KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
LU SUN VS BLACK PANTHER 2


__ADS_3

Sebelum terpental Lu Sun sempat membalasnya dengan sebuah tamparan yang tepat mengenai rahang dan leher Black Panther.


Secara logika harusnya tangan Lu Sun tidak mungkin lebih panjang dari jangkauan kaki Black Panther.


Tapi kenyataannya berbeda dengan logika, ini karena lengan Lu Sun bisa memanjang tiba-tiba berkat Wu Xiang Sen Kung yang ajaib.


Black Panther yang terlalu gembira tendangannya berhasil mengenai sasaran, sangat terkejut saat tangan Lu Sun yang datang tiba-tiba dari arah tak terduga.


Menghantam rahang dan lehernya, bila tidak terlindungi secara otomatis oleh energi Chi Awan biru


Dia pasti akan tewas seketika, karena pukulan Lu Sun itu mampu menghancurkan sebuah batu karang menjadi tepung.


Black Panther terpental dengan pandangan gelap, sedangkan Lu Sun terhempas ke belakang merasa dadanya sedikit nyeri dan kesemutan.


Masing-masing berusaha memulihkan diri, Black Panther menggelengkan kepalanya berulang-ulang menghilang kan rasa pusing dan berkunang-kunang di kepalanya.


Sedangkan Lu Sun menarik dan membuang nafas panjang untuk menstabilkan goncangan di dada kanan nya.


Tidak sampai lima menit kedua orang itu kembali terlibat saling serang mulai dari bawah hingga melayang diudara, berputar-putar mengelilingi lapangan.


Benturan kaki dan tangan mereka membuat kaca dan gedung di sekitarnya pecah berantakan dan retak-retak.


Mereka berdua masih terlihat imbang belum dapat ditentukan siapa menang siapa kalah.


Berbagai jurus tendangan dan pukulan mereka lepaskan tai belum membuahkan hasil yang berarti.


Lu Sun merubah cara bertempur nya dengan Xi Xing Ta Fa dan Qian Kun Ta Lo Ih Sin Fa, tapi Black Panther dapat membaca ilmu-ilmu tersebut.


Dia selalu mengubah pukulan yang dia aliri tenaga dalam menjadi tenaga kasar.


Tapi Lu Sun dapat mengantisipasi pukulan tenaga kasar itu dengan Qian Kun Ta Lo Ih Sin Fa.


Sehingga serangan tenaga kasar itu juga berhasil di netralisir oleh Lu Sun dengan cukup baik.


Lu Sun menggantinya dengan Liu Mai Sen Cien yang menembaki kemanapun Black Panther bergerak.


Black Panther bergerak menghindar dengan lincah sesekali dia menggunakan Tapak Awan biru untuk menyambut Liu Mai Sen Cien.


Benturan tenaga dahsyat yang mereka berdua lepaskan menimbulkan ledakan di mana-mana

__ADS_1


Tampak bagian depan gedung disekitar mereka sudah hancur berantakan.


Bila bangunan itu tidak di desain dengan kuat menggunakan rangka baja tebal.


Pasti bangunan tersebut sudah roboh dari awal pertarungan, tapi bila pertarungan ini terus berlanjut bukan mustahil bangunan itu cepat lambat akan roboh


Lu Sun mulai memainkan jurus ciptaannya sendiri tubuhnya tiba-tiba berubah jadi delapan orang mengelilingi Black Panther dan mulai melepaskan serangannya dari 8 arah.


Black Panther mulai terdesak, dia seperti sedang menghadapi 8 kaki dan tangan yang terus bergerak menyerangnya dari 8 arah mata angin.


Tapi Permainan Tapak Awan biru yang rapat dan kokoh selalu berhasil menyambut setiap serangan yang Lu Sun lepaskan.


Sambil menangkis dan menghindar, Black Panther berpikir ilmu apa yang tepat menghadapi jurus andalan Lu Sun. ini.


Sambil berpikir Black Panther memperhatikan langkah Lu Sun setiap melakukan serangan dari bertahan.


Akhirnya dia mulai paham, dia pun mulai bergerak gesit menempel di satu orang dan mengikutinya berdasarkan formasi 8 diagram.


Dengan demikian dia mulai bisa menghindari serangan ke 7 orang lainnya, dan cukup fokus menyerang satu orang saja.


Melihat pergerakan pemuda itu, Lu Sun mau gak mau harus akui kecerdikan pemuda itu dalam memecahkan jurus simpanan nya ini.


Untuk memperbesar daya serangnya Lu Sun kini memadukan dengan cakar naga meradang yang terdiri dari 10 jurus dengan menyerap hawa inti langit dan bumi.


Tekan ini membuat Black Panther semakin terpojok dan susah bergerak.


Dia mulai terhuyung-huyung menerima beberapa pukulan dan cakar dari Lu Sun.


Tapi dia memiliki hawa pelindung kekebalan yang kuat sehingga pukulan Lu Sun belum berhasil melukai dan menembus pertahanan nya.


Lagipula jurus cakar naga meradang jauh berkurang efektivitas nya bila di mainkan oleh orang bertangan lengkap.


Itu makanya serangan Lu Sun belum bisa menembus pertahanan Black Panther yang jelas mulai terdesak.


Black Panther yang sedang terkepung ketat, tiba-tiba melepaskan energi dahsyat dari tubuhnya.


Ribuan tapak biru dahsyat berseliweran di sekitar tubuhnya menangkis dan menghantam delapan bayangan Lu Sun yang sedang mengepung dan menekan nya.


Perlahan-lahan 8 bayangan Lu Sun sirna satu persatu terkena pukulan Tapak Awan biru yang di lepaskan oleh Black Panther.

__ADS_1


Black Panther Kemudian melesat tinggi diudara, melakukan beberapa gerakan tangan memutar didepan dada, dari kiri ke kanan lalu kembali ke tengah.


Lalu didorongkan kedepan, sebuah bayangan pria berambut keriting berkulit hitam dengan mata lebar, mengenakan kalung tasbih berukuran besar melingkar di lehernya.


Muncul membayang di belakang Tubuh Black Panther.


Tekanan dari pukulan dahsyat itu membuat Lu Sun kesulitan bernafas padahal pukulan itu sendiri belum tiba.


Tiada pilihan lain Lu Sun menyambutnya dengan jurus jari penembus langit.


Dari jari Lu Sun melesat sebuah cahaya putih menyambut pukulan yang di lepaskan oleh Black Panther.


"Blaaarrr...!"


Terjadi ledakan dahsyat di udara, pagar pembatas penjara dan bangunan gedung penjara bagian depan roboh menimbulkan suara hiruk pikuk.


Debu dan batu beterbangan ke mana-mana untungnya para penghuni sel tahanan berada di kamar tahanan yang agak tengah.


Bagian depan ini di lantai dua hanya di jadikan sebagai tempat gudang arsip saja.


Sehingga insiden ini tidak sampai memakan korban jiwa.


Lu Sun berdiri tegak dengan sepasang kaki terpentang.


Adalah Black Panther yang terpental keatas menembus langit menghilang dari pandangan orang-orang.


Kepala sipir berdiri cemas, bila Black Panther sampai kabur dari penjara, dia bisa dalam masalah besar.


Dia mengambil resiko melepaskan Black Panther hanya demi bisa mengatasi Lu Sun yang sakti.


Bila mereka berdua terluka parah atau mati itu adalah yang terbaik, tapi paling buruk setidaknya salah satu dari mereka tewas yang lain setidaknya terluka parah.


Tapi kini kenyataan nya Lu Sun baik-baik saja, Black Panther menghilang ini adalah kondisi yang di luar prediksi nya.


Tapi sesaat kemudian dari arah langit meluncur turun sebuah titik hitam semakin lama semakin besar.


Kepala sipir kembali bisa bernafas lega dan tersenyum senang, sambil terus memperhatikan pertarungan dengan teropong jarak jauhnya.


Sosok yang melesat turun dengan cepat dari atas langit adalah Black Panther, Yang sedang mengarahkan sepasang tinjunya ke bawah.

__ADS_1


__ADS_2