Ibu Sambung

Ibu Sambung
episode 37


__ADS_3

Shinta sudah sampai di depan klinik nya, ia membayar uang taxi kepada sang driver.


"Ambil saja kembaliannya pak" Tersenyum dan segera keluar dari Taxi


"Terimakasih nyonya" jerit supir taxi, Shinta menoleh dan tersenyum kepada sang driver. Ia berjalan kedalam klinik nya


"Tata" panggil Jennika.


"Hai Jen maaf aku telat"


"Sudah ayolah, beberapa Professor sudah ada didalam" mereka berjalan masuk kedalam ruangan rapat. Setelah 2 jam berlalu, Shinta dan Jennika keluar dari ruangan rapat.


"Kau dari mana saja, beberapa hari ini jarang masuk" kesal Jennika.


"Maafkan aku, aku sibuk sekali beberapa hari ini"


"Sibuk dengan anak itu?" tanya Jennika sebal


"Ingat ya, kamu boleh sayang sama anak itu. Tapi, kamu jangan melalaikan tugasmu sebagai seorang dokter gigi" Jennika memegang bahu Shinta dan memberikan penjelasan.


"Iya aku paham Jen, maafkan aku" ucap Shinta menyesal. Ia sadar, beberapa hari ini dia terlalu fokus kepada Syifa sampai lupa akan kewajibannya.


"Ayo kita makan, kau pasti belum makan kan" ajak Jennika menarik tangan sahabatnya ke arah kantin, Shinta tak menolak. Ia mengikuti keinginan sahabatnya, lagipula sudah lama sekali mereka tidak makan dan mengbrol berdua. Keduanya sudah sampai di kantin, Jennika memesan makanan dan minuman kesukaan mereka masing-masing. Jennika dan Shinta duduk di kursi ujung yang tak banyak orang disitu.

__ADS_1


"Jen" panggil Shinta.


"Hmmmm" menoleh ke arah Shinta, ketika Shinta ingin berbicara makanan yang mereka pesan tadi sudah datang.


"Aku lapar sekali, kita makan dulu ya ta" ucap Jennika.


"Baiklah" Shinta pun memakan makanan yang sudah di hidangkan, sementara Jennika sedang sibuk melahap makanannya dengan lahap.


"Ta, setelah ini kita belanja ke mall ya" berbicara dengan nada yang tak jelas karena makanan yang di mulutnya masih penuh.


"Jenn, aku ingin menikah" Jennika langsung batuk tersedak, ia kaget dengan ucapan sahabatnya. Shinta memberikan air minum mineral kepada Jennika dengan cepat Jennika mengambil minuman itu dan segera meminumnya


"Apa kau sedang bercanda, mau menikah dengan siapa" Tanya Jennika.


"Jangan bilang kau ingin menikah dengan ayah dari anak itu" Tebakan Jennika bener sekali.


"Kamu bener Jenn"


"Haha, kamu jangan bercanda Ta! aku tahu kamu masih sangat mencintai Rayhan!"


"Apa aku pernah berbohong padamu Jen?" menatap Jennika dengan tatapan sendu nya. Jennika masih tak mengerti dengan semua ini.


"Mengapa kau menikah dengannya, sedangkan aku tau betul bahwa kalian tidak saling mencintai"

__ADS_1


"Ya, aku emang tak mencintai Revan, tapi aku mencintai puterinya Syifa"


"Saat ini Syifa lagi sakit, dia menginginkan aku menjadi mamanya, dan aku tak sanggup untuk menolak permintaannya" jawab Shinta dengan frustasi.


"jangan gila deh Ta! ingat dia bukan siapa siapa kamu!" kesal Jennika


"Tapi entah mengapa, aku sangat menyayanginya Jen, apalagi aku tak bisa mempunyai seorang anak. Aku sangat menyayanginya, aku tak sanggup melihat ia sakit begitu hatiku sangat sakit Jen, apalagi ia baru melewati masa kritisnya" kali ini Shinta tak dapat membendung air matanya, ia menangis senggugukkan didepan sang sahabat. Jennika yang tak tega melihat sahabatnya menangis, ia ikut menangis dan memeluk Shinta.


"kamu jangan nangis!" Jennika ikut menangis, ia merasakan rasa sakit yang Shinta rasakan apalagi mereka sama sama perempuan. Ia masih ingat bagaimana dulu hancurnya Shinta saat dokter memvonis ia tak bisa punya anak, bagaimana rapuhnya ia saat pernikahannya gagal dan lelaki yang 10 tahun bersamanya meninggalkan dia dan menikah dengan orang lain.


"Semenjak mengenal dia, aku merasa menjadi wanita yang sempurna Jen. Ia memanggilku dengan sebutan mama hiksss..." Jennika mengelus rambut shinta dan memeluknya dengan erat.


"Tapi apa orang tua mu setuju Ta?" Tanya Jennika, seketika Shinta menjauhkan kepalanya dari bahu Shinta.


"Aku tidak tahu, aku belum memberitahu kan ini semua kepada ayah dan ibu" ucap Shinta menggelengkan kepalanya.


*************


**Hallo kakak-kakak semua, terimakasih masih setia yaa membaca cerita sangrainily sampai saat ini dan terus mendukung sangrainily. Jangan lupa like, coment, dan vote nya ya kak hehe.


Banyak banget yang tanya ini up nya kenapa lama sih, ia kak karena membuat alur yang sesuai cerita juga ga gampang. Apalagi banyak kegiatan sangrainily di dunia nyata, tapi sangrainily tetap usahai buat update untuk kalian.


Dan untuk kakak-kakak semua tetap jaga kesehatan nya yaa, apalagi maraknya virus Corona ini. Kalau gak terlalu penting lebih baik dirumah saja. salam sayang dari sangrainily💕**

__ADS_1


__ADS_2