
"Aku tahu, kau menyuruh ku memakai kostum badut bukan karena keinginan yang ada di perut, tetapi karena kau merasa kesal pada ku kan?"
"Da-dari mana kau t-tau?" ucap Shinta gugup
"Aku suami mu, aku orang kedua yang mengetahui segala nya tentang diri mu setelah kedua orang tua mu."
"Aku sangat mengetahui sifat dan keras kepala mu. Kau bukan lah wanita yang akan Terima jika di bentak di depan umum." mendengar ucapan Revan, Shinta meng hembus kan nafas nya dengan kasar.
"Maaf kan aku, aku hanya tidak suka kau memarahi ku di depan umum. Jika aku salah, tolong tegur aku di saat kita sedang berdua. Tapi tolong, jangan di depan orang walau pun itu kedua orang tua dan anak-anak kita. Itu sangat menyakiti hati ku." Revan tersenyum dan kembali mengecup kening Shinta dengan lembut, ia memeluk Shinta dengan erat
"Aku hanya ingin kau mengerti penting nya peran kita sebagai orang tua. Setelah kepergian Caca dulu, aku menjadi Ibu sekaligus Ayah untuk Syifa. Mama dan Papa ku ikut andil dalam membantu ku merawat dan membesar kan Syifa. Aku bekerja mencari uang untuk kebutuhan diri nya agar tidak kekurangan, Namun setelah pulang bekerja aku menjadi Ibu untuk nya. Aku tidak ingin anak ku merasa kesepian. Jadi aku minta, tolong utamakan anak-anak kita baru orang lain. Kau boleh merasa iba pada Kaynara, kau boleh menyayangi dan memberi kan nya perhatian. Namun, ketiga anak-anak kita harus prioritas bagi mu. Jangan sampai anak-anak kita menjadi ter-abaikan hanya demi orang lain. Itu akan sangat bagus untuk pertumbuhan anak-anak kita." Revan berusaha memberikan penjelasan pada isteri nya
"sebentar lagi anak kita akan empat atau lima yaa?" tanya Shinta mengelus perut nya.
"Aku ingin dua puluh anak."
"Dua puluh?"
__ADS_1
"Iya, aku ingin dua puluh anak,"
"Tidak! empat anak sudah cukup. Namun jika yang lahir kembar baik lah! lima anak sudah cukup." ucap Shinta dengan tegas nya. Mendengar dua puluh anak membuat diri nya bulu kuduk nya merinding. Membayang kan nya saja sudah membuat Shinta tak tahan.
"Kita akan terus membuat nya sampai jadi dua puluh anak." goda Revan dengan usil.
"Tidak! aku tidak mau!" Shinta mencoba bangkit dan ingin kabur dari suami nya yang ia rasa sudah tidak waras, namun Revan segera memeluk Shinta dan mengunci pergerakan tubuh Shinta.
"Lepas kan! aku ingin melihat anak kita, bukan nya kau berkata bahwa anak jauh lebih penting dari apapun?" Shinta mencoba melarikan diri. Revan tidak menanggapi ucapan Shinta dan semakin mengunci pergerakan Shinta yang meronta untuk melarikan diri.
***********
Duh adegan ehem ehem nya author potong ya kak.
* Duh kenapa di potong sih adegan nya?
↪ Karena author terlalu kecil untuk membayang kan nya hehe. Gunakan imajinasi kalian saja ya kak. Author belum menikah dan yang membaca ini mungkin ada yang di bawah 17+ umur nya. Jadi, author tidak ingin merusak generasi Bangsa Indonesia ini wkwk.
__ADS_1
* Kok sedikit banget sih kak up nya?
↪ Sekarang ini author udah usaha kan maksimal banget untuk update dua bab setiap hari nya. Masih aja di bilang sedikit huhu. Lagian semua pada mau minta banyak update tapi pelit kasih like dan vote poin :(
* Kenapa sekarang gak nyambung, lari nya kemana mana? Sesuai judul dong
↪ Gak nyambung nya gimana kak? apa karena ada peran Kaynara dan Rangga? kalau terus-terusan ceritain peran utama nya aja mungkin kalian akan bosen dengan cerita yang gitu-gitu aja. Makanya author kasih bumbu sedikit dengan ada nya peran Kay dan Rangga.
* Author nya sombong, gak mau balesin komentar para readers!
↪ Terimakasih untuk kritik ini ya kak. Di sini sangrainily mau jelasin. Kenapa sangra jarang balasin komentar kalian. Bahkan hampir gak pernah. Itu karena emang sangra jarang banget baca komentar. Dan sangra ucapin terimakasih banyak buat para readers yang setia dan selalu suport dan do'ain sangra. Sangra sayang kalian❤ Tapi di balik readers yang baik hati ada juga yang julid, komentar nya suka buat mental author down dan akhir nya jadi gak semangat dan jarang update. Kalau udah jarang update yang kena imbas nya pasti readers yang baik hati yang selalu setia nunggu cerita ini. Jadi sangra gak mau kalian para readers setia sangra jadi kenak imbas nya. Lebih baik sangra enggak baca komentar dan terus fokus buat bahagia kan para readers setia dengan update setiap hari nya walau hanya satu bab. Dan bagi kalian yang mau berkomunikasi dengan sangra silah kan chat sangra secara pribadi ya kak.
* Jadi author kok lemah, harus nya udah siap dong untuk di kritik!
↪ Maaf sayang, gak semua mental orang itu kuat seperti kamu! Dan sangra bukan salah satu dari kalian yang bermental kuat. Artis Korea aja banyak yang depresi akhir nya bunuh diri. Itu karena apa? karena gak kuat dengan ketikan jahat kalian. Mungkin itu hal yang sepele buat kalian namun kalian tidak sadar apa dampak dari itu semua.
Sekian dari sangrainily, jangan lupa like, komen dan berikan vote poin yaa. Salam sayang dari sangrainily untuk kalian❤
__ADS_1