
Shinta memandangi si kembar, tangannya keringat dingin dan bergetar. Syafa dan Lili berusaha menenangkan Shinta
"Mengapa bisa sepasang ular kobra ada di kamar anak ku"
"Tenang lah sayang"
"Bagaimana tata bisa tenang Ma, andai tata telat sedikit saja" Shinta pun menangis, ia mencium kedua anak nya.
"Sayang" Revan pun memeluk isterinya
"Sudah ya, semua akan baik-baik saja. Sebaiknya kamu tidur" Shinta tak menjawab. Ia masih merasakan takut yang teramat dalam, Ibu mana yang bisa melihat anak-anak nya dalam keadaan bahaya
*********
Revan, Gunawan dan juga Tommy keluar dan membiarkan para isteri mereka di kamar untuk menenangkan Shinta sekaligus menjaga si kembar
"Bagaimana mungkin sepasang ular itu bisa di kamar baby Al dan Alana" tanya Gunawan
"Saya tau siapa dalang dari ini semua" ucap Tommy, Revan dan Gunawan pun serentak menoleh ke arah Tommy
"Siapa pa" tanya Revan.
"Ini pasti kerjaan Elsa wanita tak punya hati itu!"
__ADS_1
"Aku rasa itu tidak mungkin pa, Caca bilang kalau mama nya sudah banyak berubah dan menjadi baik"
"Dan tidak mungkin dia sekeji itu pada bayi yang tak berdosa" Timpal Gunawan, Tommy tak menjawab ia memilih diam
"Jika terbukti wanita itu dalang dari ini semua, aku tak kan tinggal diam. Sudah cukup selama ini aku diam dan bersikap tidak baik kepada menantu ku agar wanita itu tidak mencelakai keluarga ku lagi" gumam nya dalam hati. Ia pun melangkah kan kaki untuk keluar rumah
"Papa mau kemana?" tanya Revan
"Ada urusan sebentar, kamu jaga lah isteri dan juga anak mu. Hubungin Caca untuk mengantar kan Syifa pulang" Revan pun mengiyakan ucapan ayah nya, Tommy berpamitan kepada Revan dan Gunawan lalu beranjak pergi dari rumah. Revan tak mengerti dengan apa yang terjadi, selama ini tidak pernah ada ular yang masuk ke rumah nya. Revan mengusap wajah nya dengan kasar.
*****
Caca mengajak Syifa bermain di kamar, mereka bercanda gurau. Caca sangat bahagia akhir nya ia dan Syifa bisa sedekat ini
"Kamu bergaya sayang biar mama ambil gambar kamu" Caca pun mengambil gambar Syifa dengan beberapa gaya yang ia pakai
"Mama dan mama Shinta juga imut, pasti Syifa juga imut dong ma" jawab nya
"Kiss mama dong" Caca menunjukkan pipi nya, Syifa pun bangkit dan mencium caca
"Anak pintar" Caca mengusap rambut Syifa dengan lembut.
"Kamu tidur ya" pinta Caca, Syifa pun menuruti permintaan Caca dan tertidur dengan pulas. Caca tersenyum lalu iseng mengambil gambar puteri nya yang tertidur dengan pulas
__ADS_1
Belum lama ia meletakkan ponsel nya di atas meja Ponsel Caca berbunyi, ia mengambil ponsel nya dan melihat nama di layar siapa yang menelpon
"Revan?"
"Ada apa ia menelpon ku" tanya nya dalam hati. Ia pun mengangkat telepon dari mantan suami sekaligus sahabat nya itu
"Iya van kenapa?" tanya nya dengan lembut
"Apa? baik lah nanti setelah Syifa bangun aku akan segera mengantar kan nya pulang"
"Sampai nanti van, bye" Panggilan itu pun terputus.
"Sebaiknya nanti saja aku bangun kan Syifa, ia baru saja tertidur" Gumamnya dalam hati, Caca pun menyelimuti dan mencium kening Syifa.
Ini author kasih lihat gaya menggemas kan Syifa ya kak😂. jangan lupa beri dukungan dengan cara like berikan vote point' nya ya kak
__ADS_1