Ibu Sambung

Ibu Sambung
Season 2 - Hadiah


__ADS_3

Pandangan mata Syifa hanya tertuju kepada teman sekelas nya itu.


"Sayang?" panggil Shinta yang memecah kan lamunan Syifa.


"Iy-iya ma?"


"Mama perhatiin dari tadi kamu selalu memandangi anak lelaki itu, Siapa dia sayang?"


"Di-dia, temen sekelas Syifa ma."


"Yang lainnya?" tanya Shinta kembali yang ingin memancing anaknya agar ia tahu kecurigaannya benar


"Se-semua teman sekelas Syifa ma, memang nya kenapa?" tanya Syifa kepada sang ibu, Shinta kembali menggoda Puteri nya. Syifa terlihat begitu gugup dan malu, wajah nya memerah seketika


"Anak mama udah besar ternyata, udah paham jatuh cinta."


Huk..! Huk..!


Mendengar ucapan sang mama membuat Syifa terbatuk.


"A-apa sih ma. Dia cuman teman sekolah Syifa aja."

__ADS_1


"Kan mama nggak bilang jika dia bukan teman sekelas Syifa."


Syifa memejamkan kedua mata nya, bingung harus mengatakan apa. Dirinya kembali terkejut karena anak lelaki itu memanggil nama nya.


"Iya, ada apa?" tanya Syifa yang mencoba untuk biasa saja.


"Aku harus pulang, karena mama ku sendirian di rumah. Dan supir juga udah jemput, aku ucapkan selamat ulang tahun Syifa." ujar anak lelaki remaja tersebut.


"Terimakasih."


Teman lelaki Syifa itu pun memberikan kado untuk Syifa, lalu berpamitan kepada Syifa dan Shinta untuk pulang.


"Ganteng, juga sopan santun."


Shinta memandangi teman Syifa, ia akan berencana menyuruh Revan untuk mencari tahu apa hubungan anaknya dengan lelaki itu. Shinta nggak ingin, di usia anaknya yang beranjak dewasa salah pilih dalam bergaul, apalagi memikirkan hubungan asmara.


Semua orang kembali menikmati acara sampai dengan selesai


********


Setelah acara selesai, Syifa bersama kedua mama nya membuka semua kado dari para tamu undangan, banyak yang memberikan kado-kado yang begitu indah untuk Syifa. Tak sedikit pula yang memberikan boneka

__ADS_1


Syifa membuka kado dari teman nya tadi, temannya memberikan Syifa sebuah boneka Teddy bear. Di antara semua kado dan boneka. Hanya pemberian dari teman lelaki nya tadi yang begitu semangat Syifa terima. Dirinya tersenyum, walau tak banyak bicara. Namun, jelas dari raut wajah nya jika Syifa menyukai kado dari temannya.


Shinta kembali memerhatikan anaknya. Membuat dirinya semakin penasaran, apakah anaknya benar-benar menyukai lawan jenis.


Revan memberikan hadiah ponsel keluaran terbaru. Syifa sangat menyukai hadiah dari sang ayah


"Terimakasih banyak, Papa! Syifa sayang papa." Syifa memeluk dan mengecup pipi papa nya.


"Tapi, kamu harus janji untuk tidak melupakan pelajaran mu ya sayang? Papa nggak mau karena ponsel sekolah mu terganggu."


"Siap, komandan!"


Syifa melepaskan pelukannya dari Revan, lalu membuka kado hadiah dari Daddy nya Arvan. Arvan memberikan satu set perhiasan. Sebuah kalung yang terdapat nama nya.


"Kalung ini sangat indah, terimakasih Daddy. Syifa sayang Daddy!" Syifa memeluk Arvan dengan erat dan penuh bahagia.


"Bagus jika anak Daddy suka, Daddy juga punya satu hadiah lagi buat kamu."


"Hadiah?"


"Iya, Sayang. Ayo ikut Daddy!" Arvan memegang tangan Syifa dan membawa nya ke halaman rumah. Terlihat sepeda keluaran terbaru berwarna hitam ke merahan.

__ADS_1


"Wah, ini kan keluaran terbaru. Harga nya juga mahal banget Daddy." Syifa merasa sangat senang melihat sepeda yang ia impikan.


__ADS_2