suatu negara lain. Padahal mereka masih menginginkan untuk sekolah," kesal Joko.


"Kalian memang the best banget. Aku tidak bisa membayangkan jika hanya lima orang saja bisa menyelamatkan banyak anak di kontainer itu."


"Tapi untunglah negara itu mau menerima kunjunganku saat itu juga. Jika tidak aku bisa menuntutnya dan menutup negara itu," kesal Bayu.


"Banyak misi penyelamatan yang bisa kita kenang. Lee yang saat itu masih berusia delapan belas tahun. Akhirnya turun ke bawah juga. Untung saja nyali Lee sangat besar sekali. Bayangkan saja gadis di usia mudanya mau melakukan pekerjaan pengintaian. Padahal dirinya tidak memiliki jam terbang tinggi. Jika Lee bercerita ke orang-orang. Apakah mereka percaya dengan pembicaraannya itu?" tanya Joko.


"Aku tidak tahu. Aku tidak mendokumentasikan acara itu. Biarkanlah waktu yang menjawabnya. Jika ada yang percaya tidak apa-apa. Jika nggak percaya ya sudah. Aku hanya ingin membagikan pengalamanku sebagai sang penyelamat," jelas Bayu.

__ADS_1


"Kalau begitu nggak usah dipublikasikan kali. Biarkan saja kita akan mengingat kenangan masa lalu itu," jelas Joko.


"Kamu benar. Mereka tidak akan percaya dengan kita. Soalnya kita itu adalah seorang mafia. Mana ada mafia yang menolong anak-anak kecil seperti itu? Itu menurutku. Tapi entahlah," Irwan sengaja membuat suasana menjadi ramai.


"Apakah kita harus membuka jati diri kita di masyarakat?" tanya Joko.


"Saranku sih tidak usah. Sebab kalau kita membuka jati diri. Mereka akan ilfil kepada kita. Itulah kenapa aku nggak pernah membuka siapa diriku sebenarnya," saran Bayu.


"Apakah kita akan membubarkan white Eragon?" tanya Irwan balik.


''Sepertinya itu nggak perlu deh. Biarkan saja White Eragon berdiri dengan tegak. Kita kembalikan ke tujuan utamanya. Soalnya tujuan utama membangun white Eragon adalah untuk melindungi enam pilar utama. Ditambah lagi perusahaan kita semakin besar. Kita harus memiliki beberapa pengawal untuk menyelinap ke dalam perusahaan tersebut," jawab Joko.


"Aku sih ingin mengadakan rapat santai bersama enam pilar utama lainnya. Tapi itu belum tercapai sama sekali. Dengan terpaksa rapat itu selalu ngambang," jelas Bayu.


"Bersabarlah. Jangan terlalu terburu-buru. Lagian juga kita masih dalam dunia santai. Keluarga Adam sudah sabar dan mau membantu kita dalam suka maupun duka," ucap Joko.


"Dikira kamu mau wedding gitu ya?" Ucap Irwan yang membuat Joko tertawa.


"Bukan bersabar lagi. Tapi memang begitu. Kadang-kadang kita tidak ada jadwal kosong. Mereka sangat sibuk sekali. Jadinya ya sudahlah gagal untuk kesekian kalinya," kesal Joko.


"Putra-putri kita itu sudah mendapatkan kursi jabatan di perusahaannya masing-masing. Berhubung mereka sudah sibuk. Kita bisa memakluminya," tambah Bayu.

__ADS_1


"Nanti deh kalau kita nggak ada acara apa-apa. Kita bisa memanggil mereka dan duduk di ruangan khusus. Kita ngobrol sebentar dan menanyakan white Eragon," saran Irwan.


"Tapi kapan enaknya?" tanya Bayu.


__ADS_2