
Shinta mengerut kan dahi nya
Siapa yang datang? ~ batin Shinta. Ia pun langsung membersih kan wajah dan ingin menemui tamu yang di maksud anak nya.
"Siapa?" terlihat wanita cantik yang sedang tersenyum ramah pada nya. Bahkan Shinta sendiri begitu takjub dengan kecantikan wanita di hadapan nya di tambah tubuh yang berisi membuat wanita itu terlihat sempurna seperti boneka
"Ak." belum sempat wanita itu berbicara pandangan nya beralih ke arah lain, Shinta pun mengikuti mata wanita itu melirik. Ternyata ia melirik dan tersenyum pada suami nya. Bahkan, Revan membalas senyuman itu dengan ramah.
"Revan."
"Kau!" Revan segera menghampiri wanita itu, bahkan ia melewati tubuh Shinta.
Apa-apan ini? dia melewati ku dan tersenyum ramah pada wanita ini? dulu dia tak semanis ini pada ku ~ batin Shinta.
"Apa kabar mu?" tanya Revan.
"Masuk lah!" Revan mempersilah kan wanita itu untuk masuk, wanita itu pun mengikuti langkah Revan lalu permisi pada Shinta saat melewati nya.
"Permisi." ucap nya dengan ramah. Shinta pun mengikuti langkah ke dua nya. Revan mempersilah kan wanita itu duduk.
"Akan aku buat kan minuman untuk mu."
__ADS_1
"Tidak perlu!"
"Sudah, diam lah! kau ini." Revan mengusap rambut wanita itu dengan lembut membuat Shinta melotot kan mata nya, wajah nya merah mendidih. Namun, ia berusaha untuk tetap santai.
"Biar aku saja yang buat." Shinta mencoba untuk tersenyum padahal hati nya sudah sangat panas.
Enak saja ia ingin merasakan teh buatan suami ku! aku saja tidak pernah ia perlakukan semanis itu! ~gumam Shinta.
Shinta membuat teh dengan perasaan tak menentu. Bertanya-tanya dalam hati, siapa wanita itu.
"Siapa dia?"
"*Apa hubungan nya dia dengan suami ku?"
Banyak pertanyaan yang melintas di otak Shinta, Shinta pun segera kembali ke ruang tamu dan memberi kan teh itu pada nya.
"Terimakasih."
"Sayang, perkenal kan ini teman kecil ku, Queen. Sudah lama kami tidak bertemu semenjak ia pindah bersama orang tua nya ke India. Aku sangat senang sekali bertemu dengan nya kembali, Queen, perkenal kan ini isteri ku, Shinta."
"Hai, senang berkenalan dengan mu. Aku Queen, teman masa kecil Revan." Queen pun melebar kan senyuman nya pada Shinta dengan ramah. Mengulur kan tangan nya ke arah Shinta, Shinta pun menyambut tangan Queen. Mereka berdua berjabat tangan
__ADS_1
"Aku Shinta, senang bertemu dengan mu kembali." jawab Shinta yang membalas senyuman Queen .
Tangan nya lembut sekali, pasti tidak pernah bekerja, bahkan nama nya juga Queen yang berarti ratu. Sangat cocok dengan wajah nya yang seperti boneka~batin Shinta kembali.
Shinta pun memegang tangan nya yang sedikit kasar, sangat berbeda dengan wanita cantik di hadapan nya.
"Aku dengar kau sudah menikah, di mana anak dan suami mu?"
"Aku sudah lama bercerai, dan kami tidak memiliki anak." wajah Queen pun sedikit murung.
"Maaf kan aku, Queen. Aku tidak tahu." ucap Revan tak enak hati
"Tidak masalah, lagi pula kita sudah lama tak bertemu. Jadi, bagaimana kau bisa tahu. Ohiya, sudah berapa anak mu?"
"Anak ku tiga, dan sekarang isteri ku sedang mengandung." Revan membelai perut Shinta, membuat Shinta bahagia. Setidak nya ia merasa, walau wanita di hadapan nya jauh lebih cantik tetapi ia lah pemenang nya.
Visual Queen
__ADS_1