KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
53. Kembali ke Rumah 6: Munculnya Jendral dan Pasukannya


__ADS_3

Benua Bawah, Kekaisaran Bawah, Kerajaan Tengah, Wilayah Kota Jin, Di dalam Hutan Kematian.


"Tuan...". Klaus dengan sigap menyambut Wu Shen dengan hormat, ia seperti pelayan Restoran yang menyambut pelanggan nya.


"Di mana penyusup nya?". Tanya Wu Shen.


"Di sana Tuan, saya sudah mengeluarkan semua senjata dan beberapa obat untuk percobaan bunuh dirinya". Ucap Klaus sambil menunjuk seorang pria remaja yang umurnya sekitar 21 tahunan.


Sebelumnya Klaus juga sudah memeriksa seluruh badan pria itu dan mengambil semua senjata dan obat yang kemungkinan untuk dirinya bunuh diri.


"Sepertinya kau sudah terlatih yah...". Kata Wu Shen sambil berjalan santai ke arah pria tersebut.


Pria itu berumur sekitar 21 tahunan, raut wajah nya seperti orang biasa lainnya, postur tubuhnya agak kekar namun masih standar, rambutnya pendek seperti Shen Long saat ini dan berwarna hitam.


Seluruh tubuh dan badannya bersimbah darah, kepalanya di curigai telah sobek karena banyak darah di dahinya, tangan kanannya putus dan kedua kakinya berdarah tak bisa di gerakkan.


"Euugh...". Pria itu tak bisa banyak bicara karena terluka di semua tubuhnya.


"Klaus, sepertinya kau bertindak terlalu berlebihan". Ucap Wu Shen yang memunggungi Klaus.


"Maaf Tuan, larinya begitu kencang jadi aku setrum kakinya dan memutuskan tangan kanannya karena dia melawanku tadi". Jelas Klaus.


"Baiklah, aku mengerti itu". Kata Wu Shen singkat.


"Nah, sekarang jawab pertanyaan ku...."


"Kau siapa? Dari mana asal mu? Kenapa kau menyusup di area Istana Kerajaan Tengah??". 3 Pertanyaan keluar dari mulut Shen Long.


"....". Beberapa detik telah terlewat, namun hanya keheningan saja yang menjawab pertanyaan Wu Shen saat ini.


"Klaus...". Kata Wu Shen sambil melihat pria itu dengan mata melotot.


"Baik Tuan...". Klaus mengerti apa yang di maksud Tuannya, ia segera berjalan ke arah pria yang tak berdaya itu sambil membuat Pedang Petir dari tangan kanannya.


Terlihat Pedang yang terbuat dari Petir Hitam dan itu sangat tajam, panjangnya sekitar 2,5 meteran dan di selimuti oleh banyak percikan Petir Hitam.


"Hoo.... itu Pedang Petir Hitam: Kurozuma yah? Meskipun ini sudah ke berapa kalinya aku melihat nya, tapi itu memang sungguh pedang yang tajam dan cepat di tangan Klaus". Gumam Wu Shen yang mengingat Pedang Kurozuma milik Klaus di ingatan Kakek Tian.


"Tusk...". Pedang Kurozuma menancap di bahu kiri pria itu.


"Arrrrrrrrgh......". Teriak pria yang tak berdaya itu.


"Jawab pertanyaan Tuan, jika tidak.... Kau akan ku siksa hingga merasa mati 1000 kali!!". Ancam Klaus pada pria tersebut.


"Ba.... bai..k". Jawab Pria itu dengan terbata bata, ia masih terlihat sangat kesakitan walaupun Pedang Kurozuma Klaus sudah di cabut, namun efek dari setruman yang di sebabkan oleh percikan Petir Hitam Pedang Kurozuma sangat perih di dalam daging pria itu.


"Jawab pertanyaan ku yang tadi!!". Ucap Wu Shen pada pria tersebut.


"Na...namaku Fu Ho, Aku berasal dari Pasukan Rahasia Kekaisaran Bawah...". Jawab pria itu yang mengaku sebagai Fu Ho dan Pasukan Rahasia Kekaisaran Bawah.


"Pasukan Rahasia? Lalu kenapa kau menyusup di Istana Kerajaan Tengah?". Tanya Wu Shen.


"Aku di perintah oleh atasan untuk mengawasi para peserta yang akan mengikuti Turnamen Pemerintah Dunia di Babak antar Kerajaan dan Kekaisaran". Jawab Fu Ho dengan jelas.

__ADS_1


"Mengawasi? Atau membunuh??". Tatapan tajam di arahkan Wu Shen ke Fu Ho.


"Ak... aku...". Fu Ho merasa gugup dia menjadi gagap.


"Sebelumnya di Ruang Pelatihan milik Keluarga Wu Liang, aku bertarung dengan Wu Feng. Lalu aku merasakan hawa pembunuh dari tempatmu menyusup, kau ingin membunuh Wu Feng kan??". Tanya curiga Wu Shen.


"....". Lagi lagi Fu Ho hanya menjawab dalam diam.


Klaus dengan mata yang tajam memelototi Fu Ho dan bersiap menusuk Pedang Kurozuma ke perut Fu Ho.


"Tunggu sebentar!!". Fu Ho dengan cepat berbicara sebelum Pedang Kurozuma menancap di perut Fu Ho.


"Yah, aku memang ingin membunuh Wu Feng. Aku di perintahkan Komandan Rahasia dari Kekaisaran Bawah untuk membunuh atau membasmi Keluarga Wu, alasannya...... Jangan tanya padaku, karena memang aku tidak tau...". Lanjut Fu Ho menjawab pertanyaan Wu Feng yang tadi.


"Apa alasannya menurutmu?? Kau pasti tau, kenapa pimpinan mu menyuruhmu untuk membasmi Keluarga Wu...". Tanya Wu Shen lagi, memaksa Fu Ho untuk menjawab.


"Baiklah, aku akan menjawab itu tapi ini hanya sekedar kemungkinan saja, jadi bisa benar dan bisa saja salah...."


"1 tahun setengah yang lalu, Komandan Rahasia dari Kekaisaran Bawah mengadakan pertemuan penting yang di hadiri oleh semua Komandan Rahasia lainnya dari Kerajaan Bawah hingga Atas, semua hadir sesuai dengan jadwal dan jam yang di tentukan"


"Awalnya Komandan membahas perihal tentang keadaan anak yang lahir di Zaman Keemasan yang sedang atau bahkan sudah terjadi di beberapa tahun belakangan ini, lama kelamaan topik pembahasan Komandan berubah menjadi Raja Iblis"


"Komandan ku berkata bahwa, sebenarnya di Turnamen Pemerintah Dunia nanti ia akan memberontak dan melawan Pemerintah Dunia di bawah kepemimpinan Raja Iblis"


"Lalu ia menawarkan hal itu kepada para Komandan Rahasia lainnya dan hebatnya lagi, Komandan Rahasia dari Kerajaan Bawah dan Atas menyetujui akan ikut dalam pemberontakan itu"


"Namun Komandan Rahasia dari Kerajaan Tengah bilang ingin mempertimbangkannya terlebih dahulu, setelah itu rapat tersebut selesai".


Di sini Komandan Rahasia dan Komandan Utama itu berbeda, Ayah Wu Shen adalah Komandan Rahasia dari Kerajaan Tengah, itulah kenapa hanya Kerajaan Tengah saja yang mungkin akan menolak ajakan pemberontakan tersebut.


Di karenakan Wu Liang sekarang adalah saudara dekat dari Raja Kerajaan Tengah, jadi itu adalah alasan yang kuat kenapa Wu Liang menolak ajakan dari Komandan Rahasia dari Kekaisaran Bawah.


Komandan Utama sendiri bertugas di bawah langsung dari Tangan Kanan Sang Raja, jadi Komandan Utama yang tampil di publik sedangkan Komandan Rahasia yang tampil dalam bayangan Sang Raja.


"Lalu kenapa Sang Kaisar Bawah tidak mengetahui rencana Komandan Rahasia kalian? Bukannya itu masih dalam area Istana Kekaisaran??". Tanya Wu Shen penasaran.


"Itu karena sebagian besar Pasukan yang Kaisar Bawah miliki berpihak pada Komandan Rahasia kami, Komandan memiliki kekuatan yang bisa menghancurkan seluruh Kota dalam sehari, namun di sisi lain Sang Kaisar Bawah juga memiliki kekuatan seperti itu, jika tidak beliau tak mungkin jadi Kaisar Kekaisaran Bawah". Jawab rinci Fu Ho.


"Kenapa kau tidak melapor langsung pada Kaisar?". Tanya Wu Shen lagi.


"Karena diriku di awasi oleh alat pengintai rahasia, namun sekarang itu sudah hancur karena Garuda Petir Hitam itu, dan sekarang mungkin dari pihak Komandan pasti akan mencari ku". Jelas Fu Ho.


"Baiklah, ini pertanyaan terakhir dariku dan mungkin pertanyaan ini bisa menyelamatkanmu jika kau menjawabnya dengan baik". Ucap Wu Shen dengan tenang.


"Aku akan menjawabnya!!". Jawab tegas Fu Ho.


"Bagaimana jika kau jadi Pasukan Bayanganku?". Tanya Wu Shen dengan senyum seramnya.


"Pasukan Bayangan??". Tanya heran Fu Ho.


"Aku mempunyai Jurus yang bisa membuat penggunanya menjadi sebuah Bayangan dan Jurus itu tingkatannya ada di Tingkat Langit, selain itu penguasaan Jurus itu aku jamin dalam waktu seminggu dari sekarang kau akan menguasainya hingga di Tingkat Mahir, itu dalam pembelajaran ku". Jelas Wu Shen tentang Pasukan Bayangan.


"Bukankah kau baru di Tingkat Kristal Bintang 1?? Kenapa kau bisa menguasai Jurus yang setingkat itu??". Tanya Fu Ho penasaran.

__ADS_1


"Itu rahasia, sekarang tugasmu adalah menjawab pertanyaan ku saja. Apakah kau mau jadi Pasukan Bayanganku dan mengabdi padaku selamanya, atau kau akan mati di sini tanpa jejak??". Kata Wu Shen dengan nada yang serius.


"Ya... Iya, aku mau! Aku mau jadi Pasukan Bayanganmu dan mengabdi padamu selamanya!!". Jawab cepat Fu Ho tanpa ragu dan pasti.


"Baiklah, sekarang aku akan menyembuhkan mu". Kata Wu Shen sambil menjulurkan tangan kanannya dan merapalkan beberapa mantra penyembuh.


Dalam sekejap dan tiba tiba, luka yang di alami Fu Ho sembuh total dan tangan kanannya yang putus telah beregenerasi lagi.


"Jurus ini...". Gumam Fu Ho sambil melihat ke arah Wu Shen.


"Tuan, hamba siap melayani anda...". Tanpa basa basi Fu Ho langsung hormat dan sopan lalu membungkuk di hadapan Wu Shen.


"Jangan hamba, santai saja....". Ucap tenang Wu Shen.


"Baiklah, kalau begitu... Saya akan turuti kemauan Tuan dan saya akan menjawab semua pertanyaan Tuan, karena Tuan sudah memberi saya kesempatan kedua untuk merubah dan memperbaiki sifat kelakuan buruk saya yang sebelumnya..". Balas Fu Ho dengan pembawaan yang sedikit agak rileks.


"Bagus, ini adalah Kitab dari Jurus Bayangan yang ku maksud. Klaus, panggil anak buah mu untuk mengawasi dan melatihnya...". Kata Wu Shen sambil menyerahkan Kitab Jurus Bayangan, serta memerintah Klaus untuk memanggil anak buah nya untuk mengawasi dan melatih Fu Ho.


"Siap, Tuan akan ku panggil. Jendral Farus keluarlah!!". Ucap Klaus memerintah anak buah nya yang ternyata selevel Jendral.


Terlihat Petir Hitam yang menyambar ke hadapan Klaus dan terbentuklah sebuah sosok seperti Singa yang bisa berdiri, ia saat ini sedang membungkuk hormat pada Klaus dan juga Wu Shen.


"Saya Jendral Farus dari Pasukan Petir Hitam, siap untuk bertugas!". Ucap Jendral Farus pada Klaus sebagai Komandan Petir Hitam.


"Jendral Farus, ku tugaskan kau untuk mengawasi dan melatih nya mempelajari Kitab Jurus Bayangan, apa kau mengerti?!!". Ucap tegas Klaus sambil menunjuk Fu Ho.


"Siap, saya mengerti Komandan!! Akan saya laksanakan!!". Dengan tegas juga, Farus menjawabnya.


"Baiklah, masalah di sini sudah selesai. Farus, sebaiknya kau bawa Pasukan Petir Hitam mu untuk berjaga menemanimu juga, karena dia sekarang sedang di cari oleh Komandan Rahasia dari Kekaisaran Bawah ini, berhati hatilah!!". Wu Shen mengingatkan Farus.


"Baik Tuan, akan saya bawa Pasukan saya!!". Jawab tegas seorang Jendral Pasukan, Farus.


"Oh iya, ini pegang lah....". Kata Wu Shen sambil melempar sesuatu pada Fu Ho.


"Ini.... Batu Teleportasi Sekali Pakai, untuk apa ini Tuan?". Tanya Fu Ho penasaran.


"Nanti kau akan tau sendiri, Farus aku akan mengabari mu nanti....". Ucap Wu Shen, setelah itu dia menghilang dari tempatnya berada.


Sekarang yang tertinggal adalah Fu Ho, Farus dan Klaus.


"Sudah, aku akan pergi dulu. Farus, laksanakan tugasmu dengan baik!!". Kata Klaus dengan cepat lalu ia menghilang seperti Wu Shen.


Farus di sisi lain hanya menganggukkan kepalanya, lalu ia segera memanggil Pasukan Buatan dengan Level Pasukan, ia memanggil Pasukan terbaiknya.


"Kiran, Jiren, Shian kemarilah!!". Gumam Farus memanggil Pasukan Terbaiknya.


"Zerb.. zerb.. zerb..". Datangnya 3 buah kilatan Petir Hitam yang menyambar di hadapan Farus.


Muncullah 3 hewan seperti Kumbang, Kadal dan Kuda dengan ukuran yang berbeda, mereka semua juga bisa berdiri tegak.


"Kalian dengar apa kata Tuan barusan kan? Sekarang lakukan Tugas kalian! Berpencar!!". Dengan cepat Farus langsung memerintahkan 3 Pasukan Terbaiknya untuk mengawasi area sekitar, sedangkan dirinya juga melakukan tugasnya.


Fu Ho telah habis kata katanya karena ia bingung sebenarnya, Jurus apa yang di gunakan Tuan nya ini, sehingga bisa mengeluarkan Hewan aneh yang kuat seperti ini.

__ADS_1


__ADS_2