
Benua Bawah, Kekaisaran Bawah, Kerajaan Atas, Kota Zong, dekat Wilayah Hutan Kematian, Di Kediaman Li Guan, Ruang Pelatihan, Di Atas Ring Pertarungan.
Pasukan Golem milik Xuan Hu dan Pasukan Api milik Chu Ning saat ini saling berhadapan satu sama lain, mereka menunggu perintah dari Tuan nya untuk menyerang.
"Tak ku sangka, kau sudah banyak berkembang Chu Ning...". Kata Xuan Hu tiba tiba.
"Yah seperti biasa, aku selalu berkembang di atas mu. Hehe...". Sambil berlagak sombong, Chu Ning berkata seperti itu.
"Mari kita tunjukkan siapa yang paling berkembang di Perguruan Berbintang ini, setelah 2 tahun terakhir lalu". Xuan Hu membuat tantangan.
"Baik, ayo kita buktikan...". Jawab Chu Ning singkat.
"Er, serang mereka...!!". Perintah Xuan Hu pada Pemimpin Pasukan Golem nya, Er.
"Igris, bawa pasukan mu dan serang mereka!!". Perintah Chu Ning pada Pemimpin Pasukan Api nya, Igris.
Pasukan Golem menyerang lebih dulu dengan berlari sangat kencang, namun karena berat badan dari Golem itu sendiri, lari yang kencang bagi Golem itu seperti lari biasa pada umumnya bagi manusia.
Di barengi dengan perintah dari Chu Ning, Igris menyerang Er dengan pasukannya yang berkobar api di seluruh badan nya, mereka siap membawa kemenangan saat ini.
Semakin dekat para pasukan semakin besar pula dampak dari tekanan yang di hasilkan, Pasukan Sendiri ini menggunakan Tenaga Dalam yang banyak dan kontrol nya juga harus stabil, jika salah satu Pasukan Sendiri itu hilang maka Tenaga Dalam yang terbuang juga cukup lumayan banyak.
"Dar... dar.... dar... dar...". Pukulan demi pukulan di lesatkan oleh kedua pihak dari Pasukan Golem dan Pasukan Api, ke 30 Pasukan tersebut membuat Ring Pertarungan menjadi bergetar hebat, ini seperti Perang di Medan Perang yang sesungguhnya.
Setiap Pasukan memperoleh lawannya masing masing, karena ini yang di sebut adil. Chu Ning memanggil Pasukan Api nya sebanyak 15 Pasukan dengan 1 Pemimpin di salah satu dari 15 Pasukan tersebut, Chu Ning memang orang nya adil dia memanggil Pasukannya sebanyak Xuan Hu membuat Pasukan Golem.
Pemimpin lawan Pemimpin dan Bawahan lawan Bawahan, ini juga sangat adil. Di sisi lain, lawan mereka juga memiliki Tingkat yang sama yaitu di Tingkat Biasa dan Pemimpin Biasa.
Tingkat Biasa sendiri jika di Tingkat Kultivasi adalah Tingkat Emas Bintang 5, Tingkat Pemimpin Biasa sendiri ada di Tingkat Emas Bintang 7.
"Dem... dem... dem...". Igris dan Er terlihat saling pukul memukul, mereka menghindar sambil memukul, dan itu seperti imbang pukulan, tangkisan, hindaran serta lainnya.
Igris adalah sosok Ksatria yang memegang Pedang sepanjang 2 meter an, ia memakai Zirah dan yang membedakan dari Pasukan Api lainnya adalah Tinggi Badannya serta Api yang di hasilkan dari Pemimpin Pasukan sendiri lebih berkobar dari yang lainnya, Teknik dan Jurus yang di hasilkan juga lebih berkembang dari Pasukan Biasa.
Di sisi lain, Er adalah sosok Golem yang memiliki tinggi 7 meter, meskipun ia tinggi tapi jangkauan ketika melawan Igris bisa ia capai, jadi terkesan sangat imbang di sini.
Serangan demi serangan di lancarkan Igris untuk Er, ia mendapat lawan yang sangat empuk baginya karena tinggi badan sang lawan, Igris bebas untuk menyerang di bagian mana saja dari Er.
Namun Er terbuat dari Tanah dan Bebatuan, ia kebal terhadap serangan Api, tapi jika serangan tersebut sangat mematikan, itu bisa menjatuhkannya.
Igris memang bisa menggunakan beberapa Teknik dan Jurus dari pembelajarannya Chu Ning, jadi apa yang di pelajari Chu Ning hingga sekarang bisa Igris lakukan, namun besar kecilnya dampak itu tergantung pada Tingkatan nya.
Di Tempat Xuan Hu saat ini.
__ADS_1
"Memang Chu Ning sangat berkembang saat ini, ia tepat di atasku walau sedikit". Gumam Xuan Hu yang melihat pergerakan Igris semakin membaik, Teknik dan Jurus yang di gunakan Igris juga hampir sedikit memberi dampak pada Er.
"Tapi apa Api segitu bisa membuat Er takluk di hadapanmu?". Gumamnya lagi, sambil tersenyum sinis Xuan Hu melihat Igris.
Er termasuk salah satu Pemimpin Pasukan Biasa yang handal menurut Xuan Hu, memiliki tubuh yang tebal dan keras adalah suatu hal yang di punyai oleh Elemen Tanah, seperti Xuan Hu.
"Aku yakin Er bisa bertahan hingga Igris menyerah dan tak mau melawan Er lagi, hehe...". Dengan kepercayaan yang tinggi, Xuan Hu bergumam begitu.
Ia percaya pada pertahanan dari Er karena serangan dari Er sangat lambat, Xuan Hu harus mendukung semua Pasukan Golem nya agar bisa bertahan lama dan tak mudah untuk di hancurkan.
Di Sisi Chu Ning sekarang.
"Sungguh batu yang keras, tapi sebentar lagi Igris akan menggunakan Jurus Andalannya, aku yakin itu bisa membuat setidaknya Er retak". Gumam Chu Ning pada dirinya sendiri, ia melihat Igris menyerang Er beberapa kali namun tak kunjung retak Golem tersebut, sungguh batu yang keras menurutnya.
'Igris, gunakan Jurus itu...!!'. Batin Chu Ning yang memfokuskan untuk mengirim nya ke pikiran Igris, jadi si pengguna Jurus Pasukan Sendiri ini bisa berkomunikasi lewat telepati dan tentunya itu berguna untuk si pengguna dan Pasukan nya.
Di Pertarungan saat ini.
Igris menanggapi perintah dari Chu Ning, Tuan nya.
Tiba tiba Igris mengambil jarak yang cukup jauh dari Er, ia ingin melakukan sesuatu.
[Karena Igris 'Pemimpin Biasa' yang tak bisa bicara, jadi Author akan memberi gambaran mengenai Elemen, Jurus dan Tekniknya melalui Tanda Petik 1 (') seperti itu agar para pembaca tak kebingungan Igris akan menggunakan jurus apa].
'Elemen Api, Kobaran Api Absolut!!'. Igris menghunuskan pedangnya ke arah Er, dari ujung pedang tersebut keluarlah api yang sangat panas dan itu menuju ke arah Er, semakin dekat api tersebut semakin besar kobarannya.
"Haha.... Sudah terlambat". Gumam Chu Ning dengan tenang.
Melihat kobaran api yang di arahkan ke Er sudah sangat dekat karena cepatnya api tersebut merambat, jadi sangat mustahil untuk Er membuat Perisai nya.
"Jeduaaar.....". Kobaran Api tersebut mengenai Er dan itu membuat Er terperangkap di dalamnya, sebuah retakan muncul.
Pada akhirnya, "Crack.... Tas... Dum...". Er hancur lebur akibat Kobaran Api Absolut tersebut, dampak dari Api tersebut tak hanya pada Er namun semua Golem yang ada di Ring Pertarungan juga terkena.
Karena Pasukan Api Biasa itu terbuat dari Api, jadi mereka tak akan musnah, para Pasukan Golem saja yang musnah dan hancur lebur.
Jurus dari Elemen Api itu memiliki efek demage area yang artinya itu menyebar ke Area sekitarnya, aura panas tercipta akibat jurus tersebut.
Bahkan Shen Long, Yu Zuan dan Guru Li juga merasakan dampaknya.
"Guru, apakah itu kekuatan dari Pasukan Sendiri milik Kakak Pertama??". Shen Long bertanya karena terkejut akan Jurus yang di keluarkan Igris.
"Kau tahu sendiri bahwa Pasukan Sendiri di buat sendiri dan harus memiliki Tenaga Dalam yang banyak atau cukup, jadi Jurus yang di gunakan Igris tadi adalah Jurus milik Kakak Pertamamu"
__ADS_1
"Coba kau bayangkan, apabila Igris ada di Tingkat Emas Bintang 7 dampak serangannya seperti itu, bagaimana dengan Chu Ning yang ada di Tingkat Kristal Bintang 2??". Kata Guru Li menjelaskan tentang Jurus Igris dan perbedaan antara Tingkat Kultivasi Chu Ning dan Igris.
"Wow... Kakak Pertama sungguh hebat". Shen Long bisa membayangkan hal tersebut, lalu dia memuji Kakak Pertamanya.
"Namun bagaimana dengan Kakak Kedua, Guru??". Lanjut tanya Shen Long.
"Kakak Keduamu sudah berakhir, dia pasti kehilangan banyak sekali Tenaga Dalam, aku yakin dia akan pingsan sekarang". Jawab Guru Li yang yakin atas itu.
Di atas Ring Pertarungan.
Igris yang sudah menyelesaikan misinya, yaitu menghancurkan Er menuju ke arah Xuan Hu.
Dia menghunuskan pedangnya ke arah leher Xuan Hu, di sisi lain Chu Ning melangkah ke arah Xuan Hu bersama ke 14 Pasukan Api nya.
"Apa kau akan menyerah, Xuan Hu??". Kata Chu Ning yang sampai di depan Xuan Hu.
"Bagaimana.... aku bisa.... meny..". Tanpa menyelesaikan perkataannya, Xuan Hu pingsan. Dia jatuh ke belakang, itu artinya ia sudah kehabisan Tenaga Dalam dan pertandingan berakhir.
"Baiklah, karena Xuan Hu tumbang. Chu Ning menjadi pemenang di Latih Tanding hari ini, sekarang untuk Shen Long dan Yu Zuan angkat Kakak Kedua kalian dan baringkan di kasurnya, biarkan dia beristirahat setelah itu kemarilah lagi". Kata Guru Li mengakhiri Latih Tanding ini, Shen Long dan Yu Zuan segera membawa Xuan Hu untuk ke kamarnya.
Di sisi lain, Chu Ning memerintahkan ke 15 Pasukannya untuk kembali.
"Bagaimana sekarang, Ning'er? Apa kau sudah terbiasa menggunakan Igris??". Tanya Guru Li.
"Iya Guru, aku sudah bisa mengendalikan Igris sesuai perintahku. Tapi untuk yang di Tingkat Kristal sendiri, aku belum bisa mengontrol nya"
"Ia masih saja susah untuk di kendalikan". Jawab Chu Ning.
"Yah, begitulah mengendalikan Pasukan Sendiri, memang susah. Tapi setelah ini pasti kau akan terbiasa dan nanti juga kau bakal bisa mengendalikan semua Pasukan Sendiri yang kau miliki". Ujar Guru Li menanggapi Chu Ning.
"Guru, apakah Guru sebelumnya juga pernah seperti ini?". Tanya Chu Ning penasaran.
"Semua orang jika ingin belajar sesuatu, pasti akan memulainya dari nol atau bawah, Guru juga begitu..". Jawab Guru Li singkat.
Mereka pun mengobrol dengan santai sambil turun ke Ring Pertarungan, hingga sampai Shen Long dan Yu Zuan kembali.
"Baiklah, sekarang kalian sudah kembali. Kalian bertiga, bersihkan Ring Pertarungan itu". Perintah Guru Li pada Chu Ning, Shen Long dan Yu Zuan.
"Baik, Guru!". Jawab ketiganya serempak.
Guru Li pun masuk ke dalam untuk beristirahat sejenak, karena pertandingan tadi berlangsung sampai 1 jam penuh.
Sementara itu, ketiga murid yang di perintah melakukan tugasnya, mereka membersihkan Ring Pertarungan dengan sangat rapi dan gesit.
__ADS_1
~
Sampai di sini dulu untuk Chapter kali ini, lanjut ke Chapter selanjutnya... :)