Ibu Sambung

Ibu Sambung
Season 2 - Hari Pernikahan 2


__ADS_3

Shinta memonyong kan mulut nya dan pergi berlalu meninggal kan Caca.


Pernikahan pun di mulai, dua orang yang saling mengucap kan janji sakral untuk sehidup semati. Kini, Kaynara dan Rangga sudah resmi menjadi pasangan suami isteri. Semua orang tertawa haru, Shinta menetes kan air mata nya. Ia berharap untuk kebahagiaan Kaynara. Kaynara dan Rangga meminta restu kepada semua orang dengan bergilir.


"Selamat, Sayang. Bahagia selalu." ucap Syafa memeluk dan mencium Kaynara dengan perasaan bahagia. Kaynara pun menangis di peluk kan Syafa.


"Terimakasih atas kasih sayang yang telah kamu berikan, Bu. Kasih sayang yang telah kamu berikan membuat ku tidak merasakan kehilangan seorang Ibu. Aku menyayangi mu." ucap Kaynara dengan nada senggugukan


"Ibu juga sangat menyayangi mu, nak. Ibu beruntung memiliki anak sebaik dan secantik kamu." Syafa mengelus bahu Kaynara memberi kan ketenangan pada Kaynara. Setelah menikah Kaynara akan ikut tinggal bersama Rangga dan meninggal kan rumah Syafa. Begitu juga dengan Shinta dan Caca. Mereka akan kembali ke rumah mereka masing-masing. Syafa dan Kaynara saling melepas kan peluk kan mereka. Kini Kaynara dan Rangga meminta restu kepada Ayah Gunawan. Gunawan pun memeluk kedua nya. Dan melepas kan peluk kan itu.

__ADS_1


"Jaga dan sayangi Puteri ku. Jangan sakiti dia, Cintai lah dia sebagai mana ia mendapat kan cinta dan kasih sayang di sini. Tolong jangan membuat nya menangis, jika ia harus menangis, menangis lah karena kebahagiaan. Aku seorang Ayah yang memohon kebahagiaan atas Puteri ku."


Semua orang tersentuh dengan kata-kata permohonan Ayah Gunawan. Begitu juga Kaynara, ia tak menyangka jika Ayah Gunawan begitu menyayangi diri nya.


"Ayah." ucap Kaynara dengan menetes kan air mata, ia sangat terharu. Kaynara langsung memeluk Gunawan, Gunawan pun memeluk Kaynara dengan erat, Gunawan melepas kan peluk kan mereka.


"Berbahagia lah nak, kau Puteri Ayah yang paling baik. Sudah! jangan menangis! Ini adalah hari kebahagiaan mu." Gunawan menghapus air mata Kaynara dengan jemari nya yang kekar. Gunawan pun mengusap kepala Kaynara dengan lembut.


"Ayah lihat lah, kakak mengejek ku." adu Kaynara seperti anak kecil. Semua orang pun tertawa. Setelah meminta restu pada Ayah Gunawan dan Ibu Syafa. Kaynara dan Rangga meminta restu pada Caca dan Shinta juga kepada Revan dan Arvan. Setelah ritual meminta restu, Shinta merasa sangat lapar. Ia meminta semua orang untuk menikmati hidangan tersebut. Kaynara dan Rangga pun menyambut para tamu yang ingin memberikan ucapan selamat.

__ADS_1


Shinta menikmati makanan yang ada seperti anak kecil, begitu juga dengan Caca. Begitu banyak manisan dan juga asinan. Shinta memilih memakan asinan sedang kan Caca memakan manisan. Revan dan Arvan sudah melarang mereka untuk memakan makanan berat terlebih dahulu seperti nasi. Tetapi mereka berdua tak mendengar kan membuat kedua suami itu merasa pusing dan lelah membujuk para isteri nya.


Kaynara masih menunggu seseorang yang tak kunjung datang, hati nya menjadi sedih. Namun, ia menutupi dengan senyuman dan menerima jabatan tangan dari para tamu yang mengucap kan selamat pada mereka.


"Ada apa?" tanya Rangga. Rangga pun tersenyum menyambut tamu yang mengucap kan selamat.


"Ti-tidak." jawab Kaynara yang tersenyum pada Tamu yang saat ini ada di hadapan nya.


"Selamat ya atas pernikahan kalian." ucap salah satu tamu

__ADS_1


"Terimakasih."


__ADS_2