
Happy reading....
****
Inggris ..
Sebuah mobil berjenis SUV berpenggerak empat roda telah sampai pada sebuah jalanan yang didekat akses masuk sebuah kawasan hunian tempat tinggal kaum borjuis tertentu di sebuah kota di Inggris.
Kendaraan berpenggerak 4 roda itu diisi oleh 4 orang di dalamnya, dimana kendaraan tersebut kini sedang berhenti pada sebuah sudut sepi dengan beberapa mobil lain yang adalah kelompok dari 4 orang yang berada di sebuah SUV tersebut.
“All done here ( Semua sudah beres di sini )”
Lalu sebuah suara terdengar dari balik alat komunikasi mobilitas yang jenisnya digunakan oleh kalangan tertentu.
“Okay, Yo.”
Adalah Putra yang merespons suara yang tadi terdengar dari balik alat komunikasi mobilitas yang tadi dipegang satu anak buahnya yang duduk di kursi penumpang depan.
“Let’s move ( Bergerak sekarang )”
Sementara satu perintah ini keluar dari mulut Accursio yang duduk disebelah Putra pada kursi penumpang belakang.
Dan satu anak buah yang bertindak sebagai supir langsung menyahut sigap serta langsung juga melajukan mobil yang dikemudikannya tersebut.
“Boss,” tak lama sebuah suara dari saluran yang berbeda terdengar lagi dari balik alat komunikasi yang telah kembali berada di tangan satu anak buah di mobil yang sama dengan Putra dan Accursio, setelah Putra memberikan alat tersebut pada yang bersangkutan.
**
“Talk, Thom.”
Putra lagi mengambil alih bicara dalam alat komunikasi mobilitas yang digunakan olehnya dan kelompok itu.
Dimana Thomas yang sedang menghubungi ke saluran yang Putra gunakan itu kemudian langsung menyahut untuk memberikan informasi berdasarkan laporan dari anak buah yang bertanggung jawab pada tugas mereka masing-masing.
__ADS_1
“Jaeden will leaving hotel with all people who stands with him ( Jaeden akan meninggalkan hotel dengan orang-orang yang berada dipihaknya )”
Putra tidak merespon. Dimana Thomas lanjut bicara kemudian.
“And still, seems that Jaeden didn’t realize about his wife ( Dan sepertinya, Jaeden masih tidak menyadari tentang kondisi istrinya )”
**
“And that ‘Chicago Man’ is separating from Jaeden ( Dan ‘Pria Chicago’ itu memisahkan diri dari Jaeden ) –“
“And don’t forget to send him ‘that present’ ( Dan jangan lupa untuk mengiriminya ‘hadiah itu’ )” tukas Putra. Dan sahutan sigap pun terdengar dari Thomas, “I will try to contact Dami to handle him and his men. You call Tommy to prepare some of his men too around that ‘Chicago Man’, because I believe he separate from that m*therfucker is for a plan ( Aku akan menghubungi Dami untuk mengurusnya dan orang – orangnya. Kau hubungi Tommy untuk mempersiapkan beberapa orangnya untuk berada tak jauh dari ‘Pria Chicago itu, karena aku percaya dia memisahkan diri dari keparat itu karena ada sebuah rencana )”
“Copy that, Boss ( Mengerti, Bos )”
“Then Thom, tell Holmes and his son to make that motherf*cker Jaeden getting ‘busy’ for some time ( Kalau begitu Thon, katakan pada Holmes dan putranya untuk membuat si keparat Jaeden menjadi sedikit ‘sibuk’ sejenak )”
**
“Was my brother already finish there? ( Apakah saudaraku sudah selesai di sana? )”
“Mister Damian and Mister Devoss still inside the room of the man, Boss ( Tuan Damian dan Tuan Devoss masih berada di dalam kamar pria itu, Bos ) ...”
Kemudian sahutan terdengar dari ujung saluran telekomunikasi yang digunakan oleh Damian dan Devoss.
“Alright, then,” tukas Putra. “Tell my brother to contact me when he finish ( Katakan pada saudaraku untuk menghubungiku setelah ia selesai )”
**
“Boss ...”
Sapaan serempak langsung terdengar ketika Putra dan Accursio turun bersamaan dari dalam mobil yang keduanya tumpangi, setelah mobil tersebut telah berhenti di pekarangan sebuah bangunan mewah dan megah bak istana yang adalah mansion milik keluarga Rery dimana Putra sempat tinggal di sana, setelah kedua orang tuanya tiada.
“Where’s Yona? ( Dimana Yona? )”
__ADS_1
Putra lalu bertanya pada para pria yang berdiri rapih untuk menyambutnya dan Accursio serta menyapa hormat pada keduanya, setelah Putra dan Accursio membalas sapaan beberapa orang mereka itu dengan anggukan kepala---seperti halnya saat mobil yang ditumpangi oleh Putra dan Accursio memasuki mansion tersebut dari gerbang depan, dimana dua pria itu juga menganggukkan kepala mereka pada para anak buah keduanya yang telah mengambil alih tugas para penjaga mansion sebelumnya.
Dimana jawaban langsung Putra terima dari salah satu anak buah yang merupakan pimpinan satu kelompok pria – pria berbadan tegap dimana kesemuanya itu adalah gabungan dari anak buah Accursio dan juga Ramone, serta dari beberapa sumber yang diketahui dapat memberikan sumber daya manusia yang memiliki keahlian tertentu.
“Miss Yona is inside the room near the indoor swimming pool with all maids of this place, Boss ( Nona Yona ada di dalam ruangan dekat kolam renang bagian dalam dengan semua pelayan di tempat ini, Bos )”
Putra pun manggut – manggut.
Dan setelahnya ia melangkahkan kakinya untuk masuk ke area lebih dalam mansion di bawah naungan nama besar ayah kandung Rery.
Dimana langkah Putra disamakan oleh Accursio, dan beberapa orang berjalan di depan dan belakang Putra dan Accursio menuju tempat yang tadi dimaksud oleh salah satu anak buah ketika Putra menanyakan soal keberadaan Yona.
**
Putra dan Accursio kompak menyunggingkan senyuman ketika keduanya telah sampai pada ruangan di tempat Yona berada.
“For a girl, you’re quite fast ( Kau cukup cepat, untuk seorang perempuan )” ucap Putra yang bermaksud guyonan pada Yona.
“Well since I’m not an usual girl, so what you told me to do is such a piece of cake ( Yah karena aku bukan perempuan biasa, jadi apa yang kamu minta aku untuk lakukan hanya sebuah hal yang sangat mudah ) ...”
“Haha!!! –“
“After this I will talk to Vader for making me my secretary ( Setelah ini aku akan bicara pada Vader untuk membuatmu menjadi sekertarisku ) ...”
“Then prepare me a pen with blood as it ink ( Maka siapkan untukku sebuah pulpen dengan darah sebagai tintanya ) ...”
Putra dan Accursio menanggapi ucapan Yona dengan kekehan yang tercipta dari mulut keduanya, sementara mereka yang mendengar dan tidak begitu mengenal Yona selain sebagai orang kepercayaan dua pria yang nampak seperti pemimpin sebuah kelompok mafia besar penampilannya ini --- akan sedikit merinding mendengar ucapan wanita yang wajahnya datar tanpa ekspresi itu.
Terlebih saat Putra kemudian mengatakan,
“You was cut someone’s head from his body, and you still thirsty?”
“( Kau kan sudah memisahkan kepala seseorang dari tubuhnya, dan kau masih merasa haus? )”
__ADS_1
******
To be continue ....