Ibu Sambung

Ibu Sambung
Season 2 - Kehamilan Kaynara


__ADS_3

"Sudah, ayo kita sarapan dulu." ajak Shinta. Semua orang pun mengambil nasi mereka, Kaynara merasa perut nya seperti di aduk-aduk. Ia merasa sangat mual dan ingin muntah.


"Permisi," Kaynara beranjak dari tempat duduk nya menuju kamar mandi. Shinta dan Caca yang merasa khawatir pun mengikuti Kaynara.


"Kay, kamu kenapa?"


"Kamu kenapa, Kay."


Uwekk.... uwek


"Kay." Shinta memijit leher Kaynara perlahan. Caca melamun


"Jangan-jangan," batin Caca. Ia mengkhawatirkan keadaan Kaynara.


"Semoga ini tidak benar. Iya, Kaynara mungkin hanya masuk angin aja," Caca mencoba menenangkan pikiran nya. Ia tak bisa membayang kan bagaimana keadaan Kaynara jika benar Kaynara hamil.


"Ca, tolong ambil kan minyak kayu putih di kamar si kembar," pinta Shinta namun Caca masih melamun.


"Ca!"

__ADS_1


"Eh, iya. Kenapa?"


"Tolong ambil kan minyak kayu putih di kamar si kembar."


"Iya," Caca keluar dan segera menuju kamar si kembar untuk mengambil minyak kayu putih. Setelah ia menemukan minyak kayu putih tersebut Caca berjalan dengan cepat dan memberikan itu pada Shinta. Shinta memberi kan minyak tersebut di leher Kaynara.


"Bagaimana, Kay?"


"Sudah agak mendingan kak, kepala ku terasa pusing." Kaynara memegang kening nya.


"Kay, ayo kita kerumah sakit," ajak Caca.


"Aku rasa tidak perlu kak, mungkin hanya masuk angin aja."


"Baik lah, ayo kita melanjut kan makan kita. Mereka pasti menunggu kita,"


"Ayo!“ mereka pun menuju ruang makan dan duduk di tempat semula. Namun melihat makanan itu Lagi-lagi Kaynara merasa sangat mual, ia berlari menuju kamar mandi lagi dan muntah.


"Kita harus membawa Kaynara ke rumah sakit!" tegas Caca.

__ADS_1


"Baik lah, ayo kita bawa Kaynara ke rumah sakit." Shinta bangkit dan menemui Kaynara di kamar mandi. Perasaan Caca sangat tidak tenang, tangannya gemetar


"Sayang, ada apa?" tanya Arvan memegang jemari Caca. Kaynara dan Shinta sudah kembali ke ruang makan.


"Ayo kita ke rumah sakit," Caca bangkit dan mengajak semua nya ke rumah sakit, mereka pun pergi ke rumah sakit. Shinta menitip kan Syifa dan si kembar pada pelayan, sebelum nya ia sudah menelpon Ibu dan Ayah nya dan meminta tolong untuk datang menemani Syifa dan si kembar di rumah.


*******


Sesampai di rumah sakit dokter memeriksa Kaynara dan mengatakan bahwa Kaynara sedang mengandung jalan 2 minggu.


"Selamat atas kehamilan anda, Nona."


"Kalau begitu saya permisi dulu," ucap sang Dokter dan berlalu pergi meninggal kan Kaynara


Degg!!!!


Seperti tersambar petir, Kaynara merasa sangat kaget dan hancur. Kehamilan adalah kebahagiaan di setiap wanita, namun tidak dengan diri nya. Air mata Kaynara mengenang. Ia mengutuk diri nya sendiri.


"Kenapa, Tuhan?“ teriak nya histeris. Caca, Shinta, Arvan dan Revan pun masuk ke ruangan, setelah mendengar penjelasan dari Dokter tersebut mereka langsung masuk ke dalam ruangan dan melihat Kaynara menangis frustasi. Caca dan Shinta langsung memeluk Kaynara, Apa yang Caca takut kan terjadi. Ia merasa sangat bersalah pada Kaynara, bagaimana pun Ibu nya penyebab dari kehancuran dan penderitaan Kaynara.

__ADS_1


"Bagaimana sekarang kak? aku sudah sangat hancur sekarang,"


"Mengapa kak? kenapa semua terjadi padaku? bahkan aku tidak tau siapa Ayah dari anak ku." ucap nya histeris


__ADS_2