Ibu Sambung

Ibu Sambung
Season 2 - Rencana Elsa yang gagal


__ADS_3

Mereka sarapan ber empat, Caca masih sibuk menyuapi syifa terlebih dahulu sedangkan Arvan menyuapi Caca makan. Sungguh pemandangan yang begitu menyejukkan bagi siapapun yang melihat mereka.


"Ma, baby Alan dan Alana sangat menggemas kan"


"Syifa udah gak sabar ketemu dengan baby Alan dan Alana ma"


"Mereka sangat menggemas kan"


"Mama tahu, baby Al dan Alana mirip sekali seperti Syifa waktu kecil kata papa"


"Pasti nanti mereka tumbuh menjadi anak yang manis" begitu banyak coletahan Syifa yang membuat Elsa semakin geram namun ia berusaha menahan diri, ia pun memasang senyum palsu nya di hadapan anak, menantu dan juga cucunya.


"Memuak kan sekali" Gumam nya dalam hati


"Iya sayang, baby Alan dan Alana sangat lucu seperti kamu kecil"

__ADS_1


"Ayo di makan lagi makanannya" Caca pun kembali menyuapi sang anak, ia juga merasakan kebahagiaan yang saat ini di rasa kan oleh Shinta dan Revan, semoga kelak Tuhan memberikan nya kepercayaan kembali untuk bisa hamil. Caca mengelus perut nya yang rata


"Oh iya sayang, aku pamit kerja dulu ya" pamit Arvan kepada Caca, ia mencium kening Caca lalu berpamitan kepada mertua dan juga anak sambung nya.


"Daddy kerja dulu ya sayang" Arvan pun mencium kening Syifa, Caca dan Arvan meminta Syifa untuk memanggil Arvan dengan sebutan Daddy. Syifa pun tak merasa keberatan begitu juga dengan Shinta dan Revan. Selagi anak mereka merasa nyaman


"Iya Daddy" ucap nya. Arvan pun berlalu pergi meninggalkan mereka


"Mama juga mau ke kamar dulu ya sayang" pamit Elsa kepada Caca.


********


Shinta beristirahat di kamar nya, ia memejam kan kedua matanya namun perasaan nya sangat tidak enak


"Baby Al, Alana" Shinta pun bangkit dan turun dari tempat tidur, ia keluar kamar untuk menuju kamar si kembar. Kedua orang tua dan ke dua mertua nya sedang santai di belakang rumah mereka. Sedang kan Revan sedang ada di ruangan kerja nya.

__ADS_1


Di dalam kamar si kembar Shinta melihat ke dua anak nya sedang tertidur pulas. Ia pun tersenyum dan merasa sangat lega


"Hanya perasaan ku saja" ucap nya namun ketika ia ingin keluar dari kamar ia melihat ada sepasang ular kobra di tempat tidur, Shinta pun kaget dan langsung mengangkat si kembar dari box bayi dan meminta tolong


"Tolong" semua orang segera berlari ketika mendengar teriakan Shinta, mereka kaget ada sepasang ular kobra yang seperti siap untuk mematok mereka, Revan berjalan hati hati untuk menyelamatkan isteri dan anaknya. Ia mengambil si kembar Alan ke dalam gendongannya lalu ia menggenggam jemari Shinta untuk membawa nya keluar dari kamar. Setelah mereka berhasil keluar kamar Revan langsung menutup pintu itu dan memanggil orang untuk menangkap ular tersebut. Shinta memeluk si kembar, ia bersyukur kedua bayi nya baik-baik saja. Lili dan Syafa mencoba menenangkan Shinta


"Kalau saja tata terlambat datang ma, bu pasti baby Al dan Alana, tata gak tahu apa yang akan terjadi" Shinta pun menangis


"Sayang, baby Al dan Alana baik-baik saja. Kamu tenang lah" Revan menemui dan langsung memeluk isteri nya.


"Mulai sekarang aku yang akan menjaga ketiga anak-anak kita dengan tangan ku sendiri" ucap Shinta dengan nada yang masih gemetar.


********


Sedangkan di ruangan lain, Elsa begitu sangat murka karena rencana nya gagal.

__ADS_1


"Dasar manusia tak berguna!" ucap nya kesal.


__ADS_2