Ibu Sambung

Ibu Sambung
Season 2 - Baby Alan dan Alana pulang kerumah


__ADS_3

Shinta menatap kedua bayi mereka dan tersenyum, Revan duduk di samping Shinta dan mengelus rambut Shinta dengan lembut.


"Mama, Papa" Teriak Syifa yang tiba-tiba datang dan berlari mendekat ke arah Shinta dan Revan yang di ikuti oleh Caca


"Dedek Alan, Alana" Syifa mendekati box bayi dan melihat si kembar Alan dan Alana tertidur pulas.


"Hai ca"


"Hai" Caca mendekati Syifa yang sedang tersenyum memandangi si kembar


"Mama lihat, dedek Alan dan Alana begitu lucu"


"Iya sayang, baby Alan dan Alana sangat lucu"


"Gimana keadaan kamu Ta udah baikan?"


"Udah agak mendingan, kamu berdua aja sama Syifa?"


"Iya, Arvan lagi ada kerjaan. Jadi gak sempat anter"


"Belum ada kabar dari dokter kapan boleh pulang kerumah?"


"Kemungkinan lusa aku udah bisa pulang kok" Caca pun mengangguk. Syifa sedang asyik menikmati wajah si kembar Alan dan Alana


"Mama, Syifa kangen mama" ucap Syifa dengan nada lembutnya

__ADS_1


"Sini sayang, mama juga kangen banget sama kamu" syifa mendekat ke arah Shinta dan duduk di sebelah Shinta. Shinta memeluk anak sulung nya, beberapa bulan ini Syifa lebih sering bersama Caca.


"Mama kapan pulang, Syifa kangen" ucap nya manja.


"Sabar ya sayang, mama lusa akan pulang"


*****


Dua hari telah berlalu, hari ini Shinta dan si kembar akan pulang kerumah. Kedua orang tua shinta sudah datang dari pagi-pagi sekali untuk menjemput Shinta, sedangkan Lili dan Tommy memilih menyambut Shinta di rumah dan mempersiapkan segala nya.


"Semua udah siap sayang? gak ada yang ketinggalan?" tanya Syafa


"Udah Bu"


Sampai di rumah, Shinta dan si kembar di sambut hangat oleh Lili, Tommy dan juga para pelayan.


"Selamat datang baby Al, baby Alana"


"Selamat atas kelahirannya Nyonya" Begitu banyak ucapan selamat dari para pelayan dan juga mertua nya


"Terimakasih banyak" Shinta begitu sangat bersyukur memiliki keluarga yang begitu sangat menyayangi dirinya.


"Sebaik nya kamu istirahat di kamar, kasihan baby Al dan Alana pasti mereka juga lelah" Shinta pun menuruti permintaan mertua nya. Revan mengantarkan Shinta ke kamar nya, sedangkan Lili dan Syafa membawa si kembar ke kamar yang sudah di sediakan untuk mereka berdua. Tommy dan Gunawan memilih duduk dan menikmati teh hangat di halaman belakang. Tommy dan Gunawan berbincang bincang soal cucu kembar mereka yang baru saja lahir ke dunia ini.


******

__ADS_1


Bruak!


bruak!


Elsa menghancurkan semua barang-barang yang ada di ruangan kerja nya, ia merasa tidak terima dengan kebahagiaan yang saat ini keluarga Revan rasakan.


"Mereka berbahagia, sedangkan Puteri ku sengsara"


"Harusnya Puteri ku merasakan kebahagiaan itu, bukan mereka" Elsa mengepalkan kedua tangannya, ia merasa sangat geram.


"Akan ku hancur kan kebahagiaan kalian semua" Elsa tersenyum licik dan meminum segelas win yang ada di tangannya. Entah rencana jahat apa yang di rencana kan oleh Elsa padahal saat ini Caca juga sudah bahagia bersama Arvan apalagi Syifa sudah mau menerima Caca sebagai mama kandung nya dan lebih banyak menghabis kan waktu bersama Syifa. Namun itu tak cukup untuk Elsa, ia ingin Caca merasakan kebahagiaan yang lebih. Kebaikan Elsa selama ini hanya lah pura-pura saja, agar Caca mau memaafkan nya


Elsa mengambil ponsel gengamnya dan menghubungi seseorang yang ada di seberang sana


"Saya tunggu kabar baik nya!"


"Kabar baik apa ma?" Elsa kaget melihat Caca yang tiba-tiba berdiri di balik tubuhnya, ia menoleh


"Sayang" Elsa langsung mematikan ponsel nya


"Mama habis bicara sama siapa?" tanya Caca penuh curiga


"Bukan siapa-siapa, hanya rekan kerja mama. Kamu tau kan, mama tidak suka pekerjaan gagal, jadi mama tunggu kabar baik nya" Caca pun memaklumi alasan yang ibu nya berikan


"Kenapa kamu kesini?"

__ADS_1


"Aku mau ajak mama makan bersama, Syifa juga udah lapar ma"


"Baiklah, ayo kita makan" mereka pun keluar menuju ruang makan.


__ADS_2