
Caca menangis seorang diri di taman, ia mengelus perut nya yang membesar. Dia tak tau lagi harus bagaimana, keadaan sang suami yang semakin hari semakin melemah. Ia menghapus air matanya dan beranjak pergi dari taman, ia berjalan tertatih
"Aw, sakit sekali perutku" Ucapnya, air mata Caca bercucuran sangat deras menahan sakit perutnya apalagi ia belum makan apapun dari kemarin.
"Bertahanlah sayang" mengelus perut nya. Keringat dingin mengucuri tubuh dan dahinya, tubuhnya sudah melemah. Dari belakang ada mobil berhenti, terdapat wanita paruh baya keluar dari dalam mobil dan ternyata itu adalah Elsa mamanya.
"Caca" teriak Elsa dan segera memegang tubuh anaknya yang sudah melemah, pemandangan Caca sudah kabur, dan kepalanya pusing. Caca tiba tiba tak sadarkan diri. Ibunya Elsa langsung membawa Caca masuk kedalam mobil dan membawa Caca kerumah megahnya. Elsa memerintahkan pelayannya untuk memanggil dokter.
"Tubuh anak nyonya sangat melemah, kelihatannya ia kurang asupan gizi, di kehamilan nya yang seperti ini dia harus makan yang teratur dan bergizi " ucap sang dokter.
"Jangan ajarkan aku bagaimana aku merawat Puteriku, kau bisa pergi sekarang" ucap Elsa dengan sombongnya. Dokter itu langsung pergi dari kediaman rumah Elsa.
"Sial! anakku jadi sengsara begini karena pria penyakitan itu!" Geram Elsa, ia mengepalkan kedua tangannya. Ia mendekati tubuh anaknya, mengelus pucuk kepala anaknya.
"Dasar bodoh, mengapa kau biarkan dirimu menderita begini demi lelaki yang gak berguna" berkata sambil mengelus pucuk kepala anaknya.
Elsa termasuk orang yang sangat sombong, angkuh, dan kejam. Namun, seorang ibu tetaplah ibu. Ia tak rela anaknya menderita seperti ini walaupun Caca sering kali membantah ucapannya. Ia mencium pipi anaknya dengan sangat lembut
"Pelayan" Teriaknya
"Ia Nyonya" ucap kepala pelayan.
__ADS_1
"Siapkan makanan yang enak dan sehat untuk anakku! "
"Baik nyonya" kata kepala pelayan itu
"Tunggu apalagi! cepat! " Teriaknya. Kepala pelayan itu langsung pergi ke dapur, menyiapkan yang majikannya minta. 2 jam sudah berlalu, akhirnya Caca tersadar
"aw" memegang kepala nya yang sangat pusing
"Dimana aku, inikan rumah mama. mengapa aku disini?" Batinnya
"Kau sudah sadar, bersihkan dirimu dan makanlah sekarang" perintah Elsa dengan sangat dingin.
"Tidak! aku tak ingin disini, aku mau pulang" segera bangkit dari tempat tidur namun Elsa menahan tangan Caca dengan sangat kuat.
"Aku bisa makan di rumah suami ku ma!" Ucapnya
"Haha, makan katamu? sedangkan kau tak sadarkan diri karena menahan lapar!" ledek Elsa
"Setidaknya pikirkan anakmu yang didalam perut, dia juga butuh makanan yang layak" Caca menimbang kembali ucapan mama nya dan dia menurut tidak membantah sedikitpun. Caca beranjak dari tempat tidur ia membersihkan dirinya di kamar mandi. Lalu makan bersama mamanya. Elsa menatap Caca yang makan begitu lahap seperti orang tak pernah makan.
"Kasihan anakku, aku akan mencari cara bagaimana bisa memisahkan dia dengan lelaki tak berguna seperti itu" Gumamnya dalam hati.
__ADS_1
Ting.....tinggggggg
Suara bel rumah Elsa berbunyi. Pelayan membuka kan pintu, seorang pria muda tampan dan kaya raya masuk kedalam rumah mereka orang itu adalah Arvan anak teman baiknya ayahnya Caca sekaligus rekan kerja Revan
"Pak Arvan" Caca bingung mengapa Arvan bisa ada dirumah orang tuanya
"Sayang, ini Arvan anaknya temen papamu"
"Dan Arvan perkenalkan ini Caca anak semata wayang Tante" ucap Elsa.
"Silahkan duduk dan bergabung makan dengan kita" Ajak Elsa dan Arvan duduk tepat di sebelah Caca.
************
**Hai kak, kayanya buat beberapa episode kedepan sangrainily akan meng up tentang masa lalu Caca yang meninggalkan Revan deh. mohon maaf jika ada salah salah kata dan alur ga sesuai dengan harapan kalian yaa.
Jangan lupa baca juga novel sangrainily yang baru berjudul "Takdir"
jika suka dengan cerita "Takdir" mohon like dan coment yakak
berikan like,coment juga disini hehe dan vote untuk menambah semangat author .
__ADS_1
jika vote nanti masuk ke dalam 20 besar, sangrainily akan memberikan sedikit hadiah kecil untuk 2 org yang memberikan vote terbanyak ya hehe. Salam sayang dari sangrainily💕