
LIFE OF A MAN PART 278
♣
Happy reading ......
♣
London, Inggris..
“Are you going to invite that person to meet the owner of this place too (Apa kau juga akan mengundang orang itu untuk bertemu dengan pemilik tempat ini juga)?” ucap Putra pada Mickey Pitts.
“Maybe---“ sahut Mickey. “But you first (Tapi kau diutamakan)” sambungnya. “Do not refuse or (Jangan menolak atau)----“
Mickey Pitts tak sampai meneruskan kalimatnya, karena fokusnya kembali teralih pada suara bising dan ricuh yang sama seperti sebelumnya, dan berasal juga dari lantai yang sama, namun seperti dari mesin yang berbeda.
“Woah this place is knock out tonight (Wah tempat ini akan bangkrut malam ini) –“ ucap Putra seraya menggumam setelah suara ricuh kedua-tanda jika ada hadiah utama pada satu mesin ada yang memenangkannya lagi terdengar.
Namun gumaman Putra itu, ia buat agar didengar oleh Mickey Pitts yang kemudian melirik tajam padanya, dimana Putra malah tersenyum remeh pada pria yang melirik tajam padanya itu.
Bahkan senyum Putra lebih menjurus kepada senyum ejekan pada Mickey Pitts. Karena Putra sedang merasa puas dalam hatinya saat melihat kepanikan Mickey Pitts-dan pastinya akan membuat geram pemilik kasino yang Putra ketahui siapa orangnya, setelah si pemilik kasino mengetahui jika ladang uang miliknya itu menderita kerugian yang sangat banyak dalam satu malam.
“Still I won’t let you go (Tetap aku tidak akan membiarkanmu pergi)” ucap Mickey Pitts dengan datar namun sinis pada Putra.
‘We’ll see about it (Kita lihat saja nanti)’ batin Putra sambil ia semakin tersenyum remeh.
“Watch him while I go to Mister Fisher (Awasi dia sementara aku pergi ke Tuan Fisher)!” Mickey Pitts menurunkan perintah tajam pada dua anak buahnya yang berada di dekat Putra.
“Yes Sir.”
“Just take your time then.”
“(Pergunakan saja waktumu)”
Putra bersuara tepat setelah dua anak buah Mickey Pitts yang ditugaskan untuk ‘menjaga’ nya itu menyahut pada Bos mereka.
Mickey Pitts hanya menoleh sinis saja pada putra tanpa berkata apa – apa, lalu langsung lagi melanjutkan untuk melangkah menjauh dari Putra.
“I just want to see around from here (Aku hanya ingin melihat-lihat dari sini)” ucap Putra pada kedua anak buah Mickey Pitts yang langsung bersikap waspada kala Putra membalikkan badannya.
Dimana Putra melihat Damian yang juga sedang melihat padanya, namun tak lama berbalik badan dan berjalan ke satu arah.
Lalu Putra menggerakkan lagi kepalanya, yang memang nampak seperti orang yang hanya sedang melihat-lihat saja sambil menunggu.
Sementara dua orang anak buah Mickey Pitts tetap waspada memperhatikan gerak-gerik Putra dengan mata mereka. Yang orang terlihat santai saja.
♣
Putra tersenyum tipis kala melihat Revel membawa banyak koin dalam satu tas yang sepertinya diberikan pihak Kasino padanya karena ia memenangkan jackpot pada satu mesin slot. Revel sengaja berjalan tidak melewati Putra tanpa mengalihkan pandangannya dengan bibir yang tersenyum lebar menuju konter penukaran chip.
__ADS_1
Meski jackpot yang dimenangkan Revel tak sebanyak uang yang berada di tangan Putra saat ini, tapi rasanya cukup mempengaruhi keuangan Kasino milik pria yang disebut Putra dan kawanannya sebagai Pria Chicago itu.
Dan lagi, tidak hanya Revel seorang yang memenangkan jackpot di mesin slot malam itu. Dimana hal tersebut Putra ketahui adalah kerjaan Damian, yang punya ilmu untuk mencurangi mesin judi slot.
“Explain to me what happen (Jelaskan padaku apa yang sedang terjadi)? –“ suara seorang pria yang terdengar keheranan sekaligus ingin tahu terdengar dari sisi kiri Putra.
Bisa jadi dia bertanya saat melihat Revel berlalu-walau berjarak dari tempatnya dengan banyaknya koin yang dipegang Revel dalam satu tas kertas, selain ia melihat satu orang lain lagi nampak menuruni tangga Kasino dengan penuh semangat dengan juga membawa banyaknya koin berwarna keemasan yang berasal dari mesin slot.
♣
“What?..”
Putra berucap sinis pada kedua anak buah Mickey Pitts yang sok waspada itu kala Putra meletakkan tasnya di atas lantai tempatnya berdiri.
Kemudian Putra kembali menegakkan dirinya, dimana suara Mickey Pitts telah dia dengar ada berjarak dari tempatnya.
Namun Putra tidak mau menoleh dan kembali melayangkan pandangannya ke sekeliling Kasino.
“I’m going to clear up this chaos. But I want to show someone to you, someone that make you having a big loss
(Aku akan membereskan kekacauan ini. Tapi aku ingin menunjukkan seseorang padamu, seseorang yang membuatmu menderita kerugian yang amat sangat banyak)”
Putra yang sedang berdiri sambil pandangannya berkeliling itu tersenyum miring saat mendengar suara Mickey Pitts yang berada tak jauh darinya itu, berbicara dengan seseorang dengan suara Mickey yang terdengar gugup-yang mana Putra tahu siapa kiranya orang yang sedang bersama Mickey Pitts itu.
“Who? –“
“It’s him (Itu dia orangnya)”
“Sir,” salah satu anak buah Mickey menegur Putra. “Mister Mickey calls you (Tuan Mickey memanggilmu)..”
“So (Lalu)?”
Putra menyahut malas pada anak buah Mickey Pitts yang barusan menegur Putra itu, bahkan seolah memberi Putra perintah.
“Drag him if he refused (Seret dia jika menolak)!”
Mickey pun memberikan perintah lagi pada anak buahnya yang sedang ‘menjaga’ Putra itu.
“You heard what Mister Mickey said Sir. Better (Anda dengar apa yang Tuan Mickey katakan Tuan. sebaiknya)----“
Satu anak buah Mickey Pitts berbicara lagi pada Putra. Namun ia tidak sampai menyelesaikan kalimatnya, karena Putra mengangkat satu tangannya yang mengkode agar satu bodyguard itu tak lanjut bicara.
“Hurry up (Cepatlah)!” Mickey memekik tak sabar. Putra menyungging miring.
Kedua anak buah Mickey Pitts sudah akan menyentuh Putra untuk memaksanya berbalik badan dan berjalan ke arah Mickey yang sedang bersama Bos Besar mereka, namun tiba – tiba..
BOOM!
Sebuah ledakan yang cukup besar terdengar dari satu bagian dalam Kasino.
__ADS_1
♣
Flashback
“Do you want me to drop you in front of the entrance, Boss (Apa anda ingin aku menurunkan anda di depan pintu masuk, Bos)? ..” (Jules).
“No Jules .. I don’t want to become lightly (Aku tidak ingin terlihat mencolok)”(Putra).
“As your wish Boss (Sesuai keinginan anda Bos)” (Jules).
“What do you want me to do?. Turn off the electricity or turn off the fire (Kau ingin aku berbuat apa? Mematikan listrik atau membuat kebakaran)?.....” (Garret).
“Make an explosion that can make the electricty on that building off (Buat ledakan yang dapat membuat listrik mati)” (Putra).
“I don’t remember if we bring some bombs (Aku tidak ingat jika kita membawa bom)?” (Garret).
“I bring two (Aku membawa dua)” (Devoss).
“Oh okay then.” (Garret).
Flashback off
♣
BOOM!
Sebuah ledakan yang cukup besar terdengar dari satu bagian dalam Kasino.
“WHAT THE HELL?!”
Si pemilik kasino langsung berteriak kala ledakan ia dengar dan getaran dari ledakan tersebut juga ia rasakan.
Dimana, didetik berikutnya seluruh lampu kemudian padam, dan kasino menjadi gelap gulita.
Dan tentu saja kericuhan teriakan para tamu kasino langsung terjadi setelah suara ledakan terdengar dan membuat kasino bergetar dimana listrik di tempat tersebut langsung padam.
Para tamu yang panik dan takut itu, tak ayal langsung berhambur keluar dari dalam kasino, dimana hal itu menciptakan kepanikan tersendiri bagi si empunya tempat.
Namun tidak bagi Putra dan kawanannya yang sudah melenggang berjalan begitu saja melewati pintu utama kasino tanpa susah dan tentunya dengan membawa uang yang cukup banyak dari sana.
Walau Putra dan beberapa orangnya itu, harus berada dalam situasi dimana orang-orang kocar-kacir dari dalam Kasino dan berlomba-lomba untuk keluar dari sana demi menyelamatkan diri mereka.
Senyum merekah di wajah Putra dan Damian yang telah berada di dalam mobil yang mereka tumpangi sebelumnya kembali.
Dengan perasaan puas, baik Putra dan kawanannya melaju dari kasino tempat mereka berada tadi untuk kembali menuju ke mansion milik Putra yang berada di Salisbury dengan kendaraan yang mereka tumpangi masing-masing.
♣♣♣
__ADS_1
To be continue ...