
Happy reading ..
***********
“Good evening everyone. ( Selamat sore semua )”
“Good evening to you too. ( Selamat sore juga untukmu ), Bos!”
“Good evening, Anth”
“Go-od evening Daddies, Madre”
Anthony yang datang bersama Putra dari arah kamar mereka itu menjawab sapaan para ayah angkat dan satu ibu angkatnya dengan tersenyum.
“So, you met Gadis already?. ( Jadi, kamu sudah bertemu Gadis? )” Tanya Damian yang langsung memangku Anthony.
Anthony menjawab Damian dengan anggukan berikut senyuman dengan mata yang berbinar.
“Is there any advancement of .. ( Apa ada kemajuan soal )..” Damian menunjuk Putra dengan kepala dan matanya sembari bicara dengan Anthony. “You know .. ( Kamu tahu kan .. )”
Putra yang memang memperhatikan sekaligus merasa kalau Damian sedang iseng meledeknya melalui Anthony hanya memutar bola matanya malas. “*I bet,*Affatto! ( Aku bertaruh, tidak sama sekali! )”
Celetukan Bruna sukses membuat tiga pria selain Putra sontak terkekeh.
“What a Hypocrite Papa .. ( Sungguh Papa yang munafik .. ) right Anth? ( Benarkan Anth? )”
“Whatever!. ( Masa bodoh! )” Sambar Putra.
“Whereas your Papa Putra is like Gadis that much, but he still self-styled too much to chase her!..... “
“( Padahal Papa Putra mu itu sangat menyukai Gadis, tapi dia masih saja sok jual mahal untuk mengejarnya! )...”
“Don’t talk about something that Anth won’t get it yet!. ( Jangan bicara tentang hal yang Anthony belum mengerti! )” Sambar Putra lagi.
“I-get it Papa, yo-u like Gadis but you shy.. ( Aku-mengerti Papa, ka-mu menyukai Gadis tapi kamu malu... )”
“Hahaha ....”
Gelakan kompak langsung saja terdengar dalam ruang keluarga dari Garret, Damian, Bruna dan Addison.
***
“Tell us, what is your plan by told Danny to arrange a meeting for you and the Foundation’s President of Hospital where that nurse name Gadis working?”
“( Katakan pada kami, apa rencanamu meminta Danny untuk mengatur pertemuan mu dengan Kepala Yayasan dari Rumah Sakit tempat dimana perawat yang bernama Gadis itu bekerja? )”
Damian melemparkan pertanyaan pada Putra.
“I have just thinking that we need to start over build our existence in this country ( Aku berpikir bahwa kita perlu untuk mulai membangun eksistensi kita di negeri ini )”
Putra menyandarkan punggungnya.
“For at least at areas around our Villa and this city ( Setidaknya untuk daerah sekitar Villa kita dan kota ini )”
Damian, Addison dan Garret manggut – manggut. “Ya I think you were right. We need to have ‘name’ so we can get inside to some of high community here ( Ya aku rasa kau benar. Kita perlu memiliki ‘nama’ jadi kita dapat masuk
ke beberapa komunitas kelas atas disini )”
__ADS_1
“Yap. We need to become bigger ( Kita perlu menjadi lebih besar )” Sahut Putra. “Wide intercourse could help us to for it ( Pergaulan yang luas, dapat membantu kita untuk itu )”
“Got that ( Paham )”
“The Foundation’s President of Hospital where Gadis is working can bring us there ( Kepala Yayasan dari Rumah Sakit tempat Gadis bekerja dapat membawa kita kesana )”
....
“And after that, I am so sure that you guys can predict what all of us will do”
“( Dan setelahnya, aku sangat yakin kalau kalian dapat menebak apa yang akan kita lakukan )”
Damian, Addison dan Garret manggut – manggut dan sama – sama menyesap kopi mereka sambil memikirkan hal yang sama seperti yang dipikirkan oleh Putra. Persamaan visi dan cukup lamanya mereka kenal serta hidup berdekatan satu sama lain dengan mengabdi pada orang yang sama, membuat cara berpikir keempat orang
pria itu pun juga sama dalam beberapa hal, tanpa harus mereka lisan kan.
“And I want to make people here, either people around our Villa area, even if it’s possible all people in this country know that we are a strong family ( Dan aku ingin membuat semua orang disini, termasuk orang – orang di sekitar Villa kita atau jika perlu semua orang di negeri ini tahu kalau kita adalah keluarga yang kuat )”
Addison, Damian dan Garret paham maksud ucapan Putra barusan.
“Then we need to change our identity once again ( Maka kita perlu merubah lagi identitas kita )”
“Why? ( Kenapa? )”
“Ya Dami was right. Why? ( Dami benar. Kenapa? )”
Putra ikut melemparkan pertanyaan seperti Dami pada Addison atas ucapannya barusan.
“I think that name that we used in our id here is not bad ( Aku pikir nama yang kita gunakan dalam identitas kita disini sudah cukup lumayan ). Even we put our real name in the middle, but that’s quite enough ( Meskipun kita
meletakkan nama asli kita ditengah, tetapi aku rasa itu cukup )”
keluarga, makanya kita perlu nama keluarga )”
“Ad was right ( Ad benar )”
Garret menimpali dan Putra sontak berpikir.
“Have you prepared a family name for us, Ad? ( Apa kau sudah menyiapkan nama keluarga untuk kita, Ad? )”
....
“Because it is very impossible for using Kingsley Smith, or just Smith behind our name for our identity here ( Karena sangat tidak mungkin kita menggunakan Kingsley Smith, atau bahkan hanya Smith saja dibelakang nama kita
sebagai identitas kita disini )”
....
“Even all of us already official and legal to use that name, but not this time. Not yet. Even Anth is really has a right of it ( Meskipun kita secara resmi dan sah untuk menggunakan nama itu, tapi tidak saat ini. Belum. Meski Anth sangat berhak untuk itu )”
“I don’t have, but I think have an idea of what family name that we can use to become part of our identity, before we can put Kingsley Smith or just Smith behind our name and even put our real name also ( Aku tidak punya, tapi aku
pikir aku sudah punya ide nama keluarga yang dapat kita gunakan untuk menjadi bagian dari identitas kita, sebelum kita bisa meletakkan nama Kingsley Smith atau Smith saja dibelakang nama kita dan bahkan mencantumkan nama asli kita juga )”
“Tell us then! ( Katakan pada kami kalau begitu! )” Sahut Putra.
“Your name .... ( Namamu ) ....” Timpal Addison.
__ADS_1
“Vinson? I don’t think that a good idea. My Dad quite known that well in England. If there are any British people here we meet, they will found out are we ( Vinson?. Aku rasa itu bukan ide yang bagus. Ayahku cukup dikenal di Inggris. Jika ada orang Inggris yang kita temui disini, mereka akan mengetahui siapa kita )”
“No, I am not talking about ‘Vinson’ name ( Bukan, aku tidak bicara soal nama ‘Vinson’ )”
Addison terdengar yakin.
“I’m talking about ‘Adjieran’ ( Aku bicara tentang ‘Adjieran’ )”
**
Author POV
Putra, adalah anak laki – laki semata wayang pria berkebangsaan Inggris yang menikah dengan perempuan Indonesia asli.
Meski dia diberi nama dengan nama yang terdengar begitu Indonesia, namun tidak perawakannya, kecuali rambut hitam legam nya seperti sang Ibu.
Putra tetap nampak seperti pria – pria bule layaknya Damian, Garret dan Addison bahkan almarhum Rery.
Selain itu, Putra memang sedari lahir sudah tinggal di Inggris bersama ayah dan ibunya yang digiring sang ayah untuk tinggal di negara tersebut setelah mereka menikah.
Almarhum ayah Putra adalah orang kepercayaan dari ayah almarhum Rery, sebelum ayah putra meninggal dunia. Dan karena sang ayah merupakan orang kepercayaan dari ayah kandung almarhum Rery, maka ayah kandung Rery yang bernama Kingsley Smith itu menganggap dan memperlakukan Putra sebagai anaknya sendiri.
Meski begitu, Putra tidak semata – mata memanfaatkan status dan fasilitas lain yang diberikan almarhum ayah Rery padanya. Selain almarhum Rery yang memang sedari kecil memperlakukan Putra bak saudara laki – lakinya sendiri.
Namun Putra tetap memilih untuk mengikuti jejak almarhum ayahnya yang mengabdi pada keluarga Kingsley Smith, meskipun nama keluarga almarhum Rery itu juga sudah ayah Rery sendiri yang menyematkan setelah nama ayah Putra yang bernama Vinson dibelakang nama Putra.
Sementara nama yang terselip diantara nama depan dan nama belakang Putra, adalah nama tambahan yang diberikan oleh almarhumah ibu kandung Putra yang merupakan nama kakek Putra yang merupakan orang Indonesia asli, dengan harapan agar Putra juga tetap menganggap tanah air sang Ibu adalah tempatnya juga.
Putra Adjieran Vinson.
Nama yang tersemat pada diri Putra, pemberian ayah dan ibunya.
Selain karena dekat dengan Rery seperti saudara laki – laki dan sahabat, Putra menjadi orang kepercayaan Rery juga selain sebagai pelindung dan penasehat bagi almarhum Rery.
Setianya Putra pada almarhum Rery jangan ditanya, berikut pengabdiannya pada Keluarga Kingsley Smith sejak Putra beranjak dewasa, bahkan sejak Putra masih remaja.
Putra berlatih menembak dan bela diri serta kemampuan untuk bertahan dalam segala medan lainnya untuk memantapkan dirinya menjadi pelindung keluarga Kingsley Smith seperti sang ayah, terutama untuk almarhum Rery.
Hingga akhirnya Putra mengikuti Rery untuk pergi menjauh dari Inggris ke Ravenna, Italia karena Rery enggan untuk meladeni saudara angkatnya yang licik dan kejam bernama Jaeden itu, yang sedikit banyak sudah mempengaruhi almarhum ayah Rery hingga sempat kehilangan kepercayaan pada Rery.
Dan Putra pun dengan setia mendampingi almarhum Rery dan membantunya sejak mereka pindah ke Ravenna, Italia.
Beruntung almarhum Rery memang seorang pria terhormat dengan kepribadian yang baik dan hangat. Selain ayah kandung Anthony itu cukup cerdas terlebih dalam bisnis hingga ia bisa membangun kerajaan kecilnya di Ravenna.
Dan karena pribadinya itu, almarhum Rery memiliki beberapa orang yang setia padanya di Inggris, dan mengikuti jejak Putra untuk pergi meninggalkan Inggris untuk hidup dan tinggal bersama almarhum Rery dan istrinya di Ravenna, Italia.
Putra, Addison, dan tiga almarhum sahabat mereka yang menjadi korban di hari yang sama saat Rery dan Madelaine – istri Rery, dihabisi Jaeden. Lalu Garret baru kemudian Damian menyusul untuk berada dipihak almarhum Rery. Sementara Bruna yang juga bisa dikatakan setia pada almarhum Rery, baru dekat setelah almarhum Rery merangkul wanita itu setelah tinggal di Ravenna.
Ikatan yang dekat, teramat dekat membuat Putra dan mereka yang tersisa yang kini sudah meninggalkan Ravenna bertekad untuk membalaskan dendam atas kematian Rery, Madelaine dan tiga sahabat mereka dengan pindah ke Indonesia, tanah air dari ibu kandung Putra yang tidak diketahui Jaeden.
Merasa kurangnya kekuatan, membuat Putra dan empat saudara angkatnya itu memutuskan untuk meninggalkan Ravenna dan berencana untuk membangun kerajaan baru di tempat mereka sekarang sebelum benar – benar siap untuk menghadapi Jaeden.
Lalu setelahnya, membuat Anthony kembali menjadi pewaris Klan Kingsley Smith di Inggris yang memang adalah milik bocah semata wayang almarhum Rery itu secara sah sebagai ahli waris yang sesungguhnya karena kakek dan ayahnya sudah tiada.
Author POV off
****
__ADS_1
To be continue...