Ibu Sambung

Ibu Sambung
Season 2 - Kebenaran


__ADS_3

Shinta dan Revan sudah sampai di rumah Queen. Tapi, tak ada orang di sana, pelayan Queen memberitahu bahwa Queen dan yang lain nya ada di rumah sakit. Shinta meminta alamat rumah sakit Papa Queen di rawat kepada pelayan, Pelayan itu memberikan nya, Shinta dan Revan pun segera bergegas ke rumah sakit.


**********


Krystal mencoba untuk bertemu Papa nya. Namun, Queen dan mama nya tak memberi izin. Bahkan, Krystal berlutut kepada mereka untuk mengizin kan ia bertemu dengan sang Ayah. Queen tetap kekeh dengan keputusan nya.


"Kamu nggak harus menemui Papa! Jika kau menyayangi papa, Doa kan saja."


"Apaan sih, Queen! Nggak lucu, Krystal hanya ingin ketemu dengan papa nya, Apa yang salah?" tanya Raffa dengan kesal.


"Jika aja dia nggak jahat, aku juga nggak bakalan seperti ini! Dia tahu, jika mama dan papa mengalami bahaya. Tapi, bukan nya menyelamat kan mama dan papa. Dia justru tetap dengan ambisi nya."


"Kau salah besar Queen!" Semua menoleh pada arah suara tersebut.

__ADS_1


"Revan."


"Kak Revan."


Revan mendekati Queen dan yang lain nya. Shinta mengikuti suami nya dari belakang.


"Salah besar bagaimana? Kamu nggak tahu kalau Krystal ini bekerjasama dengan mama Caca untuk menghancur kan keluarga mu. Bahkan, demi ambisi nya. Dia tega mempertaruh kan nyawa Mama dan Papa ku!"


Revan pun mencerita kan segala nya pada Queen, bagaimana Krystal menemui nya dan memohon untuk keselamatan kedua orang tua Queen dan Krystal.


"Kamu pasti bohong!"


"Aku nggak bohong! sebelum kamu dateng ke rumah kami, Krystal terlebih dahulu menemui ku." Queen memandangi adik nya yang tertunduk, Queen merasa sangat bersalah, ia mendekati Krystal dan memeluk nya dengan erat. Meminta maaf dengan menyesal karena telah meragukan adik nya.

__ADS_1


"Maafin aku, Krys! Aku telah salah menilai mu." Queen memeluk erat adik nya. Krystal hanya bisa menangis di peluk kan sang kakak.


"Bagaiamana ia bisa memberitahu mu, jika di tubuh mu ada alat pendengar yang langsung terhubung pada wanita itu." Queen melepas kan pelukan nya. Mengucap terimakasih pada Revan dan Shinta karena sudah memberitahu kebenarannya.


"Terimakasih, Revan. Berkat kau, aku mengetahui segala nya. Jika saja kau tidak datang ke sini, pasti aku selalu saja berpikiran buruk tentang adikku. Tapi, kenapa kalian ada di sini?"


"Kami butuh bantuan kalian." ucap Shinta. Shinta menceritakan segala nya pada Queen dan juga keluarga nya jika Elsa telah meninggal dunia, dan Revan di jadi kan tersangka karena beberapa waktu yang lalu telah ke tempat kejadian Elsa dan anak buah nya terbunuh dengan tragis. Shinta memohon kepada Queen dan keluarga nya untuk mau memberi kan kesaksian.


"Tenang saja, Aku, Krystal dan juga Mama ku akan memberitahu segala nya pada Caca. Caca tidak seharus nya meragukan kalian."


"Salah paham itu biasa, Queen. Bahkan, kau dan Krystal saja bisa salah paham satu sama lain. Tapi, kesalahpahaman ini tidak bisa berlanjut lama-lama. Hal itu bisa merusak hubungan keluarga ku dengan keluarga Caca tidak baik. Memang, Caca tak membiar kan aku di tangkap oleh polisi kemarin, tetapi kami yakin. Jika, Caca masih tidak mempercayakan dan meragukan aku." ucap Revan.


"Tenang saja ya nak! Mama akan memberikan kesaksian dan menceritakan yang sebenar nya pada mantan isteri mu. Kamu tidak membunuh mama nya. Kebenaranya ada orang lain yang membunuh mereka."

__ADS_1


__ADS_2