Ibu Sambung

Ibu Sambung
Season 2 - Membicara kan


__ADS_3

Wajah kedua nya di penuhi dengan busa sabun cuci piring tersrbut


"Ya ampun, Sayang." teriak Syafa yang tak habis fikir dengan kelakuan kedua anak nya.


"Kalian ini sudah besar, udah punya anak tetapi kelakuan masih saja seperti anak-anak." Shinta dan Caca pun hanya menyengir


"Maaf Ibu." ucap kedua nya dengan kompak dan meletak kan kedua tangan mereka di telinga.


"Sudah, cepat selesai kan pekerjaan kalian. Lalu cuci wajah kalian dengan bersih! semua orang sudah menunggu kalian malah seperti anak kecil saja." Syafa pun berlalu pergi meninggal kan ke dua anak nya. Hanya bisa menggeleng dan tersenyum melihat tingkah konyol Shinta dan Caca.


"Bagaimana ini?"


"Apa nya?"


"Ibu marah pada kita, bagaimana ini?" tanya Caca yang takut.


"Ibu Syafa begitu sangat marah tadi. Kamu sih!"


"Hey! kenapa aku?" Shinta melotot kan kedua mata nya pada Caca.

__ADS_1


"Karena kamu yang lebih dulu memberi kan busa ini di wajah ku."


"Tetapi kau menyukai nya kan?" Tanya Shinta, mereka saling menatap lalu menahan tawa satu sama lain. Seperti anak kecil yang di marahi ibu nya lalu saling tuduh satu sama lain dan tertawa karena kekonyolan mereka.


"Sudah! ayo kita selesai kan dan segera menyusul yang lain nya. Kalau tidak, bukan hanya Ibu yang akan marah. Namun, Ayah dan suami kita juga akan marah."


"Hahahhaa"


Mereka berdua pun kembali tertawa, sungguh receh humor kedua ibu hamil itu, hanya hal yang garing mereka pun bisa tertawa.


*******


"Kenapa lama sekali, Sayang?" bisik Arvan dengan lembut di telinga Caca.


"Iy-iyaa, ta-tadi sedikit ada permainan." jawab nya jujur


"Permainan?" tanya Arvan dengan bingung. Namun, belum sempat mendengar jawaban isteri nya kembali. Gunawan sudah membuka suara untuk membahas pernikahan Kaynara. Semua orang pun diam dan fokus mendengar kan ucapan Gunawan.


"Sekarang semua nya sudah berkumpul, Ayah ingin pernikahan Kaynara di langsung kan minggu depan, bagaimana Kay?" tanya Gunawan pada Kaynara.

__ADS_1


"Setuju!" jawab Caca dan Shinta dengan kompak.


"Husst! Diam lah, Ayah bertanya pada Kaynara bukan pada kalian." sahut Revan dan Arvan secara bersamaan. Caca dan Shinta memajukan mulut mereka dan saling menatap seakan memberikan kode satu sama lain.


"Bagaimana Kay?" tanya Ayah kembali.


"Kay, terserah pada Rangga saja, Ayah." ucap Kaynara


"Bagaimana nak Rangga?" tanya Gunawan pada calon menantu nya.


"Saya, siap." jawab nya singkat


"Hore!"


Teriak Caca dan Shinta dengan heboh


"Kita akan mempersiap kan acara ini dengan sangat mewah, dan aku akan memakai gaun yang sangat cantik."


"Aku juga. Akan memakai gaun yang sangat indah." ucap Caca tidak mau kalah.

__ADS_1


"Kalian diam lah! berisik sekali, apa tidak malu pada anak kita Syifa? dia begitu sangat elegan tidak seperti kalian yang sangat kanak-kanak." ucap Revan dengan galak nya.


__ADS_2