KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
LABORATORIUM RISET RAHASIA


__ADS_3

Pikir Ming Dao menebak-nebak, dia lalu berdiri dari kursinya menghampiri brangkas rahasianya.


saat pintu brangkas terbuka, dia kembali berdiri terpaku melihat keadaan brangkasnya.


Ming Dao terjatuh berlutut dengan lemas diatas lantai.


"Keparat...!! Bangsat...!! pengecut keluar lah...!!"


teriak Ming Dao emosi sambil memukul lantai disebelahnya dengan kesal.


"Brakkkk...!!"


lantai di sebelahnya langsung berlubang.


Ming Dao mengedarkan pandangannya dengan tajam melihat sekitarnya, matanya menyapu keseluruh ruangan dia berada saat ini.


Dia mencoba menggunakan tehnik mendeteksi keberadaan lawan yang tersembunyi.


Di pandangan matanya muncul sebuah layar monitor, yang bisa memperbesar seluruh benda kecil di dalam ruangan nya hingga terlihat jelas.


Selain itu di sebelah kanan atas ada penjelasan semua benda dan mahluk hidup yang di lihatnya.


Untungnya Lu Sun yang berubah menjadi seekor lalat buah yang halus, meski terlihat tetap tidak bisa di ketahui itu jelmaan Lu Sun.


Karena dia tetap terlihat sama persis dengan seekor lalat buah yang halus.


Setelah mengedarkan pandangannya tidak berhasil mendeteksi apa pun, dengan emosi Ming Dao berteriak,


"Keluarlah bangsat...!! jangan menjadi pengecut...!! kalau mau menarget ku aku akan melayani mu bangsat....!!"


Teriakan Ming Dao sia-sia tidak ada jawaban balasan sama sekali, Dia jadi terlihat seperti orang gila yang bicara sendiri.


Lu Sun berada dalam wujud lalat kecil, belum mau melayani tantangan Ming Dao.


Dia masih belum puas menyiksa dan mempermainkan perasaan orang ini.


Tadi dia sedikit kaget, saat Ming Dao seolah-olah bisa melihat dirinya dengan jelas.


Selain itu kekuatan Ming Dao yang meningkat pesat juga membuatnya heran.


Ming Dao adalah orang awam yang tidak berkultivasi, bagaimana mungkin dia bisa punya kekuatan sebesar itu dalam waktu singkat.


Hal ini termasuk sangat aneh pikir Lu Sun, meski yang terlihat saat ini, bagi Lu Sun itu Kekuatan bukan masalah baginya.


Tapi sebelum memastikan Kekuatan Ming Dao sesungguhnya, Lu Sun tidak akan muncul menghadapi nya.

__ADS_1


Ming Dao yang merasa tidak ada respon dari lawan nya dengan uring-uringan dia membuka laptopnya .


Mengecek keberadaan saldonya, takut saldonya di bank juga di sikat orang, ini bisa gawat.


Ming Dao memasukkan password dan kode pin rahasianya, sehingga dia bisa melakukan berbagai transaksi di akun bank miliknya.


Setelah memastikan semua aman, Ming Dao baru keluar dari menu internet banking nya.


Ming Dao Kemudian keluar dari program laptopnya mematikan laptop kemudian pergi.mandi.


Setelah Ming Dao pergi Lu Sun muncul merusak semua CCTV di dalam ruangan tersebut.


Dia baru membuka dan mensabotase saldo rekening Ming Dao untuk ditransfer ke rekening Yayasan amal Ying Ying..


Selesai melakukan aksinya, Lu Sun kembali berubah menjadi seekor lalat kecil tetap berdiam di ruangan tersebut.


Beberapa saat kemudian Ming Dao terlihat duduk didalam mobil Lamborghini miliknya bergerak meninggalkan kediaman nya.


Mobil Ming Dao bergerak dengan kecepatan tinggi, masuk ke jalan bebas hambatan, Kemudian saat ada plang berwarna hijau bertulisan QiXia San.


Ming Dao membelokkan mobilnya mengambil jalan menuju Qi Xia San sesuai petunnuk plang berwarna hijau itu.


Beberapa saat kemudian mobil Ming Dao terlihat meninggalkan pos jaga jalan bebas hambatan.


Semakin lama semakin sepi, di sebuah jalan kecil yang menembus kedalam hutan belantara di gunung itu


Mobil Ming Dao membelok masuk ke jalan tersebut, hingga tiba disebuah jalan setapak Ming Dao memarkirkan mobilnya di sana.


Lalu dia melewati jalan kecil yang terus menanjak dengan berlarian ringan dan berlompatan layaknya seorang ahli Ilmu ringan tubuh.


Ming Dao tiba di sebuah tebing tinggi, dia mengedarkan pandangannya melihat sekitarnya, dia memastikan disana tidak ada siapapun yang sedang mengintainya.


Ming Dao menyingkirkan beberapa akar rambat yang menutupi dinding tebing, lalu memutar sebuah tonjolan batu.


Dinding tebing terbuka sendiri, ada sebuah lubang gelap seukuran tubuh manusia biasa.


Ming Dao bergegas masuk kedalam, Pintu gua pun kembali tertutup setelah Mimg Dao masuk kedalam .


Begitu pintu tertutup keadaan di dalam malah cukup terang, lampu berwarna kuning menerangi seisi gua.


Ming Dao menyusuri jalan masuk terus kedalam gua, kelihatannya gua ini adalah gua bekas tambang.


Tonggak kayu yang di gunakan sebagai tiang penyangga, agar langit-langit gua tidak runtuh ke bawah, masih terlihat jelas ada di berbagai tempat.


Ming Dao terus masuk kedalam hingga tiba di ujung sebuah lorong yang tertutup pintu besi.

__ADS_1


Ming Dao menggunakan gangang pistolnya untuk mengetuk pintu besi itu secara berirama.


Sebuah pintu kecil terbuka, seseorang menggunakan lubang itu untuk melihat siapa yang datang.


Saat melihat yang datang adalah bos nya, dia buru-buru membuka pintu untuk Ming Dao.


Begitu pintu terbuka terlihat sinar lampu putih terang benderang membias keluar dari dalam ruangan.


Di dalam ruangan terlihat 4 orang pria bule bertubuh tinggi besar membawa senjata Laras panjang semi otomatis.


Mereka bersiaga menjaga di balik pintu, di dalam ruangan yang luas di dalam sana terlihat banyak peneliti berseragam putih berseliweran di dalam ruangan tersebut.


Berbagai macam eksperimen di lakukan didalam sana, semua menggunakan peralatan komputer yang canggih.


Terdapat berbagai jenis hewan seperti elang, Gorila, macan kumbang macan tutul, harimau, singa, buaya, ular dari yang besar hingga kecil, serigala, Gajah.


Hampir semua jenis hewan ada di sana dan sedang di jadikan alat penelitian oleh para ilmuwan berjas putih itu.


Di ruangan berikutnya banyak terdapat tubuh manusia di bekukan di sebuah tabung kaca.


Manusia itu semua terlihat tel*njang tanpa busana sama sekali.


Ada yang berada dalam posisi meringkuk,.ada yang berdiri.


Kondisi yang sama adalah sepasang mata mereka tertutup rapat seolah-olah sudah meninggal.


Melewati ruang manusia beku Ming Dao tiba disebuah ruangan yang di penuhi dengan berbagai macam jenis senjata dan berbagai macam jenis ilmu tehnik beladiri mulai dari yang modern sampai kuno.semua diteliti di sana.


Dengan dipadu dengan peralatan canggih seperti komputer, tidak tahu apa yang sedang mereka riset.


"Bagaimana apakah sudah berhasil ?"


tanya Mimg Dao kepada para peneliti di ruangan Tersebut.


Orang-orang itu mengangguk dengan semangat dan berkata,


"Sedikit lagi, hampir berhasil tinggal di sempurna kan saja lagi."


"Bagaimana dengan penelitian menemukan titik lemah lawan, penelitian meniru gerakan lawan, dan penelitian meningkatkan kekuatan setara dengan kekuatan lawan.?"


"Hampir tuan, mohon bersabar sebentar, dua hari lagi, ku kira semua akan selesai."


Ming Dao mengangguk senang dan berkata,


"Lanjutkan saja pekerjaan kalian tidak perlu memikirkan kehadiran ku."

__ADS_1


__ADS_2