KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
MEMASUKI KAWASAN RUSIA


__ADS_3

Di tambah dengan getaran hantaman ekor Siau Yu akhirnya kubah Perisai pelindung mulai merekah di mana mana.


Air mulai bisa merembes masuk ke dalam istana di dalam kubah orang orang yang berada di dalam kubah perisai, mulai panik.


Mereka berlari menghambur masuk kesebuah kapal selam raksasa, bersiap siap kabur melarikan diri.


Melihat hal itu Lu Sun pun berkata,


"Siau Yu awasi kapal selam yang keluar itu, jangan biarkan lolos."


"Di sini serahkan pada ku, kubah ini sebentar lagi juga akan hancur."


Siau Yu mengangguk paham, dia mulai berenang mendekati kearah di mana kapal selam itu akan keluar dari dalam kubah.


Tapi setelah berjaga jaga beberapa saat kapal selam itu tidak kunjung keluar dari dalam kubah.


Malah kapal selam itu menghilang masuk kedalam tanah.


Sementara itu Perisai pelindung sudah jebol di terjang Lu Sun, begitu pecah seluruh perisai yang lain pun ikut pecah, sehingga dalam sekejap istana itupun tenggelam.


Berbagai jenis barang banyak yang terapung-apung naik keatas danau.


Tapi tidak ada satupun manusia yang tadi sempat terlihat tersisa di sana.


"Tuan mereka menghilang kedalam tanah.."


ucap Siau Yu menatap Lu Sun dengan bingung.


"Tunggu kabar dari ku, aku akan mencoba melihatnya dari udara, seharusnya tidak bisa kabur jauh, meski memiliki jalan rahasia."


ucap Lu Sun lalu melesat keatas dengan sangat cepat.


Seperti sebutir peluru yang ditembakkan, sesaat kemudian Lu Sun sudah terbang di udara, melakukan pengamatan dari tempat tinggi.


Matanya yang awas seperti mata elang, mengawasi dengan jelas setiap pergerakan di bawah sana.


Akhirnya Lu Sun menemukan di ujung sebelah Utara, yang memasuki wilayah perbatasan Rusia.


Tepatnya terletak di balik pegunungan Altai ada sebuah danau luas lainnya, Kapal selam itu muncul dari sana.


"Siau Yu mereka muncul di sisi yang lain di balik pegunungan Altai, aku akan membereskan mereka semua di sana."


"Kamu hancurkan saja terowongan yang menjadi tempat mereka kabur melarikan diri.."


Setelah mengirim pesan jarak jauh ke Siau Yu.

__ADS_1


Lu Sun melesat kearah kapal selam raksasa yang baru saja muncul di danau yang termasuk wilayah Rusia.


Begitu Lu Sun memasuki wilayah perbatasan tersebut, pergerakan nya terdeteksi langsung oleh radar canggih milik militer Rusia.


Beberapa rudal langsung ditembakkan kearah Lu Sun tanpa peringatan lagi.


Memang begitulah ciri khas negara Rusia mereka akan hajar dulu siapapun yang berani mengusik mereka.


Nanti cerita diplomasinya baru di bicarakan belakangan.


Hajar dulu baru bicara.


Melihat ada yang melesat cepat menyerangnya, Lu Sun langsung menebaskan Wu Xiang Cien Chi menyambut nya.


Ledakan dahsyat di udara terjadi, sebelum rudal-rudal itu berhasil mendekati Lu Sun.


Lu Sun sendiri terus melesat mendekati kapal selam tersebut, kemudian dengan sebuah tebasan energi golok biru.


Kapal selam tersebut terbelah dua dan tenggelam kedalam danau sebelum sempat menepi ke pinggir membawa penumpang di dalam nya.


Serangan dari pihak militer Rusia belum berhenti, merasa Lu Sun adalah ancaman besar yang bahkan punya kemampuan menangkis rudal.


Secara otomatis kini laser Peresvet yang jauh lebih kuat cepat dan besar dilesatkan kearah Lu Sun.


Sekali ini Lu Sun menjadi repot dan sibuk menghindar, tidak sempat lagi mengurus para penumpang kapal selam yang sebagian besar kini sedang mengapung di permukaan danau.


Sambil menghindar Lu Sun membalas dengan tebasan golok biru kearah asal sinar laser itu.


Karena di sanalah senjata itu berada.


Satu persatu senjata laser yang mencapai puluhan itu di hancurkan oleh Lu Sun satu persatu.


Tiba-tiba Lu Sun di tembaki seberkas sinar merah yang berasal dari langit.


Kekuatan nya bahkan 10 kali lipat dari kekuatan laser Peresvet, ini adalah laser yang di tembakan dari satelit.


Daya hancur dan kecepatan nya sangat mengerikan.


Lu Sun yang terkejut mendapatkan serangan tiba-tiba dari langit, tidak sempat menghindar.


Terpaksa menyambut nya dengan seluruh kekuatan yang dia miliki.


Benturan dahsyat terjadi di udara menimbulkan ledakan hebat yang menghanguskan seluruh area di sekitar danau.


Kini danau menjadi kering dan hangus, tanah di dasar danau kini mengeluarkan asap mirip.sebiah kawah raksasa'.

__ADS_1


Lu Sun sendiri tergeletak di dasar danau dengan pakaian compang camping.


Beberapa pasukan robot yang berbentuk laba laba raksasa yang di lengkapi senjata laser di kepala nya.


Mulai bergerak mendekati area Lu Sun tergeletak di atas tanah.


Ada satu keuntungan lain buat Lu Sun atas peristiwa benturan dahsyat tersebut.


Semua ******* yang sedang di birunya, tidak ada satupun yang berhasil menyelamatkan diri.


Tubuh mereka semua gosong malang melintang di dasar danau yang kini berubah menjadi sebuah kawah.


Bila di lihat dari atas mirip sebuah kuali hitam besar yang terus menerus mengeluarkan asap.


"Sun ke ke...! Sun ke ke..! Sun ke ke..! cepat bangun tinggal kan tempat berbahaya ini..!"


teriak kedua gadis cantik itu muncul dalam mimpi Lu Sun.


Mereka berdua adalah Xue Yen dan Ying Ying yang berusaha membangunkan Lu Sun dari pingsannya.


Lu Sun akhirnya tersadar dari pingsannya dan membuka sepasang matanya.


Cahaya matahari yang silau, membuat nya menyipitkan matanya dan secara reflek mengangkat tangan menghalangi cahaya menyilaukan itu.


Lu Sun bangun duduk mengedarkan pandangannya, dia melihat ada puluhan robot berbentuk laba laba sedang bergerak menuju kearahnya.


Tanpa pikir panjang Lu Sun segera melompat berdiri dan bersiap menyerang robot laba laba yang sedang mengepungnya.


Begitu melihat Lu Sun bergerak, robot laba laba itu otomatis menembakkan senjata laser di atas kepala mereka menyerang Lu Sun.


Kekuatan tembakan laser dari robot robot laba laba itu, bisa menghancurkan satu mobil tank baja, dengan satu kali tembakan.


Hanya kini yang mereka tembak adalah Lu Sun yang bisa bergerak gesit dan membalas menyerang.


Lu Sun membalas dengan tebasan energi golok biru, Wu Xiang Cien Chi, dan Liu Mai Sen Cien.


Satu persatu robot laba laba kandas terbelah dua tidak kuat menghadapi serangan balasan dari Lu Sun.


Sedangkan senjata laser yang mereka tembakkan, tidak ada satupun yang berhasil mengenai Lu Sun.


Lu Sun tidak sadar semua pergerakan nya, terekam oleh satelit dan kini dirinya sedang menjadi pusat perhatian para petinggi militer Rusia, yang menatap nya dengan takjub.


Berkali kali petinggi militer Rusia memuji Lu Sun dengan penuh kagum.


"Kita juga harus segera menemukan dan menciptakan manusia super seperti itu.."

__ADS_1


"China sudah maju tiga langkah di depan kita, dengan menciptakan manusia super itu, bila kita tidak segera menciptakan saingannya."


__ADS_2