Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 378


__ADS_3

Disclaimer.


Maaf... bagi pecinta Lee. Hari ada kesalahan teknis dari saya. Bab yang baru saja keluar, akan diganti dengan yang baru.


Terima kasih.


Salam hangat.


"Aku sudah tidak peduli soal itu. Aku ingin hidup normal seperti orang-orang lainnya. Di sinilah aku menjadi orang yang sempurna. Tanpa harus ada perang dan gesekan antar sesama mafia. Jika ada yang merawat Black Lotus silakan saja. Mafia itu bukan milikku. Melainkan milik Chandra," jelas Adam yang membuat mereka mengangguk.


"Kalau begitu baguslah. Kalau kamu mau bergabung dengan kami, ayolah bergabung. Kita bisa menjalani hidup normal bersama-sama. Kemungkinan besar kamu akan menjadi anggota tujuh pilar utama kamu boleh mendirikan perusahaan di Indonesia. Kalau kamu sudah didaulat menjadi tujuh pilar utama, kita saling bantu dan menolong bersama. Seperti halnya kita. Jika ada penyerangan di satu tempat tertentu, kami yang menganggur langsung turun tangan. Makanya jika kamu menyerang kami terus, kami akan turun tangan bersama dan menghabisinya satu persatu. Aku tidak peduli kalau perusahaan itu adalah perusahaan mewah sekalipun. Buat apa mewah jika mereka ingin menghancurkan rezeki orang satu sama lain. lagian tujuan utama mendirikan perusahaan itu untuk mengurangi pengangguran di bumi ini," jelas Joko.


"Kalian sangat bijak sekali. Jujur aku salut sama kalian semua. Selama aku tidak menghancurkan perusahaan kalian, kalian tidak marah sama aku. Aku jadi ingat tentang Chandra yang menghabisi kalian satu persatu. Hasilnya nihil dan Candra kehilangan beberapa simpanan uangnya. Begitu juga dengan aku, aku juga kehilangan seperempat asetku karena perusahaanku kalian hancurkan. Seuang uangnya juga habis. Itulah penyesalanku terhadap kalian," jelas Adam yang membuat mereka menghembuskan nafasnya secara kasar.


"Saranku jangan pernah mengganggu orang yang sedang diam. Karena diam diibaratkan sebagai air sungai yang tenang. Jika sudah bergejolak esnya itu akan meluap dan menghancurkan beberapa bangunan rumah lalu menghanyutkan orang-orang. Bahasa halusnya adalah banjir bandang," sahut March.


"Sangat mengerikan sekali. Sekarang aku tidak lagi mengganggu kalian. Aku memilih untuk melindungi kalian. Di sisi lain aku atas nama keluargaku meminta maaf sebesar-besarnya. Harusnya masalah yang lalu lalu sudah selesai. Aku mengerti bahwa aku sama kakakku telah terkena pencucian otak dari kakekku sendiri. Andaikan saja kakekku tidak melakukannya. Tentu saja dendam ini tidak berlarut-larut hingga seperti ini. Kemungkinan besar kita bisa bekerja sama dan membangun kerajaan pilar utama selanjutnya. Aku sangat bangga kepada kalian. Tidak memiliki dendam sama sekali kepadaku. Jika kalian ingin menghabisiku, lakukanlah semau kalian," imbuh Adam dengan tulus.


"Sudah cukup... Kami tidak akan dendam sama kamu. Sebaiknya kita harus merangkul dan bekerja sama. Kalau begitu kita dapatkan barisan untuk membangun bisnis baru," ujar Joko yang memiliki ide baru.


"Bisnis apa lagi?" tanya Bayu.


"Kemungkinan besar aku akan membangun tempat olahraga yang dikhususkan untuk beladiri. Apakah kalian setuju?" tanya Joko dengan jujur.

__ADS_1


"Sudahlah aku capek soal itu. Mending kamu tanyakan saja pada anak-anak lainnya. Kalau nggak mau paksa mereka sampai memenuhi keinginanmu," saran March.


Joko menggelengkan kepalanya sambil menghembuskan nafasnya secara kasar. Ia tidak mungkin meminta anak-anaknya untuk membantunya. Jujur mereka malas membantu mendirikan gelanggang olahraga itu. Mau tidak mau Joko akan membangunnya sendiri dan merekrut para orang untuk mengerjakan tugasnya itu.


"Aku tidak mau. Cepat atau lambat mereka akan menolaknya. Terutama pada Putraku sendiri," kesal Joko.


"Kalau begitu aku akan membantumu. Aku yakin kamu bisa membangun gelanggang olahraga itu. Apalagi gelanggang olahraga itu dibuat semenarik mungkin. Kalau bisa kamu buat saja di daerah Eropa sana. Mereka sangat senang sekali dengan ilmu bela diri. Apakah kamu mau?" tanya Adam.


"Sepertinya ide Adam sangat menarik sekali. Kalau begitu aku akan menanamkan modalku di sana. Cepat atau lambat gelanggang olahraga milikmu akan terealisasikan," puji Irwan yang disambut dengan anjungan jempol dari lainnya.


"Baiklah aku setuju," balas Joko.


"Erra dan Lee Kok tidak baik lagi ya?" tanya Bayu.


"Aku sudah tidak sabar menunggu kehadiran singa kecil itu. Aku ingin cepat-cepat menggendongnya," keluh Andi.


"Sabarlah Andi. Jangan terlalu terburu-buru. Tunggu sembilan bulan ke depan. Aku yakin kau akan mendapatkannya," hibur Adam.


"Lalu aku bagaimana?" tanya Joko yang sangat menginginkan cucu.


Mereka sangat terkejut sekali dengan pernyataannya Joko. Bisa-bisanya Joko berkata seperti itu. Mereka yakin hati Joko sangat sedih sekali. Lalu mereka menatap wajah Joko sambil menghela nafasnya.


"Sabar bro... Lebih baik kamu minta Nanda saja untuk menikah cepat," ucap March yang memberikan solusi terbaiknya itu.

__ADS_1


"Bagaimana Nanda menikah? Sementara Nanda belum memiliki pasangan. Makanya itu Aku sangat bingung sekali. Kalian tidak memiliki anak perempuan sama sekali. Lalu aku harus menjodohkan Nanda sama siapa?'' Joko mengeluhkan bahwa Sang putra tidak memiliki pacar maupun kekasih. Hal ini sangat sulit sekali bagi Joko untuk mendapatkan seorang cucu. Namun Joko tidak tahu kalau Nanda akan mempunyai bayi kembar.


"Solusinya adalah mending kamu cari perempuan yang mempunyai kualitas bagus dari para kolegamu. Setelah itu kamu jodohkan dan jika mereka cocok, otomatis mereka akan menikah," usul Irwan.


"Apakah kalian tahu, jika Nanda adalah pria yang dingin sekali. Saking dinginnya para perempuan itu pun tidak berani mendekat. Sering sekali aku mencarikan sekretaris namun tidak ada yang cocok sama sekali. Nanda langsung membacanya hari itu juga. Itulah yang membuat aku dilema," Joko mengatakan yang sebenarnya di dalam kantor tentang anaknya itu.


"Sepertinya aku harus mencari seorang wanita untuk Putraku sendiri.mau tidak mau aku harus memasang iklan di internet supaya para wanita itu tertarik pada Nanda," Joko langsung menerima saran dari Irwan. Dengan semangat Joko


meminta Lee untuk membuatkan brosur agar disebar ke sosial media.


"Terima kasih atas sarannya. Kalau begitu aku akan meminta Lee untuk membuat brosur dan disebar ke sosial media. Nanti aku yang akan memilahnya biar bisa dijadikan menantuku," Joko bersemangat sekali dan akan melakukannya.


Setelah melakukan perbincangan yang hangat, para pelayan datang ke tempat mereka sambil membawa pesanan masing-masing. Kemudian mereka melihat para pelayan itu dengan seksama. Entah apa yang dilihatnya, yang pasti mereka menilai cara melayani pelanggan.


Kembali ke kamar hotel.


Kali ini Erra membuat Lee benar-benar jengkel. Entah kenapa pria bertubuh kekar itu tidak ingin makan makanan apapun. Mau tidak mau Erra meminta nasi putih dan kerupuk.Hal itu membuat Lee semakin pusing dengan keadaannya sang suami. Jujur di Bangkok mencari kerupuk itu agak susah. Mau tidak mau dirinya mencari makanan alternatif.


Selang beberapa menit Imam datang bersama Garda. Mereka masuk ke dalam kamar dan melihat keadaan Erra. Lalu Imam bertanya sambil menatap wajah Lee.


"Kenapa dengan Erra?" tanya Imam.


'Aku nggak tahu kenapa dia berubah drastis seperti ini. Aku tanya tidak apa-apa," jawab Lee.

__ADS_1


"Jangan-jangan?" tanya Imam.


__ADS_2