LIFE OF A MAN

LIFE OF A MAN
PART 392


__ADS_3

Happy reading .....


***************


London, England.....


“Vehicles and everything according the pers conference are all ready ( Kendaraan dan semua hal terkait konferensi pers sudah siap )”


“Thank you, Thom.”


“You are very welcome, Sir.”


“How about that m*therf*cker? ( Bagaimana dengan si keparat itu? )”


“Already at the court ( Sudah berada di pengadilan ) –“


“Holmes and Edgard already there too? ( Holmes dan Edgard juga sudah berada disana? )”


“Yes Sir,”


----


“Are you ready ( Apa kau siap ), Yo?..”


“I always ready if that connected with gun ( Aku selalu siap jika itu berhubungan dengan senjata )”


“And I hope you don’t feel upset, because you can’t shot someone’s head this time ( Dan aku harap kau tidak kesal, karena kau tidak dapat menembak kepala seseorang sekarang ini )”


“We’ll see about it ( Kita lihat saja nanti )”


----


“Have you told Holmes about we that quicken our plan? ( Apa kau sudah mengatakan pada Holmes tentang rencana kita yang sedikit dipercepat ini? )”


“Not yet ( Belum )”


“Is he will be agree? ( Apa dia akan setuju? ) –“


“He has to –“


🕕🕕


Persidangan perdana Jaeden sudah selesai. “Tell Holmes to take that m*therf*cker to TBW. He doesn’t need to live longer until tomorrow (Katakan pada Holmes untuk membawa keparat itu ke TBW.  Dia tidak perlu hidup lebih lama sampai besok )” bisik Putra pada Damian.


“I thought after all of this, you’ll wait until the court finish then you take care of him? ( Aku pikir setelah semua ini, kau akan menunggu sampai persidangan selesai baru kau akan mengurusnya? )”


Putra sudah berada di sebuah ruangan tertutup bersama beberapa orang yang termasuk dalam kategori inti di kawanannya, dimana Holmes dan anak lelakinya juga sudah ada di ruangan tersebut setelah Damian menyampaikan pesan Putra untuk Holmes.


Kemudian Holmes meminta Putra menemuinya di ruangan tempat mereka berada sekarang, setelah Putra selesai dengan para juru berita.


“And now, if he suddenly missing, it will create a big question mark ( Dan sekarang, jika dia tiba – tiba menghilang, itu akan menciptakan sebuah tanda tanya besar )” Holmes melanjutkan perkataannya pada Putra sebelumnya.


“Don’t you worry about that ( Tidak perlu kau risau akan itu )”


Putra menanggapi Holmes yang nampak sedikit khawatir.


“You just sit on your seat ( Duduk saja dengan tenang di dalam mobilmu )”


Putra berkata lagi pada Holmes, dengan mengulas senyuman tipis.


“The car you used, is an armored right? ( Mobil yang kau gunakan, anti peluru bukan? ) –“

__ADS_1


“It is.”


“Then just sit calm inside there ( Kalau begitu duduklah dengan tenang di dalam sana )”


🕕🕕


“Don’t you worry, because your reputation will be same as all this time ( Kau tidak perlu khawatir, karena nama baikmu akan tetap seperti selama ini )”


Putra lebih meyakinkan Holmes yang kemudian langsung menanggapi ucapan Putra barusan.


“Well, seems that I don’t have choice than trust your words ( Kalau begitu, sepertinya aku tidak memiliki pilihan selain mempercayai kata-katamu )” kata Holmes yang tidak lagi menyergah keinginan Putra. Karena Holmes yakin, Putra adalah orang yang selalu menyiapkan apa yang ia rencanakan dengan begitu rapih.


Putra kemudian bergegas untuk keluar dari ruangan tempatnya berada, setelah ia berhasil meyakinkan sekaligus menenangkan Holmes atas rencananya membawa Jaeden setelah dari pengadilan.


“Ah, Putra.”


Putra segera menjeda langkahnya untuk keluar dari ruangan tempatnya berada bersama Holmes dan beberapa orang lainnya itu, ketika Holmes memanggilnya.


“Yes, Holmes?” tanggap Putra pada Holmes yang memanggilnya.


“I wonder, why you asked about if I’m using an armored car? ( Aku sedikit kurang paham, kenapa tadi kau bertanya jika aku menggunakan mobil anti peluru? ) –“


“Ah, that –“


🕕🕕


“Just for an alibi ( Hanya untuk sebuah alibi )”


“Ah, I see,” sahut Holmes yang langsung paham dengan maksud Putra.


“See you soon ( Sampai jumpa secepatnya ), Holmes,” pamit Putra.


“I’ll send one of my man when I already want to move from here ( Aku akan mengirimkan satu orangku saat aku akan mulai bergerak dari sini )..”


“Okay.”


Gantian Putra yang mengangguk seraya ia mengiyakan ucapan Holmes.


Setelahnya, Putra dan kawanannya itu bergegas untuk memasuki mobil mereka yang sudah siap di area depan pengadilan.


“Both of you may comeback to our temporary place ( Kalian berdua silahkan saja kembali ke tempat sementara kita )”


Putra berujar kepada Accursio dan Hizkia setelah mereka keluar dari ruangan tempat mereka menemui Holmes dan Edgard.


“Me and Dami enough to ‘take care’ that motherfcker* ( Aku dan Dami cukup untuk ‘mengurus’ keparat itu )”


Putra menyambung ucapannya.


“Ad, Danny and Dev will take care everything at Kingsley’s mansion ( Ad, Danny dan Dev akan mengurus segala hal di mansionnya Kingsley )”


“I’ll go with them then ( Aku akan pergi bersama mereka kalau begitu )” timpal Hizkia.


“Then I’ll go with you, brother. I want to see something fun ( Maka aku akan ikut denganmu, saudaraku. Aku ingin melihat sesuatu yang menghibur ) ..”


Accursio yang kemudian bicara.


🕕🕕


“Hel, I have to go now. Some of my men will guard you to comeback to your place now ( aku harus pergi dulu sekarang. Beberapa orangku akan mengawalmu untuk kembali ke tempatmu sekarang )”


Putra terlebih dahulu menghampiri wanita kerabat Rery yang Putra dan Damian juga kenal dengan baik, sebelum Putra dan rombongannya itu mencapai mobil mereka. “Thank you so much, Putra, Damian.”

__ADS_1


“You are very welcome, Hel.”


Putra dan Damian sama menyahut.


“Now you can feel peace. And just wait at your place, until we send our men to pick you and Ivana ( Sekarang kau dapat merasa tenang. Dan tunggu saja di tempatmu, sampai kami nanti mengirim orang kami untuk menjemputmu dan Ivana )”


Putra lalu bicara lagi. Dan wanita bernama Helenka itu mengangguk seraya tersenyum kepada Putra dan Damian yang kemudian bergantian memeluknya, serta juga melemparkan senyum santun kepada orang – orang yang ada bersama Putra dan Damian.


Setelahnya, Putra dan Damian berpamitan kepada wanita bernama Helenka tersebut. Lalu melanjutkan langkah ke arah bagian depan pengadilan, dimana nampak masih agak sedikit ramai dengan orang – orang yang merupakan juru berita.


Meski harus sekali lagi menghadapi beberapa juru berita yang masih betah berada di gedung pengadilan -- atas dasar mereka berlomba untuk mendapatkan berita yang paling akurat meski mereka tahu sidang sudah selesai, namun pada akhirnya Putra dan rombongannya berhasil masuk ke dalam mobil yang masing – masing mereka tumpangi.


Dengan formasi yang sama seperti saat mereka datang datang ke gedung pengadilan tempat Jaeden di adili secara hukum. “Make sure that none of them following us ( Pastikan tidak ada satupun dari mereka yang mengikuti kami ), Thom.”


Putra lalu memberikan perintah dengan setengah berbisik pada Thomas, setelah ia berhasil menjauhi beberapa juru berita yang langsung menghampiri Putra saat mereka melihatnya keluar dari dalam gedung pengadilan.


“And don’t forget to send some of our men to guard Helenka ( Dan jangan lupa mengirim beberapa orang kita untuk mengawal Helenka )” perintah Putra lagi pada Thomas yang langsung mengangguk paham.


🕕🕕


“Are we going straight to TBW or wait until Yona done with what she’s going to do? ( Apa kita langsung ke TBW atau menunggu sampai Yona selesai dengan apa yang akan ia lakukan? )” tanya Damian pada Putra, yang kini berada di mobil yang sama dengan salah satu saudara angkatnya itu.


“We’ll wait at TBW ( Kita akan menunggu di TBW )” jawab Putra, dan Damian langsung mengangguk. Kemudian Putra memberikan perintah pada satu anak buah di kursi penumpang bagian depan, bahwa dia dan Damian akan langsung ke tempat yang ia dan Damian sebutkan tadi. Dimana satu anak buah Putra yang sigap itu kemudian langsung melaksanakan perintah Putra dan langsung berbicara pada sebuah alat komunikasi yang terhubung dengan rombongan Putra lainnya.


Lalu satu anak buah lagi yang bertugas mengemudikan mobil yang Putra dan Damian tumpangi, sudah melajukan mobilnya untuk menuju ke tempat yang Putra katakan tadi pada rekan disampingnya.


Tanpa satu anak buah yang bertindak sebagai supir di mobil yang Putra dan Damian tumpangi itu bertanya lagi untuk memastikan kepada dua bosnya tersebut.


Suara Yona kemudian terdengar di alat komunikasi yang dipegang oleh satu anak buah Putra yang tadi ia perintahkan untuk memberitahukan bahwa dia akan langsung menuju ke tempat yang memang sudah dijadikan tujuan sebelumnya.


“I move when they’re already a little bit far from the court ( Aku bergerak saat mereka sudah berada sedikit jauh dari pengadilan )”


Begitu yang Yona katakan dalam alat telekomunikasi yang digunakan Putra dan kawanannya tersebut.


“Alright then, Yo.”


🕕🕕


Sementara itu di sisi Yona.....


“Both of you take care the first car ( Kalian berdua urus mobil pertama )”


Yona berbicara di depan enam orang pria.


“And both of you, shoot the tires of car that has Jaeden inside. I'll take care Mister Holmes's car ( Dan kalian berdua, tembak ban dari mobil dimana ada Jaeden didalamnya. Aku yang akan mengurus mobil Tuan Holmes )”


Setelah Yona menurunkan pada dua, dari enam orang pria yang merupakan para anak buah, Yona menurunkan perintah lain pada dua anak buah yang berbeda.


“Do not kill any officers ( Jangan sampai membunuh para petugas )” ucap Yona sambil memandang kepada empat pria yang baru saja ia berikan perintah. Dan empat orang pria itu mengangguk paham.


“How about if they’re shooting us? ( Bagaimana jika mereka menembaki kami? )” tanya satu orang dari empat orang anak buah yang ditugaskan langsung oleh Yona.


“I’m sure Mister Putra already told Mister Holmes about this plan, and I’m sure that Mister Holmes already talked to his men for not do a resistence ( Aku yakin jika Tuan Putra telah mengatakan tentang rencana ini kepada Tuan Holmes, dan aku yakin jika Tuan Holmes telah bicara kepada orang-orangnya untuk tidak melakukan perlawanan )”


Yona lalu menjawab pertanyaan satu anak buah tadi.


“But if you guys face something that threatened your life, then you all do things that supposed to do to save your life ( Tapi jika kalian menghadapi sesuatu yang mengancam nyawa kalian, maka kalian lakukan apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan nyawa kalian )”


🕕🕕🕕🕕


To be continue ..

__ADS_1


__ADS_2