
Malam pun telah tiba, acara di buat semewah mungkin. Syifa begitu sangat takjub melihat dekorasi yang sudah di sediakan oleh keluarga nya.
"Ternyata dia datang." batin Syifa.
Mata nya tertuju pada seorang pria yang sedang menikmati hidangan di pojok ruangan. Pria remaja itu pun mendekati Syifa, usia nya mungkin seperti Syifa.
"Selamat ulang tahun ku ucap kan untukmu." ujar pria tersebut, Syifa merasa sangat senang. Membalasnya dengan senyuman termanis miliknya.
"Terimakasih, Aku senang kau datang."
"Aku juga sangat senang, kedua orang tua mu begitu sangat pintar menyiapkan pesta ini. Sesuai dengan umur Kita tapi tidak terlalu kekanak-kanakan."
__ADS_1
Syifa seakan ingin terbang melayang di puji oleh teman sekelas nya, Ia juga begitu sangat bahagia memiliki keluarga yang begitu sayang padanya.
"Mama mu juga sangat kekinian sekali, Pasti begitu bahagia nya kamu. Dan satu lagi, kamu sangat berbeda malam ini.. Begitu cantik." puja pria remaja itu.
"Sayang, kemari lah!" belum sempat Syifa membalas ucapan temannya, Shinta sudah memanggil diri nya. Syifa pun segera berpamitan kepada teman sekelasnya dan langsung menghampiri sang mama
"Iya, Ma?"
"Ayo, Sayang!" pinta Shinta kembali, Syifa mengikuti sang mama dan mendekat dengan yang lainnya.
"Anak mama malam ini cantik sekali, pasti mama Tata yang membelikan gaun ini?" puji Caca, Syifa pun mengucapkan terimakasih kepada mama nya lalu menjelaskan jika ini gaun yang di berikan oleh nenek nya Lili. Caca mengangguk mengerti, ia salah paham. Dirinya sempat berpikir jika Syifa lebih memilih memakai baju yang di belikkan oleh Shinta.
__ADS_1
Shinta dan Caca begitu menyayangi Syifa, terkadang salah satu dari mereka merasa cemburu jika Syifa lebih menyayangi salah satu dari mereka. Namun, tidak membuat kedua nya saling membenci satu sama lain.
Caca dan Shinta hanyalah seorang ibu, wanita biasa yang terkadang memiliki rasa cemburu melihat anak mereka dekat dengan salah satu di antara mereka.
Revan dan Arvan mengajak Syifa untuk naik ke atas panggung, sebentar lagi acara potong kue akan di mulai. Syifa mengikuti Papa dan Daddy nya
Selamat malam untuk para hadiri sekalian, Terimakasih atas waktu ibu, bapak dan adik-adik semua yang sudah datang di acara ulang tahun anak kami yang bernama Syifa. Semoga kalian menyukai acara yang sudah kami siapkan.
Begitu lah ucapan terimakasih Revan untuk para tamu yang hadir malam ini, Revan juga mempersilahkan para tamu untuk menikmati hidangan yang ada.
Musik di hidupkan dengan penuh meriah, kini acara potong kue pun sudah di mulai. Teman-teman menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Syifa, setelah selesai bernyanyi Syifa memotong kue ulang tahunnya dan memberikan kue pertama untuk si kembar Alan dan Alana. Dengan begitu, kedua orang tua nya tidak ada yang merasa terluka atau di acuh kan.
__ADS_1
Acara semakin heboh apalagi dengan di isi permainan anak-anak, ada yang memecah kan balon yang isi di dalam nya sebuah tantangan bernyanyi atau berjoget. Suasana begitu sangat heboh