LIFE OF A MAN

LIFE OF A MAN
PART 320


__ADS_3

Happy reading...


England,


“Comeback here fastly (Kembali kesini dengan cepat)” titah Putra pada satu anak buahnya yang akan masuk ke flat milik anak buahnya yang lain – bernama Vash.


“Yes, Sir.”


**


Putra dan Garret kini sudah berada di bagian belakang Mansion Kingsley Smith, pada sebuah titik tersembunyi.


Bahkan titik tersembunyi itu, Kingsley Smith yang merupakan sang pemilik bangunan mewah dan megah tersebut saja, tidak mengetahuinya.


Sampai detik ini pun hanya Putra dan almarhum Rery saja yang tahu tentang titik tersembunyi pada satu bagian di Mansion Kingsley Smith tersebut, dan bagaimana cara mencapainya.


Tapi sekarang bertambah satu orang yang mengetahui titik tersembunyi yang tadinya hanya Putra dan almarhum Rery yang tahu.


Titik tersembunyi yang dulu digunakan Rery untuk pergi meninggalkan Mansion milik keluarganya itu, karena sang ayah yang begitu otoriter padanya.


Ayah yang bukannya tidak bisa dilawan oleh Rery, namun karena Rery terikat janji pada sang ibu untuk tetap menghormati Kingsley Smith selaku ayah kandung Rery.


Hanya saja, ketika Rery rasanya sudah habis sabar menghadapi keotoriteran sang ayah, sekaligus ikut campur soal pasangan hidup, Rery menyerah.


Apalagi sang ayah bahkan sampai sudah mengatur pertunangan Rery dengan anak salah seorang temannya tanpa terlebih dulu membicarakan apalagi meminta persetujuan Rery.


Terlebih Rery sudah memiliki Madelaine saat itu, yang sang ayah juga tahu, namun tak direstui karena di mata ayah Rery, Madelaine tak sepadan untuk pria itu. Jadi Rery memilih pergi kala itu, untuk hidup bersama Madelaine-jauh dari sang ayah dan keluarganya.


Karena Rery merasa itu adil baginya, tanpa mengingkari janjinya pada sang ibu untuk tidak berlaku keras pada sang ayah.


Jadi pergi dari ayahnya dan Inggris menjadi keputusan Rery kala itu.


Lalu karena gerak-gerik Rery diawasi, jadi Rery kemudian memutar otak untuk bisa pergi secara diam-diam, terlebih Jaeden yang kala itu ditugaskan Kingsley untuk mengawasi dan membatasi gerak-gerik Rery, juga jatuh cinta pada Madelaine.


Yang mana tentu saja, selain sedang mencoba menjilat Kingsley Smith demi merebut harta kekayaannya untuk mendapat kuasa, Jaeden akan dengan senang hati memisahkan Rery dan Madelaine dengan cara apapun sesuai perintah Kingsley Smith.


Atas dasar itu, entah apa dan bagaimana, suatu saat Rery mengatakan pada Putra jika dia berniat pergi lewat pesan rahasia, lalu titik tersembunyi tersebut Rery tunjukkan pada Putra, yang akhirnya mengikuti Rery untuk pergi dari Mansion Kingsley Smith dan Inggris.


Bukan karena Putra tidak berterima kasih pada Kingsley Smith yang sudah banyak membantunya, namun Rery lebih erat merangkulnya macam saudara, jadi Putra lebih berat untuk mengabdi pada Rery ketimbang ayahnya.

__ADS_1


**


Hingga sebelum saat ini, hanya Rery dan Putra saja yang mengetahui titik tersembunyi yang merupakan jalan rahasia pada Mansion Kingsley Smith yang dibuat oleh ayah kandung Anthony itu.


Namun sekarang bertambah satu orang, yakni Garret.


Yang tidak mungkin diragukan kesetiaannya pada Rery, seperti halnya Damian, Addison dan Bruna serta Hizkia.


Yang memiliki misi yang sama dengan Putra tentunya, yakni membalas dendam pada Jaeden, serta semua orang yang berkhianat dalam lingkungan Kingsley Smith.


Dimana Jaeden dan para pengkhianat itu membuat Rery dan Madelaine sampai terbunuh, bersama banyaknya saudara dan orang-orang mereka di Ravenna yang dihabisi oleh Jaeden secara masal dan brutal.


**


“So really just you and Rery who knows about this secret way? (Jadi benar-benar hanya kau dan Rery yang mengetahui jalan rahasia ini?)...” tanya Garret setelah ia dan Putra telah sampai di dalam area yang bisa dikatakan sudah masuk ke dalam lingkungan Mansion Kingsley Smith.


Putra mengangguk.


“Now plus you (Sekarang tambah kau)”


“Should I kiss your hand because you give me that honor (Apa aku harus mencium tanganmu karena memberiku kehormatan itu)?...”


Putra mendengus geli atas kelakar Garret.


**


“We’re out now (Kita keluar sekarang)?” tanya Garret.


Putra menggeleng tenang.


“Not yet. Just wait for five more minutes (Belum. Tunggu sekitar lima menit lagi)”


Lalu Putra menjawab Garret kemudian, dan Garret pun mengangguk paham.


“So, what makes you really insist to come here (Jadi, apa yang membuatmu benar-benar memaksa untuk datang kesini)?”


Garret mengajukan satu pertanyaan lagi.


“As I said\, I won’t let that m*therf*cker left anything for his family or anyone after we killed him (Seperti yang aku katakan, aku tidak akan membiarkan keparat itu meninggalkan apapun untuk keluarganya atau sesiapapun setelah kita membunuhnya)...”

__ADS_1


Putra menjawab dengan gamblang.


“And I have to take those papers from him (Dan aku harus mengambil berkas-berkas itu darinya)”


“I see (Aku paham)” tukas Garret sambil ia manggut-manggut.


“Even he realized-if he really prepare some papers to alocate Kingsley wealthy, then he realize id all gone right away after he arrives here-beside he will made all people here to gather first and interrogate them one by one, and after he realized that none around him who take it, he still has no change to made the new one by or tomorrow.”


‘(Meskipun dia menyadari-jika memang benar dia telah menyiapkan dokumen untuk memindahkan kekayaan Kingsley, lalu dia menyadari jika itu hilang dengan cepat setelah ia sampai kesini-selain dia akan membuat semua orang di tempat ini berkumpul dan menginterogasi mereka satu per satu, dan setelah dia menyadari jika tidak ada seorangpun disekelilingnya yang mengambil dokumen tersebut, dia tetap tidak memiliki waktu untuk membuat yang baru sebelum atau sampai besok)”


“And tomorrow he’ll dead! Or at least we’ll start to torture him lightly (Dan besok dia akan mati! Atau setidaknya, kita akan menyiksanya secara terang-terangan)” tukas Garret. “I have to take a part of torturing him, okay (Aku harus berpartisipasi dalam menyiksanya, oke)?”


Putra pun terkekeh kecil. “I’ll make sure you get your part then (Aku pastikan kau akan mendapat bagianmu untuk itu)...” kekehnya.


“I’ll remind you however (Aku akan mengingatkanmu bagaimanapun juga)” timpal Garret dan Putra mendengus geli.


***


“Better we move now (Sebaiknya kita bergerak sekarang)”


Putra berucap setelah ia melirik kembali arloji di pergelangan tangannya.


“Seems that everything that Vash said about that m*therf*cker put more men here was right (Sepertinya yang Vash katakan soal si keparat itu yang menambah jumlah orang disini benar adanya)”


“Ya, I guess so (Iya, sepertinya begitu)-“ tukas Garret. “Let’s go then (Ayo kalau begitu)” kata Garret selanjutnya.


Putra mengangguk. Lalu Putra mengajak Garret keluar dari titik tersembunyi pada Mansion Kingsley Smith tersebut.


“This more like castle than a mansion (Ini lebih mirip kastil daripada mansion)” celetuk Garret. Karena dari titik tersembunyi tersebut, banyak sekali lorong sepi dan gelap yang mereka lalui dengan cepat.


Putra hanya mendengus geli saja. Lalu tak lama Putra memberikan aba-aba pada Garret untuk melambatkan langkah, dan mengendap saat sudah melewati lorong yang di sisi kanannya ada ruangan besar yang merupakan kolam renang dalam ruangan yang nampak sepi, namun terang.


****


Putra dan Garret sudah berada di satu sudut mansion dimana ada tangga yang mengarah kepada suatu ruangan.


Putra juga sudah menaiki anak tangganya, dengan Garret yang berjalan mengekori Putra.


“What are you doing here (Apa yang kau lakukan disini)?” sebuah suara terdengar, bersamaan satu sosok yang datang ke tempat yang sama dengan Putra dan Garret berada.

__ADS_1


******


To be continue...


__ADS_2