KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
MENGUNJUNGI TEMPAT TINGGAL SIAU YU


__ADS_3

Monster itu kulitnya sangat tebal tendangan Lu Sun yang keras hanya membuatnya sedikit nanar akibat terguling guling.


Dengan cepat mahluk itu kembali berdiri, lalu mengibaskan ekornya untuk menghantam Lu Sun.


Tapi serangan kibasan ekor nya yang dahsyat hanya mengenai tempat kosong, yang membuat tanah dan batu berhamburan.


Lu Sun sendiri sudah berada di atas kepalanya, menggunakan Wu Xiang Cien Chi, menebas leher dan kepala mahluk itu.


Insting mahluk itu merasakan ada bahaya yang mengancam leher dan kepala nya, sambil meraung keras dia melepaskan sebuah kekuatan pelindung melapisi seluruh tubuhnya.


Kabut tipis kebiruan menyelimuti seluruh tubuh nya, sehingga tebasan energi Wu Xiang Cien Chi tidak berhasil menyentuhnya sama sekali.


Lu Sun sangat terkejut, dan langsung mundur menjauh sambil berteriak,


"Ahh Bei Ming Sen Kung...! apa hubungan mu dengan senior Tan Sim Houw...!?"


Lu Sun juga mengerahkan Bei Ming Sen Kung melapisi tubuhnya, kemudian menunjukkan sinar Golok biru membelah sebuah batu besar hingga hancur berkeping-keping.


Mahluk itu yang sedianya ingin melepaskan energi listrik untuk menyerang Lu Sun, buru-buru membatalkan serangannya dan menjatuhkan dirinya tiarap di hadapan Lu Sun


"Tuan..."


ucap mahluk itu sambil mengangkat kaki depan nya keatas kepala dengan kepala tertunduk.


Lu Sun semakin terkejut, saat mendapati mahluk itu bisa berbicara seperti dirinya.


"Kamu...kamu .. bisa bicara..?"


ucap Lu Sun sambil melayang turun di hadapannya.


Mahluk itu masih dengan kepala tertunduk dan tangan terangkat berkata,


"Tentu saja tuan...pemilik Bei Ming Sen Kung lah yang mengajari ku berbicara.."


"Maksud mu senior Tan Sim Houw ..?"


tanya Lu Sun penasaran.


Mahluk itu menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Tan Sim Houw hanya orang beruntung yang berjodoh dan menguasai sebagian kecil ilmu tuan ku.."


"Tapi sama seperti dirimu, kalian menguasai Bei Ming Sen Kung, kalian adalah tuan ku sekarang.."


"Ini adalah pesan terakhir guru ku, sebelum dia pergi menuju dunia lain.."


"Melihat Bei Ming Sen Kung sama dengan melihat dirinya...kamu harus tunduk padanya Siau Yu.."

__ADS_1


"Begitulah bunyi pesan guru ku sebelum pergi.."


ucap mahluk itu memberikan penjelasan.


"Jadi nama mu Siau Yu..?"


ucap Lu Sun yang mulai mengerti, sambil bertanya Lu Sun mengulurkan tangannya memanjang keatas menyentuh telapak kaki depan mahluk itu dengan hangat.


Sedangkan tangan lainnya digunakan Lu Sun untuk membelai kepala ikan mahluk itu dengan penuh kasih.


Lu Sun tiba-tiba merasakan perasaan yang sama seperti hubungan nya dengan Siau Hei Lung (Naga Hitam Kecil ) yang sudah meninggal saat membantunya menghadapi Monster hijau.


Perasaan akrab dan haru menyelimuti perasaan Lu Sun, tanpa sadar dua butir air bening runtuh dari matanya.


Mahluk itu seakan bisa merasakan getaran kasih sayang yang Lu Sun tunjukkan, lewat belaian penuh kasih sayang.


Mahluk itu melenguh kecil memejamkan matanya, menyandarkan kepalanya di atas tanah menikmati belaian hangat tangan Lu Sun.


Dari sepasang mata mahluk itu yang terpejam mengalir dua titik air bening.


"Tuan cepat tampung air mata ku bisa membangkitkan orang dari kematian dan memulihkan kekuatan dewa seseorang.."


ucap mahluk itu mengingatkan Lu Sun.


Lu Sun buru-buru mengeluarkan dua buah botol untuk menampung air mata mahluk itu.


"Tuan aku harus kembali kedalam air energi ku mulai terkuras, bila terlalu lama berada di darat.."


ucap mahluk itu menunggu ijin dari Lu Sun.


Lu Sun mengangguk dan berkata,


"Silahkan tapi jangan pergi jauh, masih banyak hal yang ingin ku bicarakan dengan mu."


"Tentu tuan nanti aku akan membawa mu ke sarang ku, di sana kita bisa bicara dengan puas.."


"Tuan gunakan mutiara ku ini, tuan bisa bebas bernafas dalam air dengan bebas ."


ucap Siau Yu Sebelum masuk kedalam air.


Lu Sun menerimanya, lalu dia menyusul mahluk itu terjun kedalam air.


Dengan menggunakan mutiara itu, Lu Sun bahkan bisa berkomunikasi di dalam air dengan mahluk itu.


Lu Sun tadinya sempat berpikir akan menolak mutiara tersebut, karena dia bisa berubah menjadi ikan yang bebas bergerak mengikuti mahluk itu.


Tapi akhirnya dia membatalkannya, karena dia tidak tahu berapa lama akan di ajak berada di tempat kediaman Siau Yu, bila terlalu lama, bukankah dia akan kehabisan Chi di sana.

__ADS_1


Dengan pertimbangan ini, Lu Sun pun tidak jadi menggunakan sihir perubahan wujud nya.


Dan memutuskan menerima mutiara mahluk itu.


"Tuan duduk di punggung ku saja biar cepat.."


ucap mahluk itu menunggu Lu Sun berenang mendekatinya.


Lu Sun meluncur cepat dan mendarat dipunggung mahluk itu, di dalam hati Lu Sun berpikir untung aku tadi tidak berlagak sok hebat, bila ya malah aku tidak bisa berkomunikasi dengan Siau Yu sebebas ini.


Setelah memastikan Lu Sun sudah duduk dan berpegangan dengan benar, Siau Yu kemudian berenang dengan sangat cepat masuk ke dasar danau.


Siau Yu membawa Lu Sun melewati sebuah celah yang terbuka di dasar danau, tapi dari atas tidak terlihat, karena tertutup rumput di dasar danau yang bergoyang goyang.


Setelah di tembus rumput rumput panjang di dasar danau, baru terlihat sebuah celah besar yang merekah lebar.


Siau Yu terus menyelam masuk kedasar danau melewati celah yang terbuka tersebut.


Celah itu cukup dalam hampir 100 meter masuk ke dalam dasar celah.


Mereka baru menemukan sebuah dasar danau lainnya yang luas dan terang.


Cahaya di dasar danau itu muncul dari bawah.


yang menerangi seluruh permukaan nya.


Lu Sun tidak mengerti asal cahaya dari bawah.


Dia juga tidak bertanya dan mencari tahu, dia hanya duduk diam, membiarkan Siau Yu membawa dirinya terus meluncur ke arah depan dengan sangat cepat.


Setelah membawa Lu Sun melewati jalan berkelok-kelok yang sebentar gelap sebentar terang.


Akhirnya Siau Yu mulai berenang naik ke permukaan, mereka muncul ke permukaan air yang ternyata adalah sebuah gua di dalam perut Gunung.


Siau Yu membawa Lu Sun ke bagian yang landai, setelah naik ke permukaan tanah landai Siau Yu pun berkata,


"Tuan turunlah, kita bicara dengan tenang di sini tanpa gangguan."


"Aku bisa berendam di sini sambil ngobrol dengan Tuan."


"Nah sekarang apa yang ingin tuan ketahui ? katakan saja, bila Siau Yu tahu Siau Yu pasti akan menjawabnya.."


Lu Sun mendarat ringan di atas pasir yang lembut, setelah mengedarkan pandangannya sesaat, dia pun bertanya.


"Siau Yu tempat ini ada di mana ? apa nama tempat ini ? bagaimana kamu bisa menemukan tempat ini..?"


Tempat ini terletak di dasar perut gunung Monkhairkhan, yang merupakan salah satu puncak tertinggi deretan pegunungan Altai.

__ADS_1


__ADS_2