
Happy reading .....
📓📓📓📓📓
Bandung, Indonesia,
“Papa ....“
Ada Anthony yang berada di atas pangkuan Putra dalam ruang keluarga kediaman mereka tersebut.
“Hem?”
Putra pun menanggapi Anthony yang memanggilnya itu.
“Papa back here already. So it means Papa will stay here and never go away from me and Mama, right?”
( Papa sudah kembali ke sini. Jadi itu artinya Papa akan tetap di sini dan tidak pernah lagi akan pergi dariku dan Mama bukan? )
Putra menarik sudut bibirnya, selepas Anthony menanyakan hal itu padanya. “My work, haven’t finish yet actually ( Pekerjaanku, sebenarnya belum selesai ), Anth.”
“So you will leave again tomorrow? -- And long will comeback here again? ( Jadi Papa akan pergi lagi besok -- Dan lama baru akan kembali lagi ke sini? )”
“I will go back to England again, yes it’s true... But not tomorrow ( Aku akan kembali lagi ke Inggris, iya itu benar... Tapi bukan besok )” jawab Putra.
Lalu Putra berkata lagi,
“But even I go again to England, but this time not for long -- I go back there again, just to punish the bad guy who already do a mean thing to Daddy Rery and Mommy Madelaine ( Tapi meskipun aku pergi lagi ke Inggris, tapi kali ini tidak akan lama -- Aku kembali lagi ke sana, hanya untuk menghukum orang jahat yang telah berlaku kejam pada Daddy Rery dan Mommy Madelaine )”
"May I go with you then ( Kalau begitu bolehkah aku ikut denganmu )?..."
Untuk apa yang dikatakan Anthony tadi, Putra tidak langsung menjawabnya.
“The bad guy is already caught right? ( Orang jahatnya sudah tertangkap bukan? )—“
“He is ( Iya memang )...” tukas Putra.
“Then, if he’s already caught, wasn’t that means we’re all save? ( Lalu, jika dia sudah tertangkap, bukankah itu artinya kita sudah aman? )”
Anthony pun kembali lagi berbicara.
“Am I right ( Apa aku benar ), Papa?”
Putra menarik sudut bibirnya lalu mengacak pelan rambut Anthony.
“Beside, I want to make sure that the bad guy that you, Daddy Dami, Daddy Garret and Uncle Dev caught is really him. The mean man who killed Daddy Rery and Mommy Madelaine.”
( Lagipula, aku ingin memastikan jika orang jahat yang Papa, Daddy Dami, Daddy Garret dan Uncle Dev tangkap adalah benar dia. Pria kejam yang telah membunuh Daddy Rery dan Mommy Madelaine )
Sekali lagi Putra menarik sudut bibirnya.
Di satu sisi, Putra memang tidak tega untuk menolak permintaan Anthony.
Selain, memang dirinya juga berencana untuk mengajak Anthony serta Gadis dan seluruh anggota keluarganya itu ke Inggris.
Namun di sisi lain, Putra ragu jika harus mengajak serta Anthony dalam waktu dekat ini.
Apalagi harus melihat Jaeden yang bisa saja akan menyebabkan trauma Anthony muncul kembali setelah melihat pria itu.
“Look ( Begini ), Anth.”
__ADS_1
Putra berujar kemudian.
“I will take you to England, I promise ( Aku akan mengajakmu ke Inggris, aku janji )—“
“But can’t in the nearly time ( Tapi tidak dalam waktu dekat )” Damian menyambar untuk bicara, setelah mendapat kode dari Putra yang Damian berikut lainnya yang melihat kode mata Putra itu paham maksud dari si Papa tampan itu.
Dimana Putra, ingin mereka semua membantunya untuk memberikan pengertian pada Anthony.
Yang mana tentu saja Damian dan lainnya paham, setelah melihat ekspresi Putra setelah Anthony mengatakan keinginannya.
“But why? ( Tapi kenapa? )”
Anthony yang meminta jawaban.
“Listen ( Dengar )...”
Putra kembali bersuara.
Anthony pun kembali terfokus pada Papa Putranya itu.
“Me, Daddy Dami, Daddy Garret and also Uncle Devoss are already caught that bad guy. But he’s just been locked and not punished yet ( Aku, Daddy Dami, Daddy Garret dan juga Uncle Devoss memang sudah menangkap orang jahat itu. Tapi dia hanya baru dikurung dan belum diberi hukuman )”
Putra pun memberi penjelasan.
✨
“And because of that, taking you to England before everything totally finish, is risky ( Dan karena hal itu, membawamu ke Inggris sebelum semuanya benar-benar selesai, itu beresiko )—“
“You understand what Daddy Garret was said, right? ( Kau mengerti apa yang baru saja dikatakan oleh Daddy Garret, bukan? )...”
Putra menimpali ucapan Garret.
✨
Tanggapan Anthony pada ucapan Putra sebelumnya.
Dimana tanggapan Anthony itu kemudian juga Putra tanggapi dengan senyuman.
Lalu tangan Putra terulur untuk membelai kepala Anthony, sebelum dia berkata lagi.
“The point is, the condition in England is still not save for you yet ( Intinya adalah, kondisi di Inggris masih belum aman untukmu )”
Dan ucapan Putra yang barusan itu, diaminkan oleh Damian, Garret dan Devoss kemudian.
Lalu setelahnya, ketiga orang tersebut satu per satu menimpali ucapan Putra.
“Indeed.”
“Because even that bad guy was caught already, perhaps there are some of his friends who won’t get caught ( Karena meskipun orang jahat itu telah tertangkap, mungkin saja ada beberapa temannya yang belum tertangkap )...”
“And that means danger ( Dan itu berarti bahaya )”
✨
Anthony mendengarkan dengan seksama setiap perkataan para orang dewasa yang sedang bersamanya itu.
“And to make sure all of dangers are gone when we’re all go there together as a family -- especially because I take you, then I have to get back there once again before I take you to England, Mama Gadis and them ( Dan untuk memastikan semua bahaya itu menghilang saat kita semua pergi bersama – sama ke sana sebagai sebuah keluarga – terutama karena aku membawamu, maka aku harus kembali sekali lagi ke Inggris sebelum aku membawamu, Mama Gadis dan mereka )”
Putra menunjuk ke arah Damian dan ke delapan orang lainnya setelah memberi tambahan penjelasan pada Anthony dengan sabarnya.
__ADS_1
“Can you get it? ( Apa kamu memahaminya? )” Putra beralih lagi kepada Anthony yang kemudian mengangguk – angguk kecil.
“Yes Papa, I get it ( Iya Papa, aku mengerti )—“
“Such a smart boy of us ( Memang anak kami yang cerdas )”
“I am smart since I was born ( Aku memang cerdas sejak lahir )” pongah Anthony.
Membuat Putra dan lainnya sontak tersenyum geli.
“You smart because you close with me ( Kau cerdas karena kau itu dekat denganku )” Lalu Putra segera menimpali ucapan Anthony tadi.
“You way too confidence Papa ( Papa itu terlalu percaya diri ). Ck.. ck.. ck..” timpal Anthony sambil geleng-geleng dan berdecak sok tua
Dimana timpalannya itu kemudian mengundang para orang dewasa yang ada di dekatnya itu, spontan saja langsung terkekeh geli.
Termasuk si Papa yang dicibir Anthony.
✨
“And about you who want to make sure if the man that me-Daddy Dami-Daddy Garret and Uncle Devoss was caught is really him the bad guy that you remember, you don’t need to make sure. Because I’m hundred percents sure that we weren’t caught the wrong person.”
“( Dan tentangmu yang ingin memastikan jika pria yang aku-Daddy Dami-Daddy Garret dan Uncle Devoss adalah benar orang jahat yang kau ingat, kamu tidak perlu melakukannya. Karena aku yakin seratus persen bahwa kami tidak menangkap orang yang salah )”
Putra berujar, setelah kekehannya mereda.
“Okay?” kata Putra lagi.
Anthony pun lantas mengangguk.
“Okay, Papa.”
Bocah tampan itu menjawab Putra dengan menampakkan senyumannya.
Putra pun mengacak pelan rambut Anthony.
“Now let’s go to sleep ( Sekarang ayo kita tidur )”
“Ah Papa, this is christmas night ( Ah Papa, ini kan malam natal )”
Anthony mencebik.
“So? ( Lalu? )—“
“Ish Papa... Have you forget if I can stay late every christmas night, when all we’re still in Ravenna? ( Ish Papa... Apa Papa lupa jika aku boleh terjaga sampai larut saat malam natal, waktu kita masih di Ravenna? )...”
Anthony coba mengingatkan Putra.
Dimana Putra,
“Hoaamm— But I already feel sleepy ( Tetapi aku sudah mengantuk )”
‘Cih! That’s just his ploy to take Gadis into their room for sure! ( Cih! Itu pasti hanya akal – akalannya saja untuk membawa Gadis ke kamar mereka! )’
Dan cibiran sinis pun tercetus di hati para saudara Putra yang paham sekali gelagat pura – pura pria dingin yang kini sudah mengerti kegenitan setelah mengenal Gadis, ditambah sudah memperistri si mantan suster cantik itu.
✨✨✨✨
To be continue.....
__ADS_1