KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
TAN SIM HOUW SI GOLOK.MAUT


__ADS_3

Mendengar penjelasan roh golok hitam yang komplit soal kekuatan Lu Sun.


Pria berkepang tinggal tersebut, menegak cawan teh yang sudah dingin, dengan sekali tegak.


Lalu dia meletakkan cawan di tangannya ke atas meja, sambil menoleh kearah Tan Kee Lok dan berkata,


"Alok kelihatannya lawan mu ini cukup menarik, mungkin lewat tangannya aku bisa meninggalkan dunia yang sangat menjenuhkan ini.."


"Dari Dinasti Zhou kaisar Ji FA naik tahta hingga kini, kurasa sudah 3000 tahun lebih aku hidup.."


"Mungkin kini lah saatnya.."


"Semoga saja dia memiliki kemampuan itu.."


"Bila tidak aku hanya akan bisa kembali ketempat yang sunyi ini lagi.."


gumam Pria itu seorang diri.


Lalu dia meraih golok hitam di atas meja dan berkata,


"Ayo Siau Hei, hari ini kamu akan berkumpul dengan saudara mu Siau Pai.."


Roh iblis hitam itu dengan senang hati langsung masuk kedalam badan Golok Hitam.


Pria berkepang tunggal itu membawa golok hitam Tan Kee Lok masuk kedalam pondoknya.


Tan Kee Lok berjalan mengikutinya dari belakang.


Pria itu menghampiri ranjang tempat tidurnya, dari kolong ranjang nya dia menarik keluar sebuah kotak persegi panjang.


Kotak panjang tersebut penuh dengan debu dan sarang laba-laba, setelah pria itu membersihkan kotak itu.


Dia baru meletakkan kotak tersebut diatas kasurnya yang sederhana.


"Teman lama kita akhirnya berjumpa lagi."


"Kali ini aku akan membawa mu melihat dunia ramai, yang penuh dengan manusia munafik.."


Dengan perlahan lahan pria itu membuka kotak tersebut, di dalam kotak terlihat sebatang golok yang tersimpan rapi di dalam sarungnya.


Meskipun golok tersebut belum di tarik keluar dari sarungnya, hawa maut yang di pancarkan oleh golok itu sudah sangat mengerikan.


Hawa dingin mencekam membuat bulu kuduk Tan Kee Lok jadi berdiri semua.


Tan kee Lok merasa ada hawa yang sangat kuat terpancar dari golok itu yang terus menekannya, hingga kesulitan bernafas.


Pria itu dengan tenang mengeluarkan golok itu dari kotak nya, lalu mencabut golok itu keluar dari sarungnya.

__ADS_1


Begitu golok tercabut, Tan Kee Lok buru-buru mundur keluar dari dalam pondok.


Dia tidak kuat menahan tekanan hawa yang sangat mencekam dan mengerikan tersebut.


Sebuah Roh iblis putih keluar dari dalam golok, menjatuhkan diri berlutut di depan pria itu dan berkata,


"Salam hormat tuan.. akhirnya kita bertemu kembali.."


"Tidak perlu banyak peradatan berdirilah.."


ucap pria itu sambil tersenyum.


"Kakak..!"


teriak Roh hitam yang keluar dari badan golok hitam yang di pegang di tangan kiri oleh pria itu.


"Ehh adik..!"


panggil roh putih hampir tak percaya.


Kedua Roh hitam putih itu tertawa, sambil berangkulan dengan gembira.


Pria itu hanya tersenyum menanggapi kegembiraan kedua sahabatnya itu.


"Kalian berdua cukup reuninya, sekarang kembalilah , kedalam golok, sebentar lagi aku akan menyatukan kalian.."


ucap kedua roh itu kompak dan langsung kembali kedalam badan golok masing-masing.


Setelah melihat kedua roh sudah kembali kedalam golok masing-masing.


Pria itu mulai menyatukan golok hitam yang berukuran kecil ke badan golok putih yang berukuran lebih besar.


Ternyata bila di teliti, ditubuh golok putih memang ada lekukan halus, yang memungkin golok hitam bisa di satukan ke badan golok putih.


Begitu kedua golok di satukan, sinar meyilaukan mata.langsung memenuhi seluruh ruangan dan sekitarnya..


Terdengar suara Auman mengerikan memenuhi ruangan di dalam pondok, saat sepasang golok itu di satukan.


Tan kee Lok lagi lagi harus melompat mundur menjauh dari pondok leluhurnya.


Tan Kee Lok menemukan leluhurnya yang bersembunyi mengasingkan diri di tempat ini secara kebetulan.


25 tahun yang Lalu Tan Kee Lok masih seorang penjudi dan pemabuk yang di tinggal pergi oleh istrinya.


Karena tidak tahan hidup melarat bersama nya, secara kebetulan suatu hari saat Tan Kee Lok sedang membongkar seluruh isi rumahnya.


Mencari barang yang bisa di gadaikan buat beli arak

__ADS_1


Dia malah menemukan peta kulit kambing ini.


Setelah mempelajari peta tersebut, Tan Kee Lok yang mengira menemukan peta harta Karun, dia pun meminjam uang pada renternir..


Lalu dia menggunakan uang itu meminjam mobil dan dengan nekad dia berangkat ke Mongolia pedalaman.


Sesuai petunjuk peta, Tan Kee Lok akhirnya berhasil menemukan tempat ini.


Tapi untuk mencapai tempat ini tentu tidak semudah tadi Tan Kee Lok datang kemari.


Tan Kee Lok waktu itu harus mencari dan menyewa peralatan pendaki gunung.


Dengan menggunakan senjata yang bisa melontarkan pengait yang diikat dengan tali baja.


Tan Kee Lok akhirnya berhasil menyeberangi jurang pemisah yang sangat dalam itu, dengan susah payah mempertaruhkan nyawanya.


Setelah tiba di seberang dan melakukan pencarian menurut peta, akhirnya Tan Kee Lok berhasil menemukan kediaman leluhurnya.


Awalnya Tan Kee Lok sangat kecewa karena dia tidak menemukan harta karun, tapi cuma menemukan sebuah bangunan sederhana yang di tempati oleh seorang pria aneh.


Tapi setelah berkenalan dan mengenal lebih jauh orang tersebut, yang ternyata adalah leluhurnya yang memiliki kesaktian tinggi dan hidup abadi.


Tan kee Lok pun berguru pada leluhurnya itu yang bernama Tan Sim Houw, dan sudah lama mengasingkan diri hidup ditempat terpencil ini.


Tan Kee Lok pun mulai mewarisi ilmu ilmu yang di turunkan oleh leluhurnya.


Tapi karena ilmu tersebut terlalu rumit dan banyak macamnya, Akhirnya Tan kee Lok hanya mewarisi ilmu golok saja.


Tan Sim Houw kemudian membekali Tan Kee Lok dengan Golok Hitam, yang berukuran lebih kecil sebagai senjatanya.


Dengan bermodalkan ilmu bela diri dan Golok Hitam itulah, Tan Kee Lok kembali ke dunia ramai.


Dia memulai karirnya dengan menahlukkan satu persatu rumah judi dan tempat hiburan, lalu dia membentuk Genk Golok Hitam.


Dan berhasil merajai dunia hitam dengan kemampuan nya, yang membuat dia di juluki si golok cepat.


Tan Sim Houw adalah seorang jagoan tanpa tanding di era dinasti Zhou di bawah pemerintahan kaisar Ji FA.


Tan Sim Houw di juluki sebagai Si Golok Maut, dengan bermodalkan golok mautnya, Tan Sim Houw malang melintang tanpa menemukan tandingannya.


Siapapun yang berani menantang dan berhadapan dengan nya, tidak ada yang bisa keluar hidup-hidup dari pertandingan tersebut.


Dengan di temani Golok nya, Tan Sim Houw mengembara ke empat penjuru dunia, mencari lawan tanding.


Tan Sim Houw kemudian bertemu jodohnya dengan seorang gadis dari gugusan pulau di laut timur, saat ini menjadi negara Jepang.


Gadis itu kemudian ikut dengan Tan Sim Houw kembali ke daratan tengah.

__ADS_1


Setelah menikahi gadis Jepang bernama Akiko itu, Tan Sim Houw pun mengundurkan diri dari dunia persilatan.


__ADS_2