Ibu Sambung

Ibu Sambung
episode 10


__ADS_3

Mendengar perkataan Rayhan seketika tangisan Shinta memecah, badannya melemas dan dia menjatuhkan tubuhnya di atas aspal. Menangis sejadi jadinya.


"Aku tau hikss...hiksss....aku tau aku wanita tak sempurna Ray, tapi meng...mengapa kau tega hikss hiksss" Melihat Shinta yang seperti itu hati Rayhan sangat sakit dia langsung memeluk tubuh Shinta dan mencium pucuk kepala Shinta. Tak ada penolakan dari Shinta sedikitpun karena dia juga masih sangat mencintai Rayhan. Lelaki yang pernah bersama nya selama 10 tahun tersebut. Shinta menangis diperlukan Rayhan. Air mata Rayhan pun tumpah dengan sendirinya.


"Maaf kan aku Tata, tapi ini semua demi kebaikanmu" ucap nya dalam hati sambil menghapus air mata di sudut matanya. Rayhan langsung melepaskan pelukannya dari Shinta dan segera bangkit


"aku akan menikah dengan Cinta lusa aku harap kau jangan datang agar tidak ada kekacauan disana! aku sangat mencintai nya dan kuharap kau bisa melanjutkan kehidupanmu Ta." melangkah pergi ingin meninggalkan Shinta.


"Tapi apa arti 10 tahun ini Ray, apa aku tak ada artinya bagimu sedikit saja?hah?" berteriak sambil menangis, namun Rayhan tak menggubrisnya dan segera meninggalkan Shinta dalam keadaan kacau. Shinta tak menyadari bahwa semua orang melintas kejalan itu melihatinnya dengan perasaan ibah, dan ada juga yang jijik melihat kebucinannya.

__ADS_1


"Bangun bodoh!" Suara lelaki yang tak asing terdengar di telinga nya,Shinta mendongakkan kepalanya keatas untuk melihat suara siapa itu dan ternyata itu adalah Revan.


"K..kkau" Ucap Shinta terbata. Tak banyak bicara Revan langsung mengangkat tubuh Shinta untuk segera bangkit dan membawa nya agak jauh dari keramaian orang. Revan mendudukkan Shinta di kursi panjang di bawah pepohonan dan dia duduk di sebelah Shinta. Shinta tak melawan sedikitpun karena saat ini hati nya sangat rapuh dan kacau.


"Apa kau memang sebodoh ini?sampai rela harga dirimu dijatuhkan oleh lelaki ******** seperti dia" Teriak Revan dengan sangat kesal.


"Menangisla sepuasmu hari ini, tapi ingat setelah hari ini tak kan ada lagi air mata untuk lelaki seperti dia" Ucap Revan dengan sangat lemah.


Untuk pertama kalinya Revan bersikap lembut kepada Shinta, dia terus mengusap kepala Shinta yang tenggelam di dadanya. Shinta terus saja menangis sejadi jadinya di pelukan Revan meluapkan kepedihannya" Karena lelah menangis apalagi angin yang sangat sejuk membuat Shinta tidur di pelukan Revan dan lelaki itu tak merasa keberatan. Dia membiarkan Shinta tertidur di dada bidang miliknya

__ADS_1


*******


Disudut sana ada 2 orang yang melihat kedekatan Shinta dan juga Revan tak lain itu adalah Rayhan dan juga Cinta. Cinta memegang bahu Rayhan.


"Kau harus menceritakan semuanya pada dia Ray" ucap cinta


"Tidak! Biarkan saja seperti ini, biarkan dia membenci ku cinta. " Ucap Rayhan dengan mata yang berkaca kaca.


"Sampai kapan Ray? disaat seperti ini seharusnya kau bersama wanita yang kau cintai bukan malah menjauhi dan membuatnya membencimu " Ucap cinta frustasi

__ADS_1


__ADS_2