KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
MELAWAN HENSHIN


__ADS_3

Sebuah bayangan raksasa hitam, bertanduk dan bertaring panjang, dengan rambut riap riapan .muncul di belakang Ikeda.


Bayangan itu menebaskan sebuah golok hitam raksasa' dengan kedua tangannya, mengikuti gerakan Ikeda.


Golok Hitam raksasa itu membelah langit yang gelap menjadi semakin gelap, saking besarnya golok itu hingga menutupi cahaya bulan yang sedang bersinar dengan indah.


Kilat menyambar nyambar di sekitar Golok Hitam raksasa' tersebut.


Lu Sun memilih menghindar dengan Wu Ying 72 Pian PU, tubuhnya menghilang berpindah ke tempat lain.


Sehingga tebasan Golok itu menemui tempat kosong.


Tapi golok itu terus bergerak mengejar Lu Sun, mengikuti arah pergerakan tangan Ikeda.


Tapi Lu Sun sekali berhasil menghindarinya, Lu Sun bermaksud dengan cara ini ingin menguras tenaga Ikeda, yang dia tahu tidak seberapa kuat.


Hanya jurus jurusnya saja yang aneh kuat dan mematikan.


Tapi Ikeda bisa menebak jalan pikiran Lu Sun, karena dia juga tidak bego.


Sambil mengeluarkan teriakan keras, dia memberikan tekanan yang mengunci kelincahan pergerakan Lu Sun.


Golok nya mengeluarkan energi dahsyat yang mengunci pergerakan Lu Sun, saat sedang di jadikan target.


"Lu Sun kamu sudah lelah...! menyerah lah,...! Berhenti bergerak...!"


terdengar suara dari atas langit yang memiliki kekuatan mistis.


Sesaat Lu Sun merasa tubuhnya terkunci, lemas tidak bisa di gerakkan.


Lu Sun segera sadar, dirinya sedang di pengaruhi dengan suara sihir.


"Rooaaarrrrrrr....!!"


Lu Sun mengeluarkan suara raungan dahsyat yang membuyarkan pengaruh sihir Ikeda.


Tubuh Ikeda sendiri terpental oleh raungan dahsyat yang Lu Sun keluarkan..


Ikeda menutupi kedua telinga nya dengan kedua tangannya, tubuhnya sampai bergoyang goyang, wajahnya mengernyit menahan rasa nyeri di gendang telinga nya.


Setelah mengeluarkan raungan, Lu Sun melesatkan jari penembus langit kearah Golok Hitam raksasa yang sedang bergerak ke arah nya.


Begitu bertemu cahaya terang dari jari Lu Sun Golok hitam raksasa itupun hancur berkeping-keping dan sirna.


Cahaya itu tidak berhenti setelah memusnahkan Golok Hitam raksasa, dia juga menembus dada bayangan raksasa hitam ciptaan Ikeda.


Terakhir cahaya menyilaukan itu melesat kearah Ikeda.

__ADS_1


Ikeda berdiri terbelalak tak percaya, kedua tangannya masih di gunakan menutupi gendang telinga nya yang sakit.


Dia hanya bisa pasrah melihat serangan Lu Sun yang semakin mendekat.


"Adik keempat minggir lah, biar aku menjajalnya...!"


Teriak Henshin..


Sebelum ucapan nya selesai, Henshin orang nomor tiga itu sudah muncul menghadang di depan Ikeda.


Dengan sebelah tangan kanan, yang mengeluarkan cahaya biru.


Dia menyambut serangan cahaya putih berkilauan yang di lepaskan oleh Lu Sun.


Sedangkan tangan kirinya yang bebas mencengkram bahu Ikeda dan melemparnya kearah saudaranya yang lain.


Cahaya biru yang terpancar di tangan nya, berhasil meredam cahaya putih berkilauan yang Lu Sun lepaskan.


Cahaya biru di telapak tangannya semakin lama semakin membesar, mendorong cahaya putih berkilauan terus mundur mendekat ke arah Lu Sun.


Lu Sun yang melihat cahaya biru di tangan orang ke tiga ini, berhasil mendorong serangan nya jari penembus langit nya.


Lu Sun segera melepaskan serangan kedua dengan jari tangan lainnya.


Sebuah sinar putih yang lebih besar dan dahsyat melesat kearah Henshin.


Inilah jurus jari penembus semesta, yang sudah berkali-kali menghabisi orang yang memiliki kesaktian tinggi.


Terakhir jurus ini kandas, saat menghadapi Tan Sim Houw.


Henshin menggunakan telapak tangan nya yang lain' menyambut serangan jari penembus semesta Lu Sun.


Tangannya Henshin yang lain mengeluarkan cahaya biru yang lebih pekat, disertai letupan listrik listrik kecil di seputar lengannya.


Begitu kedua kekuatan raksasa berbenturan, Lu Sun dapat merasakan musuhnya sekali ini jauh lebih kuat.


Kelihatannya jurus jari dari guru Bodhi, kembali akan kandas, dibuat keturunan Bagero sialan ini, pikir Lu Sun dalam hati.


Lu Sun mengempos semangatnya melakukan dorongan yang lebih kuat kedepan.


Sehingga cahaya berkilauan, pelan-pelan mulai mendorong mundur Cahaya biru yang di lepaskan oleh Henshin.


Mereka berdua saling dorong diudara, angin berputar-putar dengan kencang di seputar tubuh kedua orang yang sedang mengadu kekuatan.


Rambut Lu Sun yang putih panjang berkibar-kibar tertiup angin.


Giok Kan dan Ying Ying yang berada di bawah menatap dengan cemas, Giok Lan mulai menarik pedangnya Xuan Yuan nya.

__ADS_1


Begitupula dengan Ying Ying dia juga sudah memegang gangang pedang naga siluman dengan erat siap menariknya untuk memberikan tebasan kearah Henshin.


"Lan Lan Ying Ying tahan, kalian jangan ikut campur..!"


teriak Lu Sun dari udara.


Dia yang sedang bertarung bisa merasakan dahsyatnya getaran pedang Xuan Yuan, terutama pedang Naga Siluman Semesta yang dipegang oleh Ying Ying.


Lu Sun tidak ingin musuh menyadari kekuatan simpanan mereka, Lu Sun ingin menjadikan serangan Lan Lan dan Ying Ying sebagai kejutan saat melawan guru keempat orang ini.


Keempat orang itu juga sedikit terkejut, mereka merasakan adanya tekanan yang sangat mengerikan datangnya dari kedua wanita cantik yang mendampingi Lu Sun.


Terutama Ying Ying, bahkan Kyoto pun berkata,


"Kalian harus waspadai wanita itu, dia memiliki sesuatu yang sangat mengerikan di dalam dirinya.


Sementara itu di atas sana saling dorong masih terjadi.


Meski Tapak biru Henshin sangat kuat, tapi untuk menembus cahaya putih berkilau itu adalah hal mustahil


Karena cahaya putih itu seolah-olah di dukung oleh kekuatan yang tanpa batasnya.


Sambil mengeluarkan teriakan keras, Lu Sun dan Henshin saling dorong dengan mengerahkan seluruh kekuatan mereka.


40 matahari dan bulan muncul mengelilingi tubuh Lu Sun berputar putar, sebuah gambar Pat Kwa raksasa juga muncul melapisi bagian depan Tubuh Lu Sun.


Sedangkan Henshin seluruh tubuhnya terbungkus oleh cahaya biru pekat.


Ledakan dahsyat terjadi di udara, seluruh areal parkir rusak parah,.tanah merekah di mana mana.


Gedung kantor Pak Ma bergetar hebat seakan-akan mau roboh.


Lu Sun dan Henshin tubuhnya sama sama terpental, Lu Sun terpental ke atas.


Henshin terpental kebawah menabrak tanah menimbulkan sebuah lubang besar.


Lu Sun yang melayang keatas mendapatkan keuntungan menyerap Chi langit sepuasnya.


Sedangkan Henshin yang terbaring di dalam sebuah lubang besar, dia juga tidak menyia nyiakan kesempatan untuk menyerap tenaga inti bumi sebanyak banyaknya.


Lalu mereka masing-masing melesat cepat saling menghampiri, yang satu melesat ke bawah membentuk sebuah cahaya golok biru berkilauan.


Ini adalah jurus pertama dari Golok Wu Ming


yang baru Lu Sun kuasai.


Kekuatan nya sangat dahsyat karena di dukung oleh tenaga Bei Ming Sen Kung.

__ADS_1


Sedangkan dari bawah sana tubuh Henshin yang melesat keatas mengeluarkan cahaya biru yang mirip dengan Lu Sun.


Tapi membentuk cahaya bulan sabit.


__ADS_2