Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 352


__ADS_3

"Ada. Sudah aku bilang calon istriku sedang mengandung anakku kedua," jawab Imam mulai beranjak dari duduknya dan meninggalkan Erra yang masih serius dengan pembicaraan itu.


"Calon istriku mengandung anakku yang kedua," ucap Erra berulang kali.


Pagi yang cerah di Istanbul Turki.


Leebyang selesai mandi melihat suasana hutan yang sejuk. Lee menyonginkan senyumnya sambil meregangkan otot-ototnya.


"Syukurlah... Kak Erra tidak menghajarku habis-habisan semalam," batin Lee.


Tak lama kemudian Erra terbangun sambil menatap punggungnya Lee yang sedang serius. Ia menyingkap selimutnya dan mendekati istri kecilnya itu kemudian mendekapnya.


"Selamat pagi sayang," sapa Erra.


"Selamat pagi juga. Papa bilang lewat pesan, setelah menghancurkan markas Adam kita langsung pulang. Kita tidak bisa di sini hingga lama," jawab Lee.


"Rencana pasar malam itu lama-lama semakin dekat. Kita harus bergerak cepat dan menghancurkan semuanya," bisik Erra sambil mencium aroma tubuh istri kecilnya itu.


"Mandi sana. Setelah itu kita sarapan di kamar Kak Imam. Kita akan melakukan pematangan rencana. Aku harap rencana ini akan berhasil dan bisa menghancurkan markas tersebut," suruh Lee.


"Mandiin aku," pinta Erra.


"Kumat deh," ujar Lee.


"Ya udah deh nggak jadi," tolak Erra.


"Kenapa nggak jadi?" tanya Lee.


"Waktunya mepet. Kalau kamu mandiin aku bisa-bisa selesai dua jam," jawab Erra.


"Baiklah kalau begitu," balas Lee.


Sementara di kamar Imam semua orang sudah berkumpul dan menunggu beberapa orang lagi. Selain menunggu orang-orang belum berdatangan, mereka juga menunggu sarapan pagi yang akan dikirim dari hotel. Beginilah kisah para anggota white Eragon ketiga tidak memiliki markas di beberapa negara. Maklum saja Bayu tidak membangun markas di seluruh dunia. Bayangkan saja kalau itu terjadi. Seluruh orang akan menjadi pusing mengurusnya.

__ADS_1


"Tinggal sedikit lagi dendam kita akan terbalaskan. Sebentar lagi penghancuran masal terhadap Adam," ujar Irwan.


"Apakah kamu membawa bom sejuta umat?" tanya Bayu.


"Papa Irwan tidak perlu membawa bom banyak-banyak. Biarkanlah Garda yang membawanya. Jika kerja membawanya tidak ada yang curiga sama sekali," sahut Erra yang Baru saja datang bersama Lee.


"Aku hanya membawa beberapa saja. Bom yang aku bawa adalah pilihanku sendiri. Kecil-kecil cabe rawit," ujar Garda yang dari tadi berkirim pesan bersama Caroline.


"Maksudnya?" tanya Irwan.


"Kapan-kapan aku jelasin pa. Sekarang mana bisa menjelaskan? Kalau dijelaskan bakalan rumit seperti Benang Kusut," jawab Garda yang malas menjelaskan tentang bomnya itu.


"Kalau begitu ya sudahlah. Memang putra-putri kita selalu membuat kejutan yang aneh-aneh. Yang menonjol adalah singa betina ketimbang lainnya," kata Bayu yang menggelengkan kepalanya karena sifat putra-putrinya itu.


"Untung saja Papa tidak jantungan? Mengetahui kami seperti apa?" tanya Imam yang diam-diam menghanyutkan.


Beberapa saat kemudian pihak hotel datang dengan membawa sarapan. Mereka mengetuk pintu Kemudian Imam berteriak, "Masuklah jangan di situ terus!"


Mereka akhirnya masuk ke dalam dan menyapa seluruh penghuni di sana. Lalu mereka menghidangkan makanan itu dengan sangat rapi sekali. Setelah selesai para pelayan hotel itu mengundurkan diri dari sana.


Mereka bersiap-siap berangkat menuju ke markas utama Black Lotus. Sebagian yang tidak ikut kubu dua akan tetap tinggal di kamar Imam. Mereka langsung bekerja sama untuk mencari surel agar bisa masuk ke dalam sistem keamanan Black Lotus.


Dalam hitungan menit kubu pertama sudah mendapatkan password sistem keamanan tersebut. Mereka langsung tertawa dan menunggu kubu dua ke lokasi.


"Apa yang akan kita lakukan sekarang?" tanya Lee.


"Mengirimkan beberapa virus dan menghancurkan sistem itu. Tapi aku masih memantau kalau mereka dalam perjalanan. Deret dari hotel menuju ke Black Lotus adalah dua puluh kilometer. Jika datang maka harus cepat-cepat membuka akses tersebut. Setelah kita buka kalian kirim beberapa virus ke sana," jawab Andi yang memimpin kubu pertama.


"Kalau begitu baiklah. Aku akan menunggunya," balas Lee.


Markas Black Lotus.


Adam yang selesai berolahraga memutuskan untuk meninggalkan markas tersebut. Tanpa disadarinya Bayu Sang pemimpin sudah sampai di sana. Mereka masuk ke semak belukar dan bersembunyi di area sana.

__ADS_1


Sebelum melakukan penanaman bom di sana. Bayu menghubungi Andi untuk membuka akses keamanan tersebut.


Andi yang melihat ponselnya berdering langsung meraihnya. Lalu Andi melihat nama yang tertera di layar ponselnya itu. Sambil tersenyum licik, Andi memberi kode agar mereka membuka akses keamanan tersebut.


"Bagaimana sistem keamanannya?" tanya Andi ke Garda.


"Sistem keamanannya sangat lemah sekali. Aku nggak habis pikir kenapa mereka tidak memasang sistem itu dengan canggih. Apakah mereka hanya bercanda saja? Sedangkan kita memasang sistem keamanan sudah berlapis-lapis. Ini memang sangat aneh sekali. Kalau begini terus aku jamin semua orang pasti berlomba-lomba menghancurkan markas Black Lotus," jawab Garda yang membuat Andi tertawa terbahak-bahak.


Satu fakta dari black Lotus adalah sistem keamanan yang lemah. Mereka tidak habis pikir, Adam bisa memasang sistem keamanan yang dibilang rendah.


"Jujur aku sangka mereka memasang sistem keamanan itu seperti NASA yang susah dijebol. Eh ternyata... Mereka memasang sistem keamanan ecek-ecek," ejek Imam.


"Kalau begitu kirimkan semua virus ke sana. Aku yakin mereka tidak akan memperketat sistem jaringan tersebut di dalam kubu Black Lotus," sahut Nanda.


"Sebentar. Di sana ada beberapa hacker yang cukup terkenal dan juga solid. Mereka tidak pernah memperketat masalah tersebut," seru Lee.


"Apakah itu benar?" tanya Andi.


"Iya itu benar. Aku pernah say hello salah satu dari mereka. Dia mengatakan kalau teman-temannya tidak pernah memberikan sistem keamanan berlapis-lapis. Kakak tahu kenapa mereka tidak melakukannya? Karena Adam sering membohongi mereka. Istilahnya mereka itu berdemo tetapi memakai cara halus," jelas Lee.


"Kapan kamu terakhir ketemu sama mereka?" tanya Garda.


"Satu tahun yang lalu," jawab Lee.


"Kenapa kamu tidak bilang pada kami?" tanya Nanda.


"Bukannya aku tidak ingin bilang sama kakak. Aku kira mereka sengaja memasangnya lagi. Eh ternyata tidak. Kalian dengan mudah masuk ke dalam sana. Itu berarti Black Lotus tidak aman dari serangan cyber yang sedang terjadi sekarang ini. Aku nggak tahu bagaimana Adam mengetahui markasnya tidak aman," jawab Lee.


"Biarkan saja. Tidak semuanya orang bisa memahami soal keamanan sistem. Ada yang pandai ada yang tidak. Makanya aku memang sengaja meminta kalian berlatih sedikit saja tentang itu. Akhirnya terasa juga kan ilmu seperti itu? Meskipun kalian memiliki jabatan penting dan menguasai itu-itu saja. Sebaiknya digeser deh. Kalian harus kreatif dalam menangani cyber maupun nyata," jelas March.


"Kalau menangani cyber, kami sudah memilihnya. Yaitu Lee yang menjadi kapten utama di perusahaan enam pilar utama," sahut Garda.


"Jangan tanya kalau soal itu. Aku tidak pernah kaget soal keahlian Lee itu," jelas Greg.

__ADS_1


"Darimana Lee mendapatkan ilmu seperti itu?" tanya Nanda.


__ADS_2