LIFE OF A MAN

LIFE OF A MAN
PART 286


__ADS_3

Happy reading ..


**************


Episode sebelumnya:


Salisbury, Inggris .....


“What next ( Apa selanjutnya )?..” ( Garret ).


“Take Gaines, The woman with Freya’s face, and killed that ‘Chicago Guy’ ( Ambil Gaines, wanita berwajah Freya itu, dan habisi si  ‘Pria Chicago’ )” ( Putra ).


Damian, Garret, Devoss, Hizkia dan Thomas pun memperhatikan setiap perkataan Putra.


“And also ( Dan juga ) ---- Get that mot*er*uck*r’s Jaeden first kid ( Ambil anak pertama si keparat Jaeden itu )” ( Putra ).


“Are you sure about this ( Apa kau yakin soal ini )? .. I mean, that ‘Chicago Guy’, do you know exactly how big the power he has ( Maksudku, si ‘Pria Chicago’ itu, apa kau sudah tahu dengan pasti seberapa besar kekuatannya )?.. He has big ‘companion’ at US ( Dia memiliki banyak ‘kawan’ di Amerika )”


Hiz berbicara dengan nampak sedikit khawatir.


“Which I’m sure that he bring some, and also has another big companion here. Are we have enough power to fight them ( Yang aku yakin jika beberapa ikut kesini, dan kemungkinan juga dia memiliki ‘kawan’ yang besar disini. Apakah kita memiliki cukup kekuatan untuk melawannya )?..”


“Even elephant can knock down by ant if the ants always together ( Bahkan gajah pun dapat rubuh oleh semut jika semut itu selalu bersama kawanannya ), Hiz.” ( Putra ).


“I know,but ( Aku tahu, tapi )—“ ( Hizkia ).


“Don’t you worry Hiz, we got that ( Kau jangan khawatir Hiz, kami dapat mengatasinya )..” ( Damian ).


“Well, what I can say then if you guys already become stubborn like this ( Yah, apa yang dapat aku katakan lagi jika kalian sudah menjadi keras kepala seperti ini )?” ( Hizkia ).


“And when we’re going to move for doing all of things that you have said ( Dan kapan kita mau bergerak untuk melakukan semua hal yang kau katakan tadi )?..” ( Garret ).


“As soon as possible ( Secepatnya )”  ( Putra ).

__ADS_1


“If that so, I think we can’t stay too long here ( Jika seperti itu, aku pikir kita tidak bisa terlalu lama berada di sini )” ( Devoss ).


“Take some rest for two or three hours, and then prepare.. And Dev, plug off our safe line ( Beristirahatlah selama dua atau tiga jam, lalu bersiaplah..  Dan Dev, cabut saluran aman kita )---” ( Putra ).


“Okay.” ( Devoss ).


“And destroy it before we go ( Dan hancurkan itu sebelum kita pergi ) ---“ ( Putra ).


**


“Is it necessary to destroy our safe phone ( Apakah perlu untuk menghancurkan telepon aman kita )?”


Garret lantas bertanya pada Putra yang menyuruh Devoss untuk menghancurkan perangkat komunikasi rahasia mereka.


“We’re leaving this place, and we can’t leave that here just like that, also we don’t need to bring it since there are one in London just like what Thom said ( Kita akan meninggalkan tempat ini, dan kita tidak bisa meninggalkan perangkat itu begitu saja disini, selain itu kitapun tidak perlu membawanya karena sudah ada satu di London seperti yang Thom katakan )”


“I see –“ Garret manggut-manggut.


“They’re also have to leave this place ( Mereka juga harus meninggalkan tempat ini )”


Putra menjawab pertanyaan Damian.


“At least for a while, until I’m sure this place is totally safe after all of these we’re finished ( Setidaknya untuk sementara, sampai aku yakin jika tempat ini benar-benar aman setelah kita menyelesaikan semua ini )”


“Yeah i agree with you. Even you’re so sure that mot*er*uck*r doesn’t know about this place\, we still need to anticipate anything. Include for that three maids safety.”


( Ya aku setuju denganmu. Meskipun kau sangat yakin jika si keparat itu tidak tahu tentang tempat ini, kita tetap harus mengantisipasi segalanya. Termasuk keselamatan tiga maid itu ).


**


Jam berlalu di Salisbury, dan Putra berikut kawanannya kini telah kembali berkumpul setelah mencukupkan diri mereka untuk beristirahat dan mengisi perut untuk memulihkan tenaga mereka.


“So what we’re going to do first? Take Gaines, or the fake Freya, or knock down that Chicago Guy ( Jadi apa yang akan lebih dulu kita lakukan? Membawa Gaine, atau Freya palsu, atau mengggulung si Pria Chicago )?”

__ADS_1


“I want to know about that mot*er*uck*r’s first kid first ( Aku ingin tahu tentang anak pertama si keparat itu terlebih dahulu ) ..”


Putra menjawab pertanyaan Damian. Lalu ia menoleh pada Thomas.


“Can you get information about that Thom ( Apa kau bisa mendapatkan informasi tentang itu Thom )?”


Thomas mengangguk. “But I need picture ( Tapi aku membutuhkan foto ), Boss ...”


Putra nampak berpikir. Lalu ia beralih pada Hizkia.


“Do you know how to get it ( Apa kau tahu bagaimana mendapatkannya ), Hiz?”


“That kid doesn’t live with his father ( Anak itu tidak tinggal bersama ayahnya )?”


“From what I’ve know, No. Jaeden will make an announcement of his first kid, in the celebration that he wants to hold ( Dari apa yang aku tahu, Tidak. Jaeden akan mengumumkan tentang anak pertamanya itu, pada perayaan yang akan dia selenggarakan )”


“Well it’s hard to get a picture of that kid then ( Kalau begitu sulit untuk mendapatkan gambar anak itu )” tukas Damian. “But maybe, as a father, he must had a picture of his kid right ( Tapi mungkin, sebagai ayah, dia pasti memiliki gambar anaknya bukan )?” tambah Damian.


Mereka yang bersama Damian pun manggut-manggut selepas mendengar ucapannya.


“So it means, could be that kid’s photograph is in Rery’s Father Mansion ( Jadi itu artinya, bisa saja foto anak itu ada di dalam Mansion milik ayahnya Rery )?”


“Then we need to search it there right away ( Kalau begitu kita perlu mencarinya disana dengan segera )” tukas Putra. “We need to get in at Kingsley’s Mansion ( Kita perlu masuk ke Mansion milik Kingsley )”


Dan semua yang bersama Putra pun segera menoleh ke arahnya.


“Are you sure about that ( Apa kau yakin dengan itu )?”


“Yes.”


****


To be continue ..

__ADS_1


__ADS_2