LIFE OF A MAN

LIFE OF A MAN
PART 314


__ADS_3

Happy reading ....


⬛⬛⬛⬛


London, Inggris,


“Prepare a car for me (Siapkan mobil untukku)”


Putra bersuara, setelah ia selesai bicara soal rencana hingga ke finalnya nanti.


“What do yo want to do (Apa yang ingin kau lakukan)?.....”


Damian lantas bertanya pada Putra, karena ucapan salah satu saudara angkatnya, yang merangkap sebagai pemimpin keluarga itu.


“Just want to make a visit (Hanya ingin melakukan kunjungan).....” jawab Putra.


“To (Ke)?”


“Kingsley’s Mansion—“


“What did you say (Apa katamu)?—“


Damian sedikit terkejut mendengar jawaban Putra.


Dan keterkejutan itu juga tidak hanya nampak di wajah Damian saja.


“You heard what I said (Kau dengar apa yang aku katakan), Dami—“


Putra menjawab dengan santai.


“But what for (Tapi untuk apa)?.....” Garret pun bertanya.


“Just seeing around (Hanya melihat-lihat) –“ Putra tersenyum miring. “I need to see the place where Anth lives in future, am I (Aku kan perlu melihat tempat yang akan Anth tinggali dimasa depan, bukan begitu)?”


**


Putra belum beranjak dari posisinya.


“About what we did to those m*th*r*f*ck*rs at the Hotel (Tentang apa yang sudah kita lakukan pada para keparat di hotel itu)—“ Lalu Putra bersuara.


“Nothing will lead that to us (Tidak akan ada sesuatupun yang akan menggiringnya pada kita)” sambar Yona.


“Who’s become the scapegoat (Siapa yang dijadikan kambing hitam)? –“


Putra bertanya sambil menyugar rambutnya dan tersenyum miring.


“Some bugs (Beberapa hama)” Thomas yang menjawab dan Putra manggut-manggut.


“And what rumor you made (Dan rumor apa yang kau buat)?” tanya Putra lagi.


“Remember those rascals who were sent to watch and even ready to kill Mister Hizkia by a man name Gaines that four of you (Ingat para berandal yang dikirim untuk mengawasi bahkan siap untuk membunuh Tuan Hizkia oleh seorang pria bernama Gaines yang anda ber empat)---“


Thomas berbicara, lalu memandang pada Putra, Damian, Garret dan Devoss.


“Were cleared in one of an old building (Bersihkan pada satu bangunan tua)?.....”


“Hem.....”


Ke empat orang yang disebutkan Thomas tersebut berdehem mengiyakan.


“Well, they have another cohort at Malta (Mereka memiliki kelompok lain di Malta)---“


“Seems that I got what you mean (Sepertinya aku sudah menangkap maksudmu), Thom,” potong Putra. Dan Damian, Garret serta Devoss nampak manggut-manggut, karena mereka juga sepemikiran dengan Putra.

__ADS_1


“I’m sure you are (Saya yakin anda paham), Boss.”


“The point is, just concentrate to the latest plan (Intinya adalah, konsentrasi saja pada rencana terbaru)---“


Yona bersuara dan Putra mendengus geli.


“My body will get sore if take rest too long (Tubuhku akan pegal-pegal jika aku terlalu lama berleha-leha)”


Sekali lagi Putra mendengus geli.


“What a pure hangwoman (Benar-benar seorang algojo wanita)”


Lalu Putra mengeluarkan celetukannya sambil memandang pada Yona yang datar saja mukanya.


Sementara Putra sendiri, serta Damian, Garret, Devoss dan Hizkia terkekeh kecil.


Thomas tersenyum tipis saja, dan Yona tetap mempertahankan ekspresinya.


“Thom.....” panggil Putra tak berselang lama.


Thomas pun segera menyahut.


“Yes, Boss.”


“Can you prepare new cars (Bisakah kau menyiapkan mobil baru)?”


“Just mention it (Tinggal sebut saja), Boss.”


Putra menaikkan satu sudut bibirnya setelah mendengar jawaban Thomas.


“Different kind of the cars we used to use (Mobil yang berbeda jenis dari yang pernah kami gunakan)”


Thomas yang mengerti keinginan Putra itu pun segera mengangguk paham.


**


Satu jam kemudian, apa yang Putra minta pada Thomas, dikabarkan telah siap.


“Your Boss was totally want to build a kingdom here (Bos-mu benar-benar ingin membuat kerajaan disini), Thom.”


Putra berucap.


Thomas tersenyum tipis.


“Mister Accursio was prepared all of these for you (Tuan Accursio telah menyiapkan ini semua untukmu), Boss.”


Lalu Thomas berkata.


“Really (Benarkah)?.....”


“Yess, Boss.....”


“Hem ---“ dehem Putra.


“On the day when the bad news about what was happened to Mister Rery Kingsley Smith at Ravenna, Misters Accursio was came by himself to find information of every people who was became the victims (Pada hari dimana kabar buruk yang menimpa Tuan Rery Kingsley Smith di Ravenna, Tuan Accursio langsung datang sendiri untuk mendapatkan informasi tentang setiap orang yang menjadi korban) ---“


“......”


“Mister Rery’s Mansion at Ravenna was cleaned except the police line when Mister Accursio arrived at there. He tried to get in, but had no permission allowed to get inside the Mansion. But, finally he found out that there’s none of your name in every tombstone at Mister Rery’s backyard (Mansion Tuan Rery di Ravenna telah bersih saat Tuan Accursio tiba disana, kecuali ada garis polisi yang terpasang. Dia mencoba masuk, tapi tidak mendapatkan ijin untuk pergi ke dalam Mansion. Tapi, pada akhirnya dia menemukan fakta, jika tidak ada nama anda di setiap batu nisan yang ada di halaman belakang Tuan Rery)”


Putra mendengarkan Thomas yang bercerita padanya panjang lebar.


“At the time Mister Accursio feeling so sure that you are alive (Disaat itu Tuan Accursio yakin jika anda masih hidup)”

__ADS_1


Putra tersenyum tipis kemudian.


“And feeling sure too that you will came here for a revengeful. So Mister Accursio started to prepare everything for you here.”


(Dan merasa sangat yakin jika anda akan datang untuk sebuah pembalasan dendam. Jadi Tuan Accursio mulai menyiapkan segalanya untuk anda disini)


Senyuman tulus nampak di bibir Putra.


“Seems that I have to prepare a big present of my thankful for your Boss, Am I (Sepertinya aku harus menyiapkan hadiah yang besar sebagai rasa terima kasihku pada Bos-mu, bukan begitu), Thom?”


Putra berucap.


“But also I will prepare present for you, not only to your Boss after all of these finish. Since you did a lot of works very well. (Tapi aku akan memberikan hadiah juga untukmu, tidak hanya pada Bos-mu setelah semua ini berakhir. Karena kau telah banyak bekerja dengan sangat baik)”


“Thank you, Boss (Terima kasih, Bos)” jawab Thomas. “Well, you’re My Boss too, however (Bagaimanapun, anda pun Bos saya juga)”


Thomas lanjut bicara.


“So it should be my duty for doing my job very well to help you (Jadi sudah menjadi kewajiban saya melakukan tugas dengan baik untuk anda), Boss.”


Putra tersenyum tipis sambil menepuk-nepuk bahu Thomas.


**


“Just like what you tought, Jaeden was not looking of his son at Saint Bees.  (Seperti yang anda duga, Jaeden tidak mencari informasi tentang anak lelakinya di Saint Bess) ---“


“As I said, he foxy and greedy, but reckless (Seperti yang aku katakan, dia licik dan tamak, tapi gegabah)” potong Putra.


“I believe so (Memang iya) ---“


“He just worry about Kingsley wealthy at first (Dia hanya mengkhawatirkan harta kekayaan Kingsley sebagai tujuan utamanya)”


Putra menimpali ucapan Garret.


“And since was happened at Leicester, New Castle and those people on your list that was already ‘took care’ is on the news, maybe he already thought that someone at Rery’s side is here already to disturb him.”


(Dan karena apa yang terjadi di Leicester, New Castle dan mereka yang ada di dalam daftar anda yang telah ‘diurus’ sudah muncul di berita, mungkin dia sudah mulai berpikir jika ada seseorang di kubu Rery berada disini untuk mengganggunya)


Putra dan lainnya manggut-manggut samar setelah mendengarkan ucapan Thomas. “The only person that left here he knows, is you Hiz. So now, he will try to find you (Satu-satunya orang tertinggal yang dia tahu, adalah kau Hiz. Jadi sekarang, dia pasti akan mencoba menemukanmu)”


“Who else then (Siapa lagi memang)? ---“ tukas Hiz.


“Don’t you worry about your wife and kids\, because that m*therf*cker won’t find out their place now. Beside\, I already asked Yona to send men from Netherland to guard them there.”


(Jangan khawatir soal anak dan istrimu, karena keparat itu tidak akan menemukan keberadaan mereka sekarang. Lagipula, aku sudah meminta Yona untuk mengirim anak buah dari Belanda untuk menjaga istri dan anakmu)


Hiz pun mengangguk setelah mendengar penuturan Putra.


“Thank you (Terima kasih), Putra ---“


“Don’t mention it (Tidak perlu berterima kasih)” potong Putra. “Now give Yona the information of that m*therf*cker’s man at your work place (Sekarang berikan informasi orangnya keparat itu yang ada di tempatmu bekerja)”


“Okay.”


Hiz mengangguk sigap.


“Now all of you prepare, because I won’t to finish everything in twenty four hours as the maximum time.”


(Sekarang kalian semua bersiap, karena aku ingin menyelesaikan segalanya dalam dua puluh empat jam sebagai waktu yang maksimal)


Putra mencetuskan titahnya kemudian.


***

__ADS_1


To be continue.....


__ADS_2