Ibu Sambung

Ibu Sambung
Season 2 - Kaynara


__ADS_3

"Ca," Caca pun menoleh pada Shinta yang memanggil dirinya, Shinta mendekat kearah Caca dan mengambil Alana dari gendongan Caca.


"Kenapa?"


"Itu mama kamu di luar, lebih baik kamu temui deh. Aku takut nanti nya mama kamu buat kekacauan," bukannya Shinta bermaksud untuk menyakiti perasaan Caca, namun ia tak mau mengambil resiko. Elsa wanita yang sangat kejam, ia bisa melakukan apapun yang ia ingin kan. Bahkan, menghabisi nyawa seseorang sekaligus. Shinta begitu ngeri membayang kan nya.


"Mama aku?" tanya Caca yang begitu gemetar, duka masa lalu yang perlahan mulai ia lupakan kini ia harus mengingat kembali karena kehadiran sang ibu. Caca pun keluar dan menghampiri Elsa dengan langkah yang gemetar.


"Sayang, mama kangen banget sama kamu," tanpa merasa bersalah Elsa ingin memeluk putri nya. Namun, Caca melangkah mundur dan menghindar ketika Elsa ingin menyentuh dirinya, matanya mulai berkaca-kaca. Kepedihan itu mulai kembali


"Untuk apa mama kesini?"


"Mama kangen kamu, tadi mama kerumah dan kata pelayan. Kamu di sini, karena ada acara."


"Sebaik nya mama pergi dan jangan membuat kekacauan di sini!"


"Tidak! mama tidak membuat kekacauan, mama hanya ingin ketemu dengan anak mama," ketika Elsa ingin membelai pipi Caca, Pandangannya terhadap arah oleh seorang wanita yang sedang sibuk menyiapkan persiapan acara itu. Ia yakin, bahwa orang itu adalah orang yang selama ini ia cari. Kaynara, cucu dari Bram. Paman yang sudah menghancurkan kehidupannya, Elsa mengepalkan kedua tangannya. emosi nya memuncak. Elsa mengambil ponsel dan menghubungi seseorang. Tidak lama kemudian, beberapa orang dengan tubuh tegap memakai jas dan berkacamata hitam datang.


"Tangkap dan habisin dia!" perintah Elsa, mereka pun menuruti permintaan Elsa. Caca semakin gemetar, ia tak mengenal pelayan wanita yang menjadi tahanan sang mama.


"Apalagi yang mama lakukan, tolong jangan membuat keributan di sini!" teriak Caca, membuat semua orang yang ada di dalam rumah Revan keluar. Pelayan wanita itu pun meminta tolong kepada semua yang ada di ruangan itu.


"Jangan ada yang mendekat, atau akan ku habisin wanita ini sekarang juga!" Elsa mengambil pistol yang ada di saku celana belakang yang selalu ia bawa-bawa kemana pun. Arvan dan Revan pun yang semula ingin menolong pelayan itu tidak berani melangkah.


"Cukup ma! tolong lepas kan dia, apa kesalahannya?" teriak Caca. Ia berusaha menolong pelayan itu, namun dengan kejam Elsa menembak kaki Caca. Semua orang panik, Arvan langsung lari dan menolong Caca. Shinta, Lili, dan juga Syafa masuk ke dalam rumah dan mengamankan si kembar dan juga Syifa.

__ADS_1


"Aww," Caca kesakitan, ia pun menangis.


"Kaki ku," ucap nya, air mata nya meleleh di pipi.


"Sudah ku katakan, jangan pernah menghalangi ku!"


"Dasar wanita gila, kau tidak waras! ini anak mu!" teriak Revan, sedangkan Arvan menggendong tubuh istri nya dan langsung membawa Caca kerumah sakit. Elsa memerintah kan orang suruhannya untuk membawa pelayan itu.


******


Sesampai di markas, Elsa tertawa bahagia. Akhirnya, ia menemukan anak sepupu nya atau cucu dari paman nya yang telah menghancurkan kehidupannya.


"Aku bersumpah, akan menghabisi seluruh keturunan Bram!" Elsa mendekati pelayan yang ketakutan itu.


"Sekian lama, aku mencari mu. Akhir nya ketemu juga. Haha,"


"Ma-mau a-apa k-kkau," ucap wanita itu, dahi nya penuh dengan keringat.


"Tenang lah! aku hanya ingin bermain main dengan mu sedikit," Elsa membelai pipi wanita itu. Wanita itu hanya memejam kan mata nya ketakutan


"Ibu, Ayah. Tolong Kaynara." gumam nya.


"Apa kau takut?" ucap Elsa lagi, ia seakan senang melihat ketakutan yang di hadapi Kaynara. Gadis berusia 24 tahun yang memiliki tubuh yang ideal.


"Tolong, lepas kan ak-aku," pinta Kaynara dengan ketakutan.

__ADS_1


"Husttt! tenang lah cantik! haha,"


"Dia memang wanita Psychopath," batin Kaynara. Ia memikir kan agar terbebas dari Elsa. Ia sangat tahu, wanita yang ada di hadapan nya ini sangat lah kejam. Bahkan, seluruh keluarga nya di habisin oleh Elsa dengan sangat sadis. Sebelum penyiksaan itu, Ibu Kaynara sudah menyembunyikannya di tempat yang aman agar Elsa tak menemui nya.


*Flashback


10 Tahun yang lalu, di saat usia Kaynara masih 14 tahun.


"Sayang, kau sembunyi lah di sini. Ingat, apapun yang terjadi. Kamu jangan keluar dan jangan bersuara! Jangan sampai wanita itu menemui mu,"


"Wanita siapa yang Ibu maksud?" tanya Kaynara dengan polos nya.


"Sudah ya, kamu jangan banyak tanya. Sekarang, kamu dan Bibi Qia bersembunyi di sini,"


"Bi, saya titip Kaynara ya. Tolong jaga dan sayangi dia seperti anak kandung bibi sendiri,"


"Iya, Nyonya." ucap pelayan itu. Kaynara dan bi Qia pun bersembunyi di tempat yang aman. Sebelum nya, kakek Kaynara. Bram atau paman nya Elsa sudah membuat tempat tersembunyi di dalam rumah nya. Bram adalah paman yang membuat kehidupan Elsa menderita, Semenjak umur Bram semakin tua dan sakit-sakitan. Di situ waktu yang tepat bagi Elsa untuk membalas kan dendam nya.


Tidak lama kemudian, Elsa dan orang-orang suruhannya datang. Mereka menghabisi kedua orang tua Kaynara dengan sadis. Elsa juga menyiksa Bram dengan habis-habisan. Sebelum membunuh kedua orang tua Kaynara, Elsa memerintah kan 20 orang persuruh nya untuk menikmati tubuh ibu Kaynara secara brutal. Elsa menikmati pemandangan itu, bagi Elsa. Dendam nya adalah di atas segala nya. Kaynara yang melihat itu ingin menangis dan berteriak namun bi Qia menutup mulut Kaynara dan mencoba menenangkan gadis yang berusia 14 tahun itu. Setelah Elsa dan orang-orang nya pergi. Kaynara keluar dari penyembunyian nya dan menangisi mayat kedua orang tua dan kakek nenek nya. Bi Qia segera membawa Kaynara pergi jauh dari kota itu, agar Elsa tidak menemukan Kaynara.


Flashback end.


Elsa mengira bahwa keturunan Bram telah habis semua di tangannya, namun ia mendapat kan informasi bahwa Bram mempunyai cucu perempuan bernama Kaynara. 10 tahun belakangan ini Elsa mencari tahu di mana keberadaan Kaynara, Namun ia tak pernah menemukan gadis itu. Hari ini, dengan mudah nya Elsa menemukan Kaynara. Ia yakin itu adalah Kaynara. Karena Kaynara memiliki paras yang sangat percis dengan Ibu nya. bagaikan pinang di belah dua, hal itu yang membuat Elsa dengan mudah mengenali keponakan nya.


Kaynara bekerja sebagai Event Organizer, ia di perintah kan untuk mengurus segala persiapan untuk acara ulang tahun Baby Alana dan Alan. Namun, sial nya ia bertemu dengan Elsa.

__ADS_1


__ADS_2