
Benua Bawah, Kekaisaran Bawah, Kerajaan Atas, Kota Zong, di dalam Arena Pertarungan Kerajaan Atas.
Sudah sekitar 40 menit setelah peserta di istirahatkan, ke 10 peserta masih beristirahat, ada juga yang datang berkunjung ke Sekte, Clan dan Perguruan karena di undang oleh mereka.
Seperti Wu Shen yang sekarang ada di Ruang VIP Perguruan Berbintang, dia di undang oleh Chu Ning untuk mengunjungi Perguruan nya, yang berakhir dia menerima tawaran untuk bergabung dengan Perguruan Berbintang.
Ada juga Yu Zuan, dia memilih untuk hanya mengunjungi saja. Dia berkunjung ke Clan Tang, Sekte Teratai Emas, Sekte Harimau Putih dan beberapa Sekte dan Clan Besar lainnya yang terkenal di Kerajaan Atas.
Alasan Yu Zuan hanya berkunjung adalah karena dia masih belum berniat untuk bergabung, dia masih belum memutuskan untuk bergabung dengan Sekte atau Clan mana saat ini.
Ke 10 peserta lainnya juga mengalami hal seperti itu, mereka masih belum memutuskan untuk bergabung dengan siapa, mereka mengatakan bahwa di akhir pertandingan nanti mereka akan memutuskan untuk bergabung dengan Sekte, Clan dan Perguruan yang mana.
Para penonton juga makan dan minum di tempat nya sekarang, karena yang jualan adalah penjual keliling dan itu berjumlah cukup banyak, jadi penonton tak usah keluar Arena Pertarungan untuk membeli makanan dan minuman.
Di atas Arena Pertarungan sekarang sangat kosong dan sepi tak ada seorang pun di sana, semua kerusakan yang sebelumnya ada sudah di perbaiki oleh petugas yang menangani permasalahan tersebut.
Selang waktu beberapa saat, Hong Fang si Juri Utama Turnamen hari ini berjalan ke arah pusat di atas Arena Pertarungan, para penonton, peserta dan lainnya bingung dengan hal itu karena waktu istirahat masih berjalan sekitar 45 menit an.
"Baiklah, kalian pasti bingung dengan aku si Juri Utama ada di atas sini". Setelah sampai di tengah Arena Lapangan, Hong Fang mulai berseru lantang agar semua yang ada di dalam Arena Pertarungan bisa mendengarnya.
"Babak Pertama sudah berakhir, sekarang waktunya Babak berikutnya untuk di lanjutkan"
"Sebelum itu, saya akan menjelaskan aturan nya terlebih dahulu. Di antaranya adalah :
Babak Kedua kali ini adalah pertarungan kelompok, yaitu 3 vs 3.
Setiap kelompok harus mengalahkan musuhnya sampai tak tersisa, artinya kalian boleh untuk saling membunuh satu sama lain dengan musuh kalian.
Jika di dalam kelompok masih ada 1 orang peserta dan dia belum menyerah, pertandingan masih bisa di lanjutkan.
Peserta di nyatakan kalah jika dia menyerah, namun itu hanya peserta yang menyerah saja, jika 1 kelompok memutuskan untuk menyerah maka seluruh peserta di kelompok tersebut akan di nyatakan kalah secara otomatis.
Peserta yang kalah bisa langsung memilih untuk masuk atau bergabung dengan Sekte, Clan dan Perguruan yang telah atau akan memilih kalian nanti.
Peserta yang menang akan lanjut ke Babak Penyisihan, ada 4 peserta nanti di akhir dan ke 4 peserta di akhir harus mengeluarkan seluruh kemampuan kalian agar para wakil Sekte, Clan dan Perguruan memerhatikan kalian dengan baik."
"Kurang lebih seperti itu, keputusan kami para juri sudah bulat dan yakin. Sebagian dari kalian pasti tidak akan menerima pertandingan ini, karena ada 10 peserta di sini dan 1 peserta akan berada dalam posisi aman secara langsung dia tak bertanding"
"Kami sudah mendiskusikan hal ini dengan sangat rapi dan berpikir ulang lagi, kami memutuskan peserta nomor urut 100 Yu Zuan untuk di lolos kan di babak ini, alasan nya kalian para peserta pasti sudah tau"
"Nah, sekarang pembagian kelompoknya :
Kelompok 1: Su Jin, Hu Rong dan Kin Shin.
Kelompok 2: Yu Kong, Xu Yui dan Kin Xin.
Kelompok 3: Qin Liang, Xiao Na dan Shen Long."
__ADS_1
"Itu saja pengumuman yang saya sampai kan, sekarang kalian bisa berdiskusi satu sama lain dengan kelompok kalian, 10 menit lagi Babak Kedua akan di mulai".
Hong Fang mengumumkan tentang Aturan Babak Kedua dan Pembagian Kelompok, Yu Zuan di lolos kan di Babak Kedua karena para juri meyakini dia yang terkuat di antara ke 10 peserta yang lolos.
Jika dia ada di salah satu kelompok tersebut, para juri yakin dia akan menang, entah itu secara individu ataupun kelompok.
Jadi para juri ingin pertandingan yang adil, maka dari itu mereka memutuskan untuk meloloskan Yu Zuan langsung ke Babak Penyisihan nanti.
Saat ini para peserta mulai berkumpul dengan kelompoknya masing masing, mereka berdiskusi masalah pembagian menyerang dan bertahan.
Begitu juga dengan Wu Shen, dia satu kelompok dengan Qin Liang, dan satu nya lagi adalah gadis muda yang kecil.
Yu Zuan di sisi lain hanya duduk di kursi peserta saja, dia ingin melihat pertarungan yang mungkin akan seru nanti.
Di Kelompok 1.
"Baiklah, saat ini kita bertiga adalah kelompok 1. Aku yakin kita yang akan bertarung duluan, lawan nya adalah kelompok 2 dan di sana ada seseorang yang masih belum selesai urusannya denganku, biar aku yang mengurusnya 1 vs 1. Kalian berdua terserah mau ngapain di dalam pertandingan nanti, yang terpenting Yu Kong adalah milikku!!". Kata Su Jin saat berdiskusi pertama kali.
"Baiklah, aku juga seperti itu. Dia adalah kakakku dan aku ingin sekali mengalahkannya dalam pertandingan 1 vs 1, selama ini aku masih kalah darinya". Kata Kin Shin yang menunjuk Kin Xin di kelompok 2 dengan percaya diri.
"Haaah... Kalian ini, kita kelompok loh bukan individu. Apa kalian yakin dengan keputusan kalian?". Dimana ada perseteruan di situ pasti ada yang mendamaikan, tidak lain dia adalah gadis bernama Hu Rong.
"Aku sudah yakin dengan keputusanku!!". Jawab Su Jin.
"Aku pun begitu". Jawab singkat Kin Shin.
"Baiklah jika kalian sudah yakin, aku akan urus sahabatku Xu Yui untuk kalian, benar benar yah kalian masih seperti anak kecil saja". Balas Hu Rong dengan terpaksa, dia harus berhadapan dengan sahabatnya yaitu Xu Yui.
Kelompok 1 sudah berdiskusi, mereka sudah yakin dengan keputusan dan keadaannya nanti.
"Aku meyakini bahwa Su Jin pasti berencana untuk bertanding 1 vs 1 denganku, karena kami memang berjanji untuk melanjutkan pertarungan di babak kali ini". Yu Kong memulai percakapan setelah kelompok 2 sudah berkumpul.
"Jika begitu, adikku Kin Shin pasti akan melawan ku 1 vs 1 juga karena terobsesi oleh teman mu itu". Kata Kin Xin yang memahami perkataan Yu Kong.
"Apa katamu?? Dia bukan temanku! Kami baru saja bertemu saat di Babak Pertama tadi, jadi kami tak saling mengenal satu sama lain". Yu Kong tak mau menganggap Su Jin sebagai temannya.
"Baiklah baiklah, kalian tak usah mempermasalahkan hal sekecil itu". Xu Yui dengan suara yang indah nya akhirnya berkata, dia meredakan emosi yang terjadi di dalam kelompoknya.
"Aku tak mempermasalahkannya, lalu langkah apa yang harus kita jalani saat ini? Apa kita akan bertarung 1 vs 1, bukan sebagai kelompok??". Jawab Kin Xin di sertai pertanyaan.
"Itu terserah kau saja, tapi aku yakin. Su Jin hanya akan bertarung denganku dan dia tak akan mempedulikan yang lain". Yu Kong mempunyai firasat akan hal itu.
"Baiklah aku mengerti keadaannya, bagaimana jika kita jebak saja mereka?". Dengan pemikiran yang luar biasa, Xu Yui hanya memikirkan tentang kemenangan saja.
"Apa? Menjebak mereka? Aku tak yakin itu bisa di lakukan nanti, adikku Kin Shin pemikirannya juga sangat dewasa dengan usia nya saat ini, dia memiliki banyak taktik dan skill yang luar biasa tapi masih kalah dengan ku sih hehe...". Dengan kesombongan yang tak berarti, Kin Xin mempermalukan adiknya sendiri di depan kelompoknya.
"Haha.... Tenang saja, pemikiran ku juga tak seluas itu. Aku hanya mengatakan tentang jebakan, tidak membahasnya". Jawab Xu Yui.
"Sebentar, aku punya ide yang mungkin ini bisa jadi jebakan bagi mereka, apa kalian ingin mendengarnya??". Kata Yu Kong yang memikirkan tentang kata 'jebak' dari perkataan Xu Yui.
"Bicaralah". Kata Kin Xin dan Xu Yui secara bersamaan.
__ADS_1
Yu Kong mulai mengungkapkan apa yang di pikirkan nya saat ini, dia menjelaskan tentang jebakan yang nanti akan di gunakan oleh dia dan kelompoknya, menurutnya setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan nya masing masing, yang terpenting adalah bagaimana cara nya kita hanya menggunakan kelebihan dan menghilakan kekurangan nya.
Kelompok 2 sedang berdiskusi, begitu juga kelompok yang lain, Yu Zuan juga memperhatikan semua kelompok, menurutnya ini sangat membosankan karena dia langsung di loloskan di babak kedua ini.
Yu Zuan adalah remaja yang pendiam namun dia memiliki sesuatu yang berbeda di dalam dirinya, saat dia bertarung yang ada di pikirannya hanya kuat, kuat dan kuat.
Dia ingin menjadi sangat kuat dan lebih kuat lagi, alasan di balik itu adalah dia ingin mengalahkan Kakaknya.
Lalu di Kelompok 3.
"Baiklah, apa rencana kita sekarang?". Tanya Wu Shen dengan malas saat dia tau satu kelompok dengan Qin Liang.
"Sayang sekali, aku 1 kelompok denganmu. Padahal aku ingin mengalahkan mu di babak kali ini, Shen Long". Sahut Qin Liang keluar tadi topik pembahasan.
"Sudah lah kalian berdua, cukup untuk memperdebatkan masalah kalian. Kita di sini sebagai kelompok, jika kalian ingin bertarung lebih baik kalian keluar saja dari kelompok ini!!". Dengan wajah polos menakutkannya, Xiao Na kesal dengan dua orang kelompoknya.
Terasa seperti tersambar petir, Wu Shen dan Qin Liang terkejut dengan gadis muda yang kecil di hadapannya, tak hanya imut namun wajahnya juga terkesan polos, mereka kira gadis ini adalah tipe pendiam tapi berbeda saat berbicara.
Ketika gadis itu bicara, semua pemikiran yang ada di dalam otak Wu Shen dan Qin Liang hilang dan pudar, ternyata gadis itu sangat judes dan mungkin terkesan garang, karena tertutup dengan wajah putih polosnya jadi dia seperti gadis suci yang masih polos.
"Hei, apa kau sepemikiran denganku??". Tanya Qin Liang dengan berbisik ke Wu Shen.
"Ya, kukira aku saja yang berpikir begitu". Jawab Wu Shen dengan berbisik balik.
Pemikiran mereka hanya 1 yaitu, 'Ternyata dia bermuka dua'.
"Aku tau pemikiran kalian, sudah lah ayo kita selesaikan rencana kita. Waktu nya sudah hampir habis, kita harus merencanakan taktik dengan matang". Kata Xiao Na yang masih dengan wajah polos nya.
"Baiklah!!". Jawab Wu Shen dan Qin Liang secara bersamaan.
Para penonton saat ini sudah berkumpul kembali seperti sejak awal mereka datang, kursi mereka sudah di atur oleh petugas yang berjaga.
Mereka juga membeli banyak makanan serta minuman untuk di makan saat pertandingan babak kedua berlangsung nanti, ini seperti di dunia modern saat akan menonton bioskop.
Di Ruang VIP, semua para wakil dan orang yang di bawa setiap Sekte, Clan dan Perguruan tak sabar ingin melihat kemampuan sebenarnya dari jagoan mereka.
Waktu terasa singkat, 10 menit ternyata sudah terlewati. Hong Fang kembali ke atas Arena Pertarungan, untuk mengumumkan di mulainya pertandingan Babak Kedua.
"Baiklah, karena waktunya sudah selesai. Aku yakin ketiga kelompok ini sudah merencanakan banyak hal nanti di pertandingan, jadi tak sabar ingin melihat pertarungan para kelompok sekalian"
"Aku masih sebagai Wasit serta Juri Utama di pertandingan kali ini, apa kalian sudah siap???". Hong Fang berkata dengan sangat keras hingga seluruh Arena Pertarungan mendengarnya.
"YAAAA.......". Bukan hanya peserta yang menjawab, namun seluruh penonton yang ada juga ikut menjawab.
"Baiklah, yang akan bertanding pertama di babak kedua kali ini adalah...... Kelompok 1 vs Kelompok 2!!!"
"Di harap kedua kelompok untuk maju ke depan dan menunjukan kebolehan kalian, aturannya sudah di umumkan jadi aku tak usah mengulang kembali aturannya". Pertarungan babak kedua akhirnya akan di mulai, Kelompok 1 dan Kelompok 2 yang menjadi pembuka di babak kedua kali ini.
"Kedua kelompok sudah ada di Arena, BABAK KEDUA PERTANDINGAN PERTAMA DI MULAI!!". Dengan itu, akhirnya Babak Kedua di mulai.
~
__ADS_1
Sampai di sini dulu ya, jangan lupa Like setelah baca, Di Favorit kan, beri koin dan poin ya jangan lupa juga beri rate bintang 5. Itu semua akan mendukung Author yang masih Newbie ini, jangan lupa juga Like semua chapter nya. Hehe.... :)
Lanjut... :v