Ibu Sambung

Ibu Sambung
Season 2 - Kabar dari Caca


__ADS_3

Caca mengambil ponsel nya dan melihat begitu banyak panggilan dari Shinta. Ia merasa heran, Caca pun kembali menghubungi sahabat sekaligus yang ia anggap seperti adik nya sendiri.


"Iya, Ta. Ada apa?"


"Ada apa?" terdengar suara wanita yang sangat kesal di seberang sana. Caca menjauh kan ponsel tersebut dari telinga nya, mendengar teriakan Shinta membuat bulu kudu Caca merinding


"Kau dari mana saja? aku mengkhawatir kan mu dan Kaynara. Mengapa kau tidak memberitahu ku? apa aku tidak penting bagi mu?"


"Tenang lah dulu! kau ini membuat kuping ku sakit saja!" ucap Caca dengan santai.


"Bagaimana aku bisa tenang, jika kau mengalami kesulitan."


"Semua nya sudah baik-baik saja. Namun, kau tahu dari mana? " tanya Caca sangat bingung, ia sudah meminta pada Kaynara untuk tidak memberitahu ini kepada Shinta. Lalu bagaimana Shinta bisa tahu.


"Itu semua tidak penting! sekarang kau, Kaynara dan suami mu berada di mana?"


"Sedang berada di kantor kuasa hukum Arvan."


"Astaga, mengapa kalian susah sekali di hubungin? Syifa juga sangat merindukan mu." teriak Shinta dengan kesal.


Caca pun mencerita kan semua nya kepada Caca


*FlashBack

__ADS_1


Pagi-pagi sekali Caca, Arvan, dan Kaynara ingin pergi meninggalkan rumah mereka. Namun, ponsel Arvan berdering.


"Siapa?" tanya Caca kepada suami nya.


"Pak Zulkarnain." Zulkarnain adalah kuasa hukum kepercayaan keluarga mereka.


"Sebentar aku angkat dulu ya." Izin Arvan, Caca pun mengangguk. Arvan berlalu pergi meninggalkan Caca dan Kaynara.


"Apa semua barang-barang mu sudah selesai? tidak ada yang ketinggalan lagi, Kay?" tanya Caca dengan lembut kepada adik sepupu nya tersebut.


"Sudah kak."


"Sebaik nya kamu duduk lah, kasihan janin yang ada di kandungan mu." pinta Caca


"Aku baik-baik saja, Kay. Tenang lah!"


Caca melihat suami nya yang kembali dan mendekati mereka.


"Apa apa?" tanya Caca.


"Pak Zulkarnain ingin aku menemui beliau kantor nya."


"Yasudah, kau pergi lah!" ucap Caca.

__ADS_1


"Aku tidak bisa meninggal kan kalian di sini, bagaimana jika pihak Bank datang dan menyuruh kalian untuk pergi?"


"Aku akan menghubungi mu nanti."


"Tidak, Sayang. Lebih baik kalian ikut lah bersama ku!" ajak Arvan.


"Baik lah, ayo." Arvan pun membantu Caca dan Kaynara membawa barang-barang mereka dan memasuki nya ke dalam taxi online yang mereka pesan sebelum nya. Sebelum pihak Bank menyita semua nya, Arvan sudah meninggalkan semua aset-aset milik nya.


"Sebaik nya kita sarapan dulu, kalian pasti lapar." ucap Arvan.


"Tidak! aku tidak lapar, jika Kaynara ingin sarapan. Kita akan mencari warung terdekat dan menemani nya untuk sarapan terlebih dahulu." ucap Caca.


"Tidak kak! jangan khawatir kan aku, aku tidak lapar dan masih kuat." ucap Kaynara.


************


Maaf jika update nya sedikit ya kak, Sangra lagi mempersiap kan judul dan kisah untuk Kaynara di awal tahun. Terimakasih untuk dukungan kalian semua ya.


Jangan lupa untuk tetap memberikan dukungan dengan cara like, komen dan berikan vote point' untuk menambah semangat author.


Kisah anak-anak Shinta. Author lanjut di bab sini aja ya kak Season ke 3.


khusus cerita Kaynara akan sangrainily pisah. Mohon sabar ya kak. Sangra usahai yang terbaik untuk kalian. Selamat natal dan tahun baru untuk yang merayakan nya🥰

__ADS_1


__ADS_2