Canda Pagi Dinanti

Canda Pagi Dinanti
CPD109. Menengok


__ADS_3

Aku ada janji buat crazy up tiap hari senin... Tapi harus divote ya 🤭 hadiah, tips juga kalau iklhas 😌


...----------------...


"Ya, Canda." suara Ghifar seperti tengah ngos-ngosan.


"Far... Ganggu tak?" tanyaku cepat, lalu aku melirik bang Daeng.


"Tak juga, abis main-main sama Gavin." pikiranku langsung teringat akan arena perang-perangan yang berada di halaman belakang.


"Mamah udah pulang, Far?" aku langsung gemetaran.


"Belum, kita yang ke sana. Mamah hamil, tapi minggu lalu keguguran. Jadi ceritanya, kita lagi nengokin mamah di Brasil." ungkap Ghifar dengan suara ceria.


Hah?


Neneknya Chandra masih bisa hamil?


"Siapa aja, Far? Chandra di mana?" tanyaku setelah mencerna ceritanya.


"Aku, Kin, dua pengasuh anak-anak kita. Terus, Kal, Aksa, Chandra, Key. Chandra ada, lagi diayun Kin. Dia ngerengek aja, pas dari pesawat. Mamah udah rekomendasikan dokter di sini, mana tau Chandra masih kurang nyaman di telinganya. Jadi nanti pagi kita ke dokter, buat cek telinga Chandra." terangnya begitu lugas.


"Sekarang memang jam berapa? Kenapa kau masih main sama Gavin aja?"


Aku mendapati bang Daeng mengerutkan keningnya, ia sepertinya tidak mengerti kenapa aku menanyakan waktu.


"Beda sepuluh jam lebih lama. Di sini jam dua malam, di sana jam dua siang kan?" aku reflek mengangguk, mendengar penuturan Ghifar.

__ADS_1


"Jet lag kami semua, udah dua hari jam tidur kami acak-acakan karena perbedaan waktu. Gavin sama Gibran, ikut kacaunya aja. Karena mereka pengennya main aja, girang ketemu keponakannya." lanjut Ghifar kemudian.


"Hmm, padahal aku mau jemput Chandra." ungkapku jujur.


"Papah...." aku mendengar suara rengekan melengking dari seorang anak laki-laki.


Tapi aku merasa, itu adalah suara Aksa.


"Sini-sini. Ingusan kau, Nak?" sahutan Ghifar untuk anak itu.


"Papah, cucu." benar, itu adalah suara Aksa. Aku yakin itu adalah suara anak Tika.


"Kenapa Tika tak ikut, Far? Kan anaknya kau bawa." aku menanyakan hal yang mengganjal di benakku.


"Kasian, anaknya kembar. Ghavi kecelakaan tunggal, tulang kakinya retak jadi di gips. Dua minggu Ghavi di rumah sakit, baru pulang seminggu yang lalu. Butuh perhatian Tika, jadi Aksa aku ambil alih juga." di sela penjelasan Ghifar, masih terdengar rengekan Aksa.


"Jadi kapan balik, Far? Aku mau ke sana." aku mengembalikan topik pembicaraan kami.


Aku kira, Kinasya sudah melahirkan. Rupanya, ia berpergian dalam kondisi mengandung besar.


Tapi...


"Far... Kin hamil besar, kok malah gendong-gendong Chandra? Nanti bayinya kenapa-kenapa tak?" tanyaku cepat.


"Aman aja. Tenang, Canda. Udah dulu ya? Keknya anak-anak udah pada ngantuk. Aku pasti kabarin kau, kalau kita semua udah pulang ke rumah." pangkas Ghifar kemudian.


"Iya, Far." lalu, panggilan telepon tersebut begitu saja.

__ADS_1


"Gimana, Dek?" bang Daeng menyentuh pahaku sekilas.


"Lagi liburan di luar negeri, sama keluarga besar. Nanti kalau udah pulang, katanya di kabarin." jawabku kemudian.


"Di mana liburannya? Kita susulin aja." bang Daeng tengah menepikan kendaraannya.


Aku melonggarkan sabuk pengaman ini, "Di Brasil." aku yakin, bang Daeng pasti langsung terkoneksi dengan mamah Dinda.


"Kok jauh kali? Kok bisa tembus panggilannya sih?" bang Daeng mengunci pandanganku.


"Telpon via aplikasi chat." aku gugup, jika sudah begini.


Bang Daeng manggut-manggut, ekspresi wajahnya seperti tengah memikirkan sesuatu.


"Mau ke mana kita? Adek butuh apa?" tanyanya kemudian.


Bola matanya jelalatan, memperhatikan jalanan di mobil yang terparkir di tepi jalan ini.


"Sayur, daging freezer." aku teringat akan kos bang Daeng yang memiliki kulkas mini. Kulkas satu pintu, sebesar freezer kulkas dua pintu. Ya, hanya freezernya saja. Tanpa tempat sekat yang lain.


"Mau masak?" raut wajahnya seperti kaget.


"Males sih, tapi barangkali Abang mau masakan aku." aku malah teringat menu makanan yang itu-itu saja, saat aku buat untuk mas Givan.


"Abang gak......


...****************...

__ADS_1


Lolos.... hufttt 😌


Tapi Abang apa? jangan-jangan daeng ngerasa curiga? 😳


__ADS_2