Ibu Sambung

Ibu Sambung
Episode 40


__ADS_3

Setelah mengambil banyak pose yang mereka inginkan, Rayhan mengajak Shinta bermain siapa goyang kenak cubit, layaknya anak SD.


"Siapa yang kalah hidung nya di jepit yaa" ucap Rayhan


"Okey, siapa takut" ucap Shinta semangat.


"Ayo mulai" ucap Shinta lagi. Mereka pun mulai menjadi patung


" Yey, kamu kalah" ledek Rayhan yang langsung menjepit hidung Shinta.


"Aw, sakit tau" memegang hidungnya yang merah.


"Rasain Wek" Ejek Rayhan dan mereka mengulangi permainannya lagi.


"Hore aku menang" Heboh Shinta dan langsung memijit hidung Rayhan dengan kuat tanpa ampun

__ADS_1


"Kamu curang" cemberut Rayhan


"Biarin yang penting aku menang, dan kamu kalah Wek" jawab Shinta.


"Baru sekali menang udah sombong" ledek Rayhan lagi.


"Habisnya kamu Mulu sih yang menang" dan akhirnya mereka tertawa bahagia


"Ray, tata pengen ice cream" ucapnya manja seperti anak kucing yang meminta makan. Begitu menggemaskan


"Gendong" membuka kedua tangannya dengan lebar. Rayhan hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum, ia menggendong Shinta dari belakang.


"Ayo kuda haha" Ucap Shinta dengan lantang, dan Rayhan berputar putar dengan menggendong Shinta di belakang, Shinta tertawa sangat bahagia saat itu begitu juga Rayhan. Belum sempat mereka membeli ice cream keduanya sudah begitu lelah dengan sikap konyol Rayhan, Shinta turun dari gendongan Rayhan. mereka duduk diatas rumput yang indah di taman itu.


"Lelah sekali huh" ucap Rayhan mengatur nafasnya yang ngos ngosan

__ADS_1


"Bentar aku beliin kamu minum dulu yah" Shinta bangkit dan membeli minuman untuk Rayhan. Tak lama kemudian Shinta kembali dan memberikan sebotol air mineral untuk Rayhan, Rayhan langsung mengambil minuman itu dan menarik tangan Shinta dengan lembut kedalam pangkuan Rayhan. Shinta terkaget dengan sikap Rayhan, mereka saling pandang dan tersenyum satu sama lain. Shinta bangkit dari pangkuan Rayhan, ia memilih duduk dan sebelah Rayhan


"Aku harap kebahagiaan kita selama nya" gumam Shinta dalam hati, sambil tersenyum menatap wajah tampan Rayhan. Rayhan melirik kearah Shinta.


"Kenapa liat aku begitu, aku tampan kan?" goda Rayhan mengedipkan satu matanya.


"Jangan GR kamu" memukul bahu Rayhan.


"Aku mencintai kamu Shinta" teriak Rayhan yang di lihat oleh orang sekeliling mereka, itu membuat Shinta tersipu malu.


"Aku malu Ray" bisik Shinta yang menyembunyikan wajahnya di bahu Rayhan dan Rayhan hanya tertawa melihat tingkah Shinta yang seperti anak kecil


*flashback end


Shinta tersenyum dan menghapus air matanya yang mengalir, entah mengapa sampai sekarang ia tak percaya dengan sikap Rayhan yang tiba-tiba berubah dan menikah dengan wanita lain. Walau ia sudah melihat dengan mata kepalanya sendiri tapi entah mengapa hati kecilnya menolak untuk menerima semua ini. Hati kecil nya selalu mengatakan bahwa apa yang terlihat tidak seperti itu kenyataannya dan Shinta selalu merasa Rayhan menyembunyikan sesuatu dari dirinya entah apa itu ia sendiri juga bingung. Entah mungkin, cinta yang sudah membutakan hatinya

__ADS_1


"Sedang apa dia yaa, aku sangat merindukannya" Gumam Shinta. Shinta masih saja mengingat semua kenangan masalalu ia bersama Rayhan sampai dimana kejadian yang paling menyakitkan itu terjadi. Ia harus mengalami kecelakaan yang parah membuat dirinya tak bisa punya anak, dan Rayhan meninggalkannya pada saat dimana hari pernikahan dan memilih menikah dengan wanita lain. Shinta memejamkan matanya Sampai tertidur dengan memeluk ponsel yang wallpaper nya masih photo mereka berdua.


__ADS_2