
Lu Sun sendiri karena memiliki begitu banyak pengetahuan dari jaman lalu dan jaman sekarang, di tambah dengan pengetahuan warisan Tan Sim Houw.
Dia berhasil memahami hingga gambar ke 12, tapi 3 gambar terakhir Lu Sun tidak berhasil memahaminya.
Karena waktu yang mendesak Lu Sun hanya bisa mengabadikan dengan HP ketiga gambar yang belum berhasil dia pahami berikut tulisan di bawah nya.
Pelan pelan Lu Sun nanti baru akan mencari tahu di perpustakaan nasional milik negara terjemahan dari arti tulisan di bawah setiap gambar.
Agar bisa mendapatkan latihan Bei Ming Sen Kung yang jauh lebih sempurna seperti pemilik aslinya.
Yang kemungkinan adalah salah seorang Dewa Agung yang memiliki kemampuan super sakti.
Bahkan ada kemungkinan kemampuannya di atas Siluman Naga Semesta.
Tapi ini hanya perkiraan Lu Sun saja, untuk mencapai tingkat itu tidaklah mudah, apalagi bila harus jalani melepaskan keduniawian.
Jelas Lu Sun tidak bisa karena dia masih punya tanggung jawab terhadap Giok Lan dan anak anaknya.
Setelah selesai menyimpan semua gambar di dinding secara berurutan dan teratur, agar tidak terbalik balik.
Lu Sun berlutut di depan dinding yang penuh gambar dan tulisan itu,
"Senior terimakasih atas ilmu peninggalan mu yang sangat berharga ini, hamba berjanji akan mempelajarinya dengan baik."
"Dan di gunakan untuk kebaikan dan memberantas kejahatan seumur hidup hamba."
Kemudian Lu Sun membenturkan dahinya 3 kali diatas tanah.
Tiba-tiba tanah tempat nya berlutut bergetar dan merekah dengan sendirinya, memunculkan sebuah lubang.
Di dalam lubang tersebut, terdapat sebatang Golok tanpa ganggang, yang tersimpan dalam sebuah sarung yang terbuat dari bahan khusus.
Bahan yang tidak pernah Lu Sun lihat sama sekali.
Selain itu juga terdapat sebuah kotak yang menggunakan bahan yang sama dengan bahan sarung Golok tersebut.
Lu Sun mengulurkan tangannya dengan hati-hati mengeluarkan kedua benda itu dari dalam lubang tersebut.
Setelah itu Lu Sun mengangkat kedut benda itu diatas kepalanya sambil berlutut dia berkata,
"Senior apabila kedua benda ini berjodoh untuk ku miliki, mohon berikan petunjuknya.."
__ADS_1
"Bila tidak hamba tidak akan berani sembarangan membawanya.."
ucap Lu Sun lalu kembali bersujud dan membenturkan dahinya keatas lantai.
Dari langit-langit yang gelap tiba-tiba muncul seberkas sinar yang membentuk sebuah bayangan biru, mirip hologram.
"Anak muda sesuai dengan ramalan ku 300 juta tahun kemudian akan muncul seseorang yang berjodoh dengan semua kesaktian ku."
ucap sosok bayangan biru yang berwajah sangat tampan dan ramah.
Tubuhnya sedang saja, hanya rambutnya yang sama dengan Lu Sun panjang dan putih berkilauan.
"Anak muda ahli waris ku, ketahuilah aku adalah Wu Ming Lao Jen (orang tua tanpa nama )."
"Kamu pasti tidak pernah dengar tentang nama ku, tapi murid ku Pan Gu yang hidup di jaman jutaan tahun yang lalu, setelah bencana besar dari langit melanda dunia ini.."
"Aku rasa kamu mungkin pernah mendengar namanya."
Wahai murid ku, kamu pasti heran kenapa golok peninggalan ku tanpa ganggang.."
"Ketahuilah golok itu sebenarnya memiliki ganggangnya, hanya saja ganggangnya ada di tangan murid ku Pan Gu, yang di ubah menjadi sebuah kapak untuk memisahkan langit dan Bumi."
"Murid ku di dalam kotak itu, ada sebuah kitab ilmu Golok yang hanya terdiri dari 5 jurus saja.
Asalkan kamu bisa menguasai tenaga sakti Wu Ming Sen Kung yang tertera di tembok gua."
"Kelima jurus itu akan muncul sendiri, dalam bentuk bayangan ku yang sedang memainkan ke 5 jurus itu."
"Jadi intinya asal kamu menguasai Wu Ming Sen Kung dengan sempurna, kamu batu bisa mempelajari ke 5 jurus golok ku dengan lengkap."
"Murid ku ketahuilah, seiring dengan pertemuan kita, adik seperguruan ku Kecapi Iblis juga akan mengakhiri masa hukumannya dan kembali muncul di dunia.."
"Apakah ini adalah berkah atau petaka tidak ada yang tahu, berkah dan petaka akan selalu berjalan beriringan, seperti siang dan malam."
"Kamu harus berhati-hati bila bertemu dengan nya.."
ucap bayangan biru itu memberikan pesan, lalu dia pun hilang dari hadapan Lu Sun.
Lu Sun berpikir dalam hati, pantas saja akhir akhir ini, dia selalu merasa tidak tenang.
Mungkin ini semua ada kaitannya dengan kemunculan Kecapi Iblis itu.
__ADS_1
Lu Sun mengeluarkan senjata Dewa legendaris nya, baru saja senjata Dewa legendaris nya di keluarkan, senjata itu bergetar hebat melepaskan diri dari pegangan Lu Sun.
Kemudian menyatu, membentuk sebuah ganggang golok yang mengeluarkan cahaya keemasan dan berhawa lembut.
Lu Sun mencoba untuk mencabut keluar Golok dari sarungnya, tapi bagaimana pun dia berusaha dan mengerahkan kekuatannya.
Golok tersebut tidak berhasil dia cabut dari sarungnya, golok itu tidak bergeming, seakan-akan telah menyatu dengan sarungnya.
Di dalam hati Lu Sun berpikir, ini mungkin ada hubungannya dengan Wu Ming Sen Kung dan Kitab ilmu golok tersebut.
Sebelum aku menguasainya, golok ini tidak akan pernah bisa tercabut dari sarungnya.
Benar benar golok pusaka yang tiada duanya.
Lu Sun memasukkan golok dan kitab kedalam gelangnya, setelah memberikan penghormatan terakhir.
Akhirnya Lu Sun keluar dari dalam gua menemui Siau Yu, yang dengan setia berendam di dalam kolam yang terletak di depan gua menanti kedatangan tuannya.
"Tuan kenapa anda begitu cepat sudah keluar,? apa anda sudah menguasai seluruh ilmu tuan ku.."
Lu Sun tersenyum dan berkata,
"Siau Yu ilmu di sana terlalu rumit, tulisan guru Wu Ming juga terlalu kuno, aku perlu mengumpulkan bahan untuk menerjemahkannya."
"Baru bisa mempelajari semua nya dengan sempurna."
"Saat ini waktu ku tidak banyak, aku masih ada tugas yang menanti ku, jadi sebaiknya kamu antar aku ke markas kelompok yang memiliki senjata cahaya biru itu."
ucap Lu Sun sambil membelai kepala Siau Yu.
Siau Yu mengangguk kecil dan berkata,
"Baiklah tuan, kalau begitu sekarang juga mari kita kesana.."
Lu Sun melompat ke punggung Siau Yu dengan ringan, lalu Siau Yu segera menyelam ke dalam kolam.
Siau Yu kembali membawa Lu Sun meninggalkan tempat kediaman nya, menuju ke bagian atas danau.
Tidak butuh waktu lama, Siau Yu telah membawa Lu Sun tiba di lokasi bangunan yang di bangun di bawah danau.
Lu Sun melihat ada sebuah bangunan mirip istana kerajaan Rusia, yang di lindungi oleh sebuah perisai berbentuk bayangan kubah biru.
__ADS_1