Ibu Sambung

Ibu Sambung
episode 65


__ADS_3

"Kau harus tau kebenarannya, dan aku akan menghargai keputusanmu setelah ini" ucap Revan dingin. Shinta yang merasa tak mengerti dengan ucapan suaminya hanya menganggap semua angin lalu.


"Temui cinta, maka kau akan dapat jawabannya"


"Aku tidak ingin menjumpainya!" ucap Shinta


"Sekali ini saja, dia sudah ada dibawah"


"Apa maksudmu?" kau pulang bersamanya?" kali ini nada Shinta meninggi


"Setelah merebut Rayhan, apa dia ingin merebut mu juga?"


"Temui dia sekarang, maka kau akan dapat jawabannya" Revan memegang pipi Shinta.


"Ayo" Revan menggenggam tangan Shinta dan membawanya keluar kamar, di anak tangga Shinta sudah muak dengan wajah cinta.


"Apa wanita tidak tahu malu ini ingin merebut suami ku juga"


"Hai Ta" sapa cinta dengan mata yang sembab


"Tidak usah basa-basi, untuk apa kau kesini?"


"Rayhan sekarat dan ia membutuhkan mu sekarang" Airmata cinta mengenang, ia memohon kepada Shinta agar Shinta mau menemui Rayhan dirumah sakit.


"Saat ini Rayhan sedang kritis dan membutuhkan mu" Deg jantung Shinta tiba tiba seperti disambar petir, ia langsung gemetar dan lemas.


"A...apa maksudmu?" ucapnya terbata.


"Dia sedang kritis"


"Jika benar dia kritis, kau kan isterinya mengapa aku? Tidak ada hubungannya dengan ku" Shinta mencoba membuang rasa ke khawatirannya. Walau jauh dalam lubuk hatinya ia begitu mengkhawatirkan keadaan rayhan.


"Rayhan bukan suamiku, kami tidak menikah"


"Ap...apa maksudmu? jangan bercanda! aku sedang tak ingin membuang buang waktu, sebaiknya kau pergilah" ucap Shinta.


"Tolong dengarlah penjelasanku kali ini saja" Cinta pun menangis senggugukkan.

__ADS_1


"Bukankah kalian sudah menikah dan saling mencintai"


"Ya, aku memang mencintainya namun tidak dengan dia. Dia begitu mencintai dan membutuhkan mu saat ini Shinta"


"Katakan apa yang terjadi padanya! apa maksudmu apa!" Kali ini Shinta sudah gemetar, ia tak sanggup harus menerima kenyataan.


"Apa ini permainan kalian lagi untuk mempermainkan hatiku? apa belum puas" teriak Shinta histeris.


"Tenanglah dulu, aku akan menjelaskan semuanya"


*Flashback


Dihari pernikahan Shinta dan juga Rayhan, Rayhan begitu bahagia. Ia memakai jas hitam dengan begitu tampan.


"Ayo ma kita berangkat"


"Wah wah anak mama ganteng sekali" ledek Chintya ibu dari rayhan.


"Mama bisa saja" ucap Rayhan malu, mereka pun bersiap siap menuju ke gedung dimana pernikahan Shinta dan Rayhan akan berlangsung. Namun di perjalanan tiba-tiba kepala Rayhan mendadak sakit tak tertahankan, ia pun histeris didalam mobil.


"Sayang, kau kenapa" tanya Chyntia dengan panik, dan Rayhan pun tak sadarkan diri didalam mobil, kedua orang tua nya langsung melarikan Rayhan ke rumah sakit. Sesampai dirumah sakit Rayhan diperiksa seluruh tubuhnya.


"Sabar Bu, hasil baru bisa keluar 2 jam kedepan"


"Baik dok" Chyntia begitu khawatir dengan keadaan anaknya, ia mondar mandir di depan ruangan dimana Rayhan berbaring. Chyntia pun menghubungi cinta yaitu sahabat kecilnya Rayhan yang tak pernah Shinta ketahui. Tak lama kemudian Chyntia datang dengan tergesa gesa


"Apa yang terjadi sama Ray Tante" tanya wanita cantik yang memiliki rambut sebahu


"Tante juga tidak tahu, tiba tiba saja kepala Ray sakit katanya lalu dia pingsan"


"Tadi cinta sudah dijalan mau menuju gedung pernikahan Ray, tapi Tante menelpon cinta jadi cinta langsung kesini" Chyntia pun mengangguk mengerti, namun hatinya masih saja bimbang mengkhawatirkan anaknya 2 jam kemudian hasil tes sudah keluar. Dokter memberikan hasil tes darah tersebut yang menunjukkan di situ bahwa Rayhan positif kena kanker otak dan sudah masuk stadium akhir. Chyntia yang mengetahuinya pun begitu shock dan terjatuh di atas lantai rumah sakit.


"Tante" teriak cinta yang langsung memegang tubuh mama Rayhan.


"Takdir apa ini" Ucap Chyntia. Pandangannya begitu kosong ia memikirkan nasip puteranya.


"Tante sabarla dulu" cinta mencoba menenangkan ibu dari sahabat kecilnya itu.

__ADS_1


"Tolong berikan yang terbaik untuk putera saya dok" mohon chyntia kepada dokter yang sedang menangani puteranya. Rayhan pun sadar dan langsung menemui mama nya


"Ma ayo, pernikahan ku dengan tata akan dimulai" Rayhan mengajak ibunya untuk pergi


"Mengapa mama menangis?" Tanya rayhan bingung.


"Ayo ma, kita bisa telat" Chyntia pun menghapus air matanya dan mengikuti sang putera, didalam mobil chyntia hanya memeluk puteranya dengan suara isakan yang ditahan


"Mama kenapa menangis? percaya lah ma, setelah menikah Rayhan akan terus menjenguk mama" ucap rayhan memberikan ketenangan untuk ibunya. Rayhan belum mengetahui sakit yang saat ini ia derita, Ia begitu bahagia karena sebentar lagi akan menikah dengan wanita yang begitu ia cintai. Setelah 10 tahun penantiannya akhirnya ini hari kemenangannya, namun didalam perjalanan Rayhan mendapatkan telepon dari nomer orang tua Shinta.


~Hallo Tante. Ray dan mama sedang diperjalanan ssbentar lagi akan sampai


~Ray, tata" Suara Syafa terdengar menangis diseberang sana


~ Tata kenapa Tante? tanya Rayhan dengan nada panik


~Tata kecelakaan dan sekarang berada di rumah sakit X


~Baik Tante Rayhan akan kesana sekarang" Rayhan pun mengakhiri panggilannya.


*********


" Kenapa sayang?"


"Tata kecelakaan ma, kita harus kerumah sakit sekarang" ucap Rayhan dengan nada khawatir, Setelah sampai dirumah sakit Rayhan berlari sekuat tenaga untuk menemui Shinta. Ketika melihat kedua orang tua Shinta, Rayhan pun menghampirinya.


"Bagaimana keadaan tata Tante" ucap Rayhan


"Dokter sedang memeriksa nya nak" Ucap Gunawan, Rayhan pun mondar mandir mengkhawatirkan keadaan calon isterinya, dahinya dibanjiri dengan keringat, Rayhan begitu takut akan terjadi sesuatu kepada Shinta. Kepala Rayhan kembali sakit ia merasakan sakit yang luar biasa dikepalanya, namun rasa cemas akan kondisi Shinta mampu membuat rasa sakit yang ia alamin tidak terasa. Saat ini Rayhan hanya memikirkan kondisi Shinta .


Sudah 50 menit Shinta di periksa didalam akhirnya dokter pun keluar


"Bagaimana keadaan calon isteri saya dok"


"Bagaimana keadaan Puteri saya dok" Begitu banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh kedua orang tua Shinta dan juga Rayhan kepada dokter muda yang canti bernama kyara.


"Cedera akibat kecelakaan bisa Gangguan ovulasi. Kondisi ini menyebabkan wanita tidak dapat melepaskan sel telur, atau membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melepaskan sel telur. Ini adalah kondisi paling umum yang menyebabkan wanita tidak bisa hamil (mandul). Penyebabnya adalah gangguan hormon reproduksi seperti GnRH (gonadotropine releasing hormone), maupun beberapa penyakit seperti PCOS (polycystic ovary syndrome), dan kelebihan hormon prolaktin.yang membuat Nona Shinta sulit untuk memiliki anak. Nona Shinta saat ini belum sadarkan diri karena pengaruh obat yang saya beri mungkin ia akan sadar 1 jam kedepan " Deg, vonis dari dokter Kyara mampu membuat Syafa terjatuh tak sadarkan diri, ya ibu mana yang bisa melihat anaknya menderita seperti itu. Bagi seorang wanita memiliki anak adalah penyempurna kehidupannya, Rayhan dan Chyntia yang mendengar itupun tak kalah kagetnya.

__ADS_1


"Ayo kita pulang Ray" pinta Chyntia kepada puteranya. Entahlah, baginya ini adalah hari terberat, belum sempat ia menghilangkan kesedihan karena penyakit yang dialami puteranya, kini wanita yang sudah dia anggap seperti anak kandungnya pun sedang mengalami hal yang tidak baik


__ADS_2