
Akhirnya hari-hari yang ditunggu-tunggu oleh Lu Sun dan Ketiga Istrinya tiba.
Acara pemberkatan pernikahan satu Pria dengan tiga istri didepan saksi pernikahan berjalan dengan lancar.
Pertukaran cincin berjalan dalam suasana haru, gembira dan bahagia.
Dalam acara tersebut terlihat hadir Ayah Xue Xue prof Billy Teng, disebelah prof Billy hadir ayah kandung Ying Ying Kevin Liu yang duduk sendirian, disebelah Kevin Liu, duduk paman Clooney bersama putrinya Nicole dan menantunya John
Sedangkan dari pihak Lu Sun hanya diwakili oleh Nenek Lu bersama Lu San putranya Lu Sun. mereka berdua terlihat sangat bahagia dan senang.
Malam itu resepsi pernikahan Lu Sun dan Ketiga Istrinya yang di adakan di Hotel Charlton berlangsung dengan sangat meriah.
Hampir semua tamu dari kalangan pebisnis dan orang kaya papan atas, serta petinggi pemerintah terlihat datang menghadiri pesta tersebut.
Dari kalangan elit pemerintahan terlihat,
Presiden Xie dan beberapa jajaran menterinya datang menghadiri pesta tersebut dan memberikan ucapan selamat kepada Lu Sun dan Ketiga Istrinya.
Dari Biro Rahasia Paman Mao dan kesepuluh bawahannya juga datang, memberikan ucapan selamat.
Jendral Soomang dari Kamboja, menteri Pen dari Myanmar, perdana menteri Samuel dari Thailand mereka terlihat hadir bersama kakek Xie Lao San dari Thailand.
Perdana menteri Justin bersama istri dan anak-anaknya juga terlihat hadir di sana.
Dari kalangan bisnis papan atas terlihat,
Cindy Xie datang bersama Maya hadir mewakili keluarga Xie.
Keluarga Chu juga hadir terlihat Michael Chu sebagai kepala keluarga Chu hadir bersama istrinya.
Anaknya Samuel Chu dan Victor Chu juga hadir, Viona pun hadir tapi dia kini berada di sisi Victor Chu, sedangkan Samuel Chu terlihat hadir bersama gadis lain.
Keluarga Sun di wakili oleh Sun Da dan Monica.
Keluarga Liu diwakili Kevin Liu bersama rubah kecilnya.
Bos Wang kakak Chang dan Istrinya terlihat hadir dan sedang mengobrol dengan penuh kegembiraan.
Paman Giok Lan, paman Clooney putrinya Nicole dan John menantunya juga turut hadir
__ADS_1
Nenek Lu hadir bersama cucunya Lu San dan kedua suster yang menjaga Lu San.
Victor dan kekasihnya juga hadir, Jason Jasmine sekretaris Yang, kakek Huang Fei Nan dan beberapa karyawan lama perusahaan Lu Sun dulu terlihat hadir, mereka semua terlihat berbincang dan mengobrol dengan gembira.
Kecuali David yang mencari posisi sepi disebuah balkon, berdiri sendirian sambil terus menatap kearah Viona dari jarak jauh.
Seteguk demi seteguk wiski yang keras masuk kedalam mulutnya kemudian turun melalui kerongkongan nya.
Membakar api cinta dan kerinduan yang masih melekat di hatinya.
Dengan minuman itulah David larut dan berusaha melupakan semua kenangan indah bersama Viona istri tidak resminya.
Lu Sun yang terus tersenyum menyalami tamu yang hadir satu persatu, tapi matanya sesekali selalu menatap kearah teman baik yang sudah dia anggap seperti saudara dengan tatapan iba.
Lu Sun sebenarnya sangat ingin mendekatinya tapi dia tahu ini bukan waktu yang tepat buat dia menemui David.
Lu Sun berjanji di dalam hati nya bila masalah nya selesai dia pasti akan segera membantu David.
Acara berlangsung dengan meriah dan penuh kegembiraan, di penghujung acara satu persatu tamu pun bubar kembali kerumah masing-masing.
Begitu pula dengan Lu Sun dan Ketiga Istrinya nenek lu dan Lu San mereka semua pulang bersama kerumah.
Xue Yen yang baru keluar dari kamar mandi berbalut handuk terlihat sangat cantik dan mempesona.
Senyumnya yang selalu berhasil membuat Lu Sun melongo kini menghiasi wajahnya yang berjalan menghampiri Lu Sun.
Lu Sun menatap wajah Xue Yen dengan melongo seperti orang bodoh.
Xue Yen sambil tertawa maju merangkul Lu Sun dan memberikan ciuman lembut yang sudah sangat lama dia inginkan.
Lu Sun yang sudah tidak sabaran langsung melepaskan dan membuang handuk yang melilit ditubuh Xue Yen yang indah.
Lu Sun dengan penuh nafsu langsung berusaha menjalankan tugas nya sebagai suami.
Tapi tidak tahu karena terlalu bernafsu atau terlalu menikmati malam pertama yang diberikan oleh Xue Yen kepadanya.
Lu Sun menyerah di ronde pertama, meski sedikit kecewa tapi Xue Yen berusaha memakluminya.
Karena sudah lelah seharian mereka berdua pun tidak melanjutkan ke ronde kedua.
__ADS_1
Melainkan memilih tidur sambil berpelukan, menjelang pagi Lu Sun baru melanjutkan serangan ronde kedua sampai ke 5 yang membuat Xue Yen benar benar kalah telak.
Xue Yen sampai tidak sanggup bangun dari ranjang, Lu Sun yang membawa sarapan ke kamar dan menyuapinya dengan penuh kasih sayang.
Begitu juga saat jam makan siang, dia hanya bangun untuk makan beberapa suap kemudian kembali tidur.
Baru menjelang sore dengan sedikit tertatih-tatih dia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Selesai mandi, Xue Yen yang masih merasa perih di bagian intimnya, memilih tidak keluar dulu dari kamarnya.
Xue Yen juga merasa sedikit heran, dulu dia menikah dengan Lu Sun tidak separah kondisinya sekarang.
Kenapa yang sekarang bisa seperti ini, Xue Yen lupa diri yang dulu dan sekarang jelas jauh berbeda.
Dulu dia dan Lu Sun kekuatan nya berimbang,
Sekarang mereka berbeda jauh.
Sehingga seperti ini lah konsekwensinya.
Kini Xue Yen baru sadar, kenapa Ying Ying bisa terlambat bangun dan lupa pergi kekantor bila tidur bersama Lu Sun.
Saat makan malam Xue Yen baru hadir dengan wajah merah padam menahan malu.
Menanggapi godaan dari Ying Ying dan Giok Lan yang terlebih dahulu merasakan Tongkatnya Lu Sun.
Lu Sun dan ketiga istrinya menghabiskan waktu bersama selama 2 Minggu.
Pada Minggu ke 3 pagi-pagi Lu Sun sudah berangkat seorang diri menggunakan Jin Tou Yun menuju sebuah pulau kosong yang terletak di wilayah timur laut.
Pulau yang tadinya akan di jadikan sebagai tempat pelaksanaan rencana kakek Xie Ding Feng.
Tapi batal di lakukan karena dialihkan oleh Cindy secara diam-diam ke gugusan pulau kosong yang lain.
Berdasarkan petunjuk lokasi peta rahasia yang di simpan oleh Cindy dan kini berada ditangan nya.
Letak tempat rahasia yang hanya bisa di buka dengan 9 kunci rahasia yang di wariskan secara turun temurun oleh senior keluarga Xie, ternyata berada di pulau kosong tersebut.
Dengan Jin Tou Yun tanpa kesulitan Lu Sun sudah mendarat di pulau kosong yang dia tuju.
__ADS_1
Pulau yang di kelilingi pasir putih dan air laut yang terdiri dari 3 warna terlihat sangat cantik dan eksotis.