LIFE OF A MAN

LIFE OF A MAN
PART 316


__ADS_3

Happy reading ....


***************


London, Inggris..


Part sebelumnya:


“I saw him at Kingsley’s Mansion (Aku melihatnya ada di Mansion milik Kingsley) - And I’m sure my eyes won’t be wrong for that (Dan aku yakin mataku tidak mungkin salah untuk itu) - And I never show you in Kingsley’s Mansion before (Dan aku tidak pernah melihatmu di Mansion milik Kingsley sebelumnya)” – Putra.


“I’m also Mister Accursio’s man, Sir (Saya juga orangnya Tuan Accursio, Tuan) ....” – Pria bernama Vash.


“Really?” – Putra.


----


“Would you mind me to talk (Apa anda memperbolehkan saya untuk bicara), Boss? ....” – Thomas.


“Then talk (Maka bicaralah)” - Putra.


**


Putra menyungging sambil menarik pistol yang ia todongkan pada pria yang datang bersama Thomas beberapa saat yang lalu, kala Yona menunjukkan isi dari dalam tas yang di bawa oleh pria tersebut.


Lalu mempersilahkan pria yang adalah kakak lelaki dari salah satu anak buahnya itu untuk duduk, karena kecurigaan Putra telah hilang padanya setelah Yona menunjukkan sepasang sepatu yang telah ia keluarkan dari tas yang dibawa oleh pria yang memperkenalkan dirinya kepada Putra dan mereka yang bersama Putra itu sebagai Vash.


**


“I thought this kind of invention only property of spy movie (Aku pikir penemuan ini hanyalah properti dalam film mata – mata) –“


Hizkia mencetuskan komentar-setelah sepasang sepatu yang di bawa oleh Vash itu, merupakan sepatu yang telah didesain sedemikian rupa, hingga memiliki seperangkat alat perekam atau penyadap suara – di balik alas bawahnya.


Putra, Damian dan Garret tersenyum tipis menanggapi komentar Hiz tersebut.


“This kind of invention already exist since 1960 – correct me if I’m wrong. But kind of hiding by those who already use it (Penemuan ini sudah ada sejak tahun 1960 – koreksi jika aku salah. Tapi dirahasiakan oleh mereka yang menggunakannya) –“ tutur Putra.


“And Rery who has information of it, try to make this by himself. Well, as you guys see, he succeed made this stuff. Then he made quite a lot with some of our late brothers (Dan Rery yang memiliki informasi itu, mencoba membuat ini sendiri. Yang seperti kalian lihat, dia berhasil membuat benda ini. Lalu dia membuat lumayan banyak dengan bantuan beberapa almarhum saudara kami)” timpal Garret.


“I gave some to Vader and Sio. I wonder you have no idea about this (Aku memberikan beberapa pada Vader dan Sio. Aku heran kau tidak mengetahuinya), Yo?”


Putra kembali bicara, seraya memandang pada Yona.


“I only have business with blood, remember (Aku hanya punya urusan dengan darah, ingat)?” Yona menyahut datar.


Lalu Putra mendengus geli, begitu juga mereka yang bersamanya setelah mendengar ucapan Yona yang menjawab pertanyaan Putra.

__ADS_1


**


Putra kemudian mendengarkan segala laporan dari Vash, selepas mendengarkan hasil sadapan suara yang sempat Vash dapatkan dari dalam Mansion milik Kingsley Smith.


Dan segala apa yang dilaporkan oleh Vash tersebut,  juga didengarkan dengan seksama oleh mereka yang sebelumnya sudah bersama Putra terlebih dahulu.


“That woman (Wanita itu)” ucap Putra setelah Vash selesai berbicara. “That m*therf*cker’s wife (Istrinya si keparat itu)”


“You want me to do something to her, Sir? (Anda ingin aku melakukan sesuatu padanya, Tuan)?”


“No (Tidak)..” tukas Putra. “She known as Freya there (Apa dia dikenal dengan nama Freya disana)?”


“Yes Sir (Iya Tuan)..” jawab Vash seraya ia mengangguk.


Putra berdehem pendek setelahnya. “Do you know anything if she’s not the real Freya (Apa kau tahu sesuatu tentang jika dia bukan Freya yang sebenarnya)?”


“Yes I know, Sir (Iya saya tahu, Tuan)”


Vash menyahut sigap.


“Did that m*therf*cke knows about that?”


“(Apa si keparat itu tahu mengenai hal tersebut?)”


“Since when (Sejak kapan)?” sambar Putra.


“A months after they were married, Sir (Sebulan setelah mereka menikah, Tuan)”


Putra manggut-manggut.


“And do you know what happened with the real Freya?”


“(Dan apa kau tahu apa yang terjadi pada Freya yang asli?)”


“Yes I know, Sir. I was there when Jaeden interrogate the fake Freya (Iya saya tahu, Tuan. Saya ada disana saat Jaeden menginterogasi Freya yang palsu)”


“What happen to the reak Freya (Apa yang terjadi pada Freya yang asli)?”


“She killed her about a week before Jaeden created the teror of Kingsley Smith and those people who pro to Kingsley and his son.”


“(Wanita itu telah membunuhnya satu minggu sebelum Jaeden menciptakan teror pad Kingsley Smith dan mereka yang berpihak pada Kingsley dan anak lelakinya)”


Vash menjawab lagi. Sejujur-jujurnya, seperti apa yang ia ketahui selama ia menyusup di Mansion utama milik keluarga Kingsley Smith-yang telah direbut dan dikuasai oleh Jaeden.


**

__ADS_1


“And who is she by the way? .... Why her face is really look like Freya? .... Because from what I’ve known, Freya has no twin (Dan siapa sebenarnya wanita itu? .... Mengapa wajahnya sangat mirip dengan Freya? ....Karena setahuku, Freya tidak punya kembaran)” Damian selanjutnya berkomentar.


“She is, Sir (Memang iya, Tuan)-“ tukas Vash. “That woman it is a woman name Freya’s twin (Wanita itu memang kembarannya wanita yang bernama Freya)” imbuhnya.


Putra manggut-manggut. “And why she never appear? Also,  there’s no such of picture I ever seen at their place that figure if Freya has a twin (Dan mengapa dia tidak pernah muncul? Lagipula, aku tidak pernah melihat ada foto yang terpampang jika Freya memiliki saudara kembar)?”


“Ya, that also become my question (Ya, itu juga merupakan tanda tanya bagiku)” tukas Damian.


“From what I’ve heard, Freya and her twin was kids from her father mistress (Dari apa yang kudengar, Freya dan kembarannya itu adalah anak dari wanita simpanan ayah mereka)” Vash pun menerangkan.


“Hem, seems that I can figure out why they were separated (sepertinya aku paham mengapa mereka dipisahkan) –“ tukas Putra dan Damian pun mengiyakan. “Alright then (Baiklah kalau begitu) –“


Putra menyudahi pembicaraan.


“Well Vash, I need you to do something for me now (Kalau begitu Vash, aku ingin kau melakukan sesuatu untukku sekarang)”


“Feel pleased to ask that to me, Sir (Silahkan mengatakan hal itu pada saya, Tuan)”


“Take me into Kingsley’s Mansion (Bawa aku masuk ke Mansion milik Kingsley)” ucap Putra.


**


Vash nampak terkejut mendengar permintaan Putra padanya barusan itu.


Namun sebelum Vash sempat memberikan tanggapannya atas permintaan Putra, Garret keburu menyela. “About that (Tentang itu), Putra,” kata Garret.


“Hem?” tukas Putra.


“Why you’re insist to go there (Kenapa kau bersikeras ingin pergi kesana)? ..”


Garret meneruskan ucapannya.


Putra tersenyum miring.


“I want to make sure\, that the m*therf*cker won’t left anything for every Zepeto’s out there that we might be never know. Not even for his son (Aku ingin memastikan, jika si keparat itu tidak meninggalkan apapun untuk para Zepeto diluar sana, termasuk untuk anak lelakinya)”


Putra menegaskan.


“*Beside of his hidden things that I want to take, that foxy man could do anything due of Kingsley’s wealthy. And I won’t let any of his family outside or any of his descendants that could be spread from a lot of his b*ch ever get any of Kingsley’s wealthy. Not even a penny!”


“(Selain aku ingin mengambil barang tersembunyi miliknya, pria licik itu dapat melakukan apapun sehubungan dengan harta kekayaan Kingsley. Dan aku tidak akan membiarkan keluarganya diluar sana ataupun keturunannya yang bisa saja tersebar dari banyak j*langnya itu mendapatkan sedikitpun harta kekayaan Kingsley. Tidak sepeserpun!)”


**


To be continue....

__ADS_1


__ADS_2