Ibu Sambung

Ibu Sambung
Ikatan Batin


__ADS_3

Dokter menemui Revan yang menunggu di ruangan tunggu dan menjelaskan jika tensi Shinta sangat rendah. Shinta juga memerlukan istirahat yang cukup, juga minum vitamin yang sudah di anjurkan. Revan memasuki ruangan dan melihat kondisi Shinta. Terlihat Shinta sedang tertidur lemah. Revan mendekati tubuh sang isteri, membela rambut isterinya dengan lembut penuh kasih sayang.


"Maafin aku, seharusnya aku nggak ngerjain kamu kemarin yang akhirnya membuat kami drop gini. Seharusnya aku membantu mu merawat anak-anak kita, bukan bersikap ke kanak-kanakan dengar marah-marah nggak jelas, lekas sembuh." Revan mencium kening Shinta dengan penuh harap.


***********


Caca yang belum mengetahui kondisi Shinta pun mengajak suaminya untuk mengunjungi rumah Shinta.


"Ayo kita kerumah Shinta, melihat keadaannya. Entah mengapa, tadi malam aku tidur nya gelisah."


"Shinta baik-baik saja, Sayang. Jika terjadi sesuatu di rumah itu, mereka pasti segera menghubungi kita. Jangan di pikirkan ya? Nanti yang ada kamu kenak baby blus."

__ADS_1


"Iya, Sayang. Tapi entah mengapa aku memikirkan dirinya terus menerus, rasanya sangat gelisah sekali."


"Bersiap-siap lah, kita akan kesana." ajak Arvan yang membuat senyuman manis mengembang di pipi Caca. Caca pun bersiap-siap, sebelum berangkat dia memberikan Asi terlebih dahulu kepada baby Khanza agar bayi nya tidak rewel.


********


Sesampai di rumah Shinta, Caca mencari keberadaan Shinta namun tidak ada. Dia pun bertanya kepada mama Lili kemana Shinta berada. Mama Lili menjawab jika Shinta sakit dan di bawa kerumah sakit. Caca terkejut, ia pun izin kepada mama Lili untuk menemui Bayi Shinta. Caca menitipkan Baby Khanza kepada suami nya, dan mengikuti mama Lili ke kamar si baby.


Caca menoleh ke arah mama Lili, dirinya merasa sangat tidak tega melihat bayi Shinta menangis karena kehausan.


"Ma, maaf lancang. Jika boleh, apa Caca bisa memberikan ASI Caca kepada Baby? Caca nggak tega melihat nya menangis seperti ini?" Lili langsung memeluk Caca.

__ADS_1


"Terimakasih, Sayang. Mama juga mau minta tolong sama kamu untuk jika boleh memberikan ASI mu pada baby tapi sebelum mama mengatakan itu, kamu sudah berbesar hati mau memberikannya."


"Iya, Ma. Bagaimana pun Caca menyayangi anak-anak Shinta seperti anak Caca sendiri, Shinta begitu banyak berjasa untuk kehidupan anak Caca, Syifa. Caca nggak akan lupain itu ma." Mama Lili melepaskan pelukkan mereka.


"Ya sudah, kamu berikan dahulu ASI nya. Mama mau melihat si kembar dulu, mama nya tidak ada. Jadi mama mau melihat mereka."


Caca pun mengangguk, Setelah kepergian Mama Lili dan pelayan yang merawat nya. Caca menatap bayi Shinta dengan penuh kasih sayang. Membelai nya dengan lembut, membuka baju nya dan memberikan Asi untuk baby Shinta.


Caca menatap anak Shinta dan meneteskan air mata nya. Mulai hari ini, ikatan batin Caca dan anak Shinta pun menjadi kuat. Caca juga menyayangi bayi Shinta seperti anak kandung nya sendiri. Bayi Shinta pun menjadi tenang dan tidak rewel lagi. Setelah selesai memberikan ASI. Bayi shinta pun sudah kembali tertidur pulas, Caca pun memberikan nya kepada pengasuh lalu turun kebawah untuk menemui Mama Lili dan yang lainnya.


********

__ADS_1


Hello, selamat malam Minggu semuanya. Jangan lupa like, komen dan berikan vote nya yaak🤗


__ADS_2