KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
10. Ujung Hutan Kematian


__ADS_3

Benua Bawah, Kekaisaran Bawah, Pertengahan Kerajaan Atas dan Istana Kekaisaran Bawah, Di Kedalam Hutan Kematian.


Tak terasa sudah 1 bulan berlalu semenjak Wu Shen mempelajari Kitab Raja Elemen, sekarang dia sudah menguasai 4 Elemen yaitu Elemen Tanah, Elemen Api, Elemen Air dan Elemen Angin.


Saat ini, Wu Shen sedang berkultivasi penuh. Karena tinggal 1 Elemen lagi yang belum dia kuasai, yaitu Elemen Petir.


Seperti yang lainnya, Wu Shen selalu menjadwalkan latihannya agar bisa mempelajari semua yang ingin dia latih.


Dia menjadwalkan untuk memahami Unsur Elemen Petir selama 1 bulan seperti yang sebelumnya, saat dia memahami dan mempelajari ke 4 elemen.


Sekarang ini sudah tepat 1 minggu penuh Wu Shen bermeditasi secara penuh, fokusnya hanya tertuju untuk memahami Unsur Elemen Petir.


Dia harus memahami seluruh Unsur Elemen yang ada di Kitab Raja Elemen, karena jika dia setengah setengah itu seperti ada yang kurang menurutnya.


Beberapa jam kemudian, dia mulai merasakan ujian yang menantinya seperti memahami Elemen sebelumnya telah muncul lagi.


Wu Shen akan menerima beberapa serangan dari Unsur Elemen yang dia pelajari, jika dia tidak kuat kematian lah yang akan terjadi nantinya.


Karena Wu Shen memiliki tenaga dalam yang banyak serta Dantiannya juga luas, itu artinya ujiannya beberapa kali lipat lebih susah dari orang lain yang memahami Unsur Elemen.


Terlihat di atas langit, awan mulai menunjukan warna hitam yang artinya itu mendung.


Tak beberapa lama, datanglah Petir yang sangat mengejutkan. "Jeder... Jeder...". Perlahan lahan, yang tadinya hanya satu atau dua Petir, kini Petir tersebut seperti ada beberapa kali lebih banyak, itu adalah Hujan Petir yang dahsyat dengan warna biru gelap dan ada juga beberapa Petir lain dengan warna yang berbeda.


Dalam sejarah Dunia Kuno yang kini di singgahi Wu Shen, terdapat beberapa jenis Petir yang ada, mulai dari yang terganas hingga yang terlemah :



Petir Hitam.


Petir Biru Gelap.


Petir Emas.


Petir Kuning.


Petir Merah.



Semua Petir yang ada di atas, ada pada Petir yang datang menyambar wilayah sekitar Wu Shen.


Setiap kuat lemahnya Petir, tergantung pada sang pengguna. Jika pengguna nya memiliki Tenaga Dalam yang sedikit dan kultivasinya juga lemah, maka Petir yang di gunakan juga lemah.


Namun jika penggunanya seperti Wu Shen yang memiliki Tenaga Dalam berjumlah banyak dan Dantiannya juga luas, maka Petir yang di keluarkan bisa semua nya dan kuat kuat.


Walaupun Petir Merah yang paling lemah sekalipun, jika Wu Shen yang menggunakannya, itu bisa sangat kuat dan cepat.

__ADS_1


Petir demi petir terus berdatangan, menghujani area sekitar Wu Shen. Namun Wu Shen masih dengan pendiriannya yang tegak dan tak bergeming ketika terkena beberapa Petir tersebut, terlihat juga area di sekitar Wu Shen sudah gosong, tanah tanah mulai berlubang karena dahsyatnya petir itu, di samping itu pohon di sekitarnya juga pada gosong dan ada juga yang hilang karena kencangnya petir yang turun dari atas ke bawah.


Jika ada orang lain di sekitar situ, dia pasti akan mati terkena sambaran petir itu. Wu Shen saat ini berada di Tahapan Awal Tingkat Intan Bintang 1 dalam Mode Normal, jika dia masih di Tingkat Kristal dia tak mungkin selamat.


Paling tidak, orang pada Tahapan Tengah Tingkat Penguasa yang dapat menahan Petir tersebut, tapi itu hanya beberapa dan sementara saja. Karena Tenaga Dalam milik Wu Shen sangat banyak di tambah Tubuh Fisiknya sekarang sudah berkembang pesat, jadi dia mungkin bisa menahan semua Petir yang menghujaninya.


3 hari terlewati, Hujan Petir tersebut akhirnya berhenti. Tak lama kemudian, Wu Shen terbangun dalam sekilas ketika dia membuka matanya ada sekelebat Petir Hitam yang muncul.


Wu Shen mengalami perubahan fisik yang signifikan, dia sekarang memiliki tubuh yang sangat kuat dan mungkin dia tahan banting.


Dari awal Wu Shen ada di situ, para Hewan Buas dan Monster yang menguasai Hutan Kematian di wilayah itu pada menyingkir.


Karena mereka tak ingin menjadi kelinci percobaan Wu Shen jika dia ingin berlatih fisik, mereka juga tak ingin jadi makanan untuk bocah itu.


Setelah beberapa lama Wu Shen duduk sebentar untuk menstabilkan kekuatannya yang sekarang, akhirnya Wu Shen berdiri dan sedikit meregangkan tubuhnya.


"Uwaaah..... akhirnya ke 5 Unsur Elemen telah ku pahami, namun Unsur Elemen Petir ini belum aku latih"


"Kemana perginya para Hewan Buas dan Monster yang ada di sini??". Gumam Wu Shen pada dirinya sendiri, dia tak tau jika para Hewan Buas dan Para Monster sudah pada pindah lokasi.


Balik lagi, mereka tak ingin menjadi bahan latihan Wu Shen, Jadi mereka merelakan wilayah kekuasaannya.


Wu Shen melihat sekeliling nya yang sudah gosong seperti arang, ada juga tanah yang berlubang dan beberapa pohon yang rusak atau bahkan sudah tak ada di tempatnya karena ganasnya Petir yang di keluarkan Langit untuk menguji Wu Shen.


"Waduh, sepertinya aku terlalu bersemangat untuk berlatih Kitab Raja Elemen ini. Tapi tak apa, sekarang aku sudah mulai kuat dan mungkin bisa mengalahkan musuh yang ada di Tahapan Tengah Tingkat Fana dan Tingkat Penguasa dengan menggunakan Mode Normal". Setelah melihat sekelilingnya yang rusak karena ulahnya, dia menyesali perbuatannya yang juga mengusir Hewan Buas dan para Monster.


Wu Shen akhirnya pergi dari wilayah situ menuju ke arah Utara untuk mencari makanan, dia sangat kelaparan.


Di samping itu, dia juga ingin menelusuri Hutan Kematian hingga ujung.


Author percepat waktunya.


Tak terasa Wu Shen hampir mendekati ujung Hutan Kematian, Wu Shen juga sudah menelusuri beberapa tempat di Hutan Kematian yang menurutnya sangat luas dan lebar.


Kilas balik.


Di perjalanan menuju ujung Hutan Kematian, Wu Shen bertemu dengan beberapa Hewan Buas dan Monster, dia langsung membunuh beberapa dari mereka dan memasaknya di tempat lalu memakannya.


Wu Shen selalu beruntung, karena jika dia menemui Hewan Buas dan Para Monster, dia juga menemukan Danau atau Sungai di sekitarnya.


Jadi setelah makan, dia juga bisa minum agar tidak serat saat selesai makan.


Beberapa tempat yang ia temui saat dalam perjalanan adalah gua, air terjun, bukit, gunung dan beberapa tempat yang indah dan langka untuk di kunjungi lainnya.


Waktu yang di butuhkan untuk menelusuri Hutan Kematian sendiri adalah sekitar 1 tahun kemudian karena sangat luasnya Hutan Kematian, di samping itu Wu Shen juga berjalan santai dalam mengarungi Hutan Kematian.


Wu Shen juga singgah di tempat yang dia kira nyaman untuk di tinggali sementara waktu, jadi dia juga menginap di berbagai tempat berbeda selama yang dia inginkan.

__ADS_1


Lalu dia melanjutkan perjalanannya kembali hingga 1 tahun berlalu sejak dia berlatih Kitab Raja Elemen, tak lupa dia juga memburu Hewan Buas dan Monster di sekitar untuk melatih tenaga dalamnya serta beberapa kekuatannya yang belum dia latih.


Sebagai pengingat, Wu Shen saat pertama kali memutuskan untuk tinggal di Hutan Kematian, dirinya baru berusia 14 tahun dan waktu itu dia masih memiliki wajah serta tubuh yang bersih tanpa luka sedikitpun.


Sekarang dirinya sudah berbeda, dia tinggal di Hutan artinya pola pikirnya perlahan juga beda. Di Hutan semua yang kuat lah yang berkuasa dan yang lemah yang akan menjadi santapan, jadi ini lah yang di sebut rantai makanan dalam hutan.


Wu Shen juga begitu, dia mengalahkan banyak Hewan Buas dan Monster untuk di jadikan makanannya.


Di usianya yang genap 16 tahun ini dia sudah 2 tahun tinggal di Hutan Kematian, tapi cara berpikirnya masih sama seperti dimana saat dia masih ada di kehidupan yang lalu.


Rasa haus membunuh belum saja hilang, karena dia memang tinggal di Hutan, dia harus menjadi kuat walaupun sendirian.


Kembali ke cerita.


Beberapa menit kemudian saat dia berjalan santai menuju ujung Hutan Kematian, akhirnya dia sampai di ujungnya.


Terlihat sebuah lautan yang sangat luas, dan ternyata itu adalah sebuah Samudra. Ombak nya juga sangat tinggi, lalu pasir putihnya yang ada di situ juga menambah kesan keindahannya tersendiri.


"Wah, anginnya sungguh kencang dan segar rasanya menikmati angin seperti ini". Sambil membentangkan kedua tangannya, Wu Shen merasakan kehidupan yang sebenarnya, dia belum pernah senyaman ini.


Karena di dalam Hutan Kematian dia hanya bisa membunuh, membunuh dan membunuh. Lalu yang dia bunuh hanyalah Hewan Buas dan Monster saja.


Akibat dari memburu Hewan Buas dan Monster adalah tubuh fisiknya menjadi kuat pastinya, luka juga dia dapatkan saat melawan beberapa Hewan Buas dan Monster.


Terlihat Wu Shen saat ini memiliki luka di bagian alisnya yang menggores di tengah tengah alis bagian kanan, tangan serta badannya juga banyak terdapat bekas cakaran.


Walaupun Wu Shen sangat kuat dalam menggunakan Tenaga Dalam, tetapi dia sangat jarang menggunakan Tenaga Dalamnya karena dia ingin melatih fisiknya untuk menyeimbangkan Tenaga Dalam dan badannya.


Jika dulu Wu Shen hanya memiliki tinggi 160 cm dan berat 45 kg, sekarang setelah 2 tahun berlalu dia berkembang sangat pesat.


Dia sekarang memiliki tinggi 175 cm dan berat 65 kg, lalu wajahnya yang dulu dan sekarang juga beda jauh.


Jika dulu dia masih memiliki wajah yang polos dan putih mulus, sekarang dia memiliki wajah yang garang dan terdapat banyak luka juga.


Namun luka di wajahnya dan walaupun dia berwajah garang, itu semua tak menutup kemustahilan jika dirinya malah menambah kesan tampan dalam dirinya saat ini.


Rambut panjangnya yang tak dia potong dari 2 tahun lalu menambah kesan misterius dan dingin dalam sosoknya, Wu Shen tak sadar akan hal itu karena dia selalu di sibukkan oleh latihannya.


"Sepertinya sudah saat nya aku kembali, aku sudah ingin bertemu dengan kalian berdua para saudara Berengsek!!". Setelah menikmati angin yang segar, Wu Shen kembali memasang wajah seriusnya.


"Tapi sepertinya aku harus berkelana untuk sementara waktu dan mencari pengalaman, karena di Hutan Kematian ini mungkin tak ada Hewan Buas atau Monster yang bisa menandingiku". Kata Wu Shen yang sedang melihat ke arah Lautan luas di hadapannya.


Tak lama setelah itu, tiba tiba dari dalam lautan muncul sosok tinggi besar yang ternyata itu berwujud Naga.


"Apa? Ada Naga Laut di Samudra ini?". Wu Shen di kejutkan dengan kehadiran Hewan tersebut, pasalnya Hewan itu tergolong Hewan Ilahi yang setara dengan Tahapan Tengah hingga Tahapan Akhir.


"Sepertinya diriku sedang beruntung hari ini, bisa melihat Naga Laut dan mungkin aku akan berlatih sementara melawannya untuk menguji latihanku selama ini". Gumam Wu Shen sambil melihat Naga Laut yang sedang mendekatinya dengan kecepatan yang dahsyat.

__ADS_1


__ADS_2