KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
PEMBICARAAN DI RUANG TENGAH


__ADS_3

Tentu saja Si mata sipit beralis tebal kaget, karena di bawah bukit dia sudah menempatkan 4 pengawal kepercayaannya.


Bila ketiga orang ini bisa sampai kesini, berarti ke 4 orang pengawalnya yang dia tempat kan di bawah sana pasti sudah di lumpuhkan oleh ketiga orang ini.


pikir si mata sipit dalam hati.


Apalagi saat melihat lebih teliti, gadis cantik bertopi hitam itu, wajahnya sedikit mirip dengan Nicole putri Clooney Gunman.


Hanya saja wajah Giok Lan yang blasteran lebih kentara khas Asia nya ketimbang Nicole yang bule asli.


Si mata sipit di dalam hati menebak gadis bertopi hitam itu ada kemungkinan adalah Sandra Giok Lan.


Sambil tersenyum lebar dan sok akrab, si mata sipit berjalan menghampiri Lu Sun dan kedua Istrinya.


Dia tanpa memperdulikan Lu Sun langsung mengulurkan tangannya kearah Giok Lan dan berkata,


"Anda tentu nona besar keluarga Gunman yang bernama Sandra bukan.."


"Selamat datang...selamat datang.. kenalkan nama ku Yamada Yamamoto.."


ucap nya dengan gaya tidak tahu malu.


Tapi uluran tangannya disambut oleh Lu Sun yang langsung meremas tangannya dengan kuat hingga berbunyi seperti tulang di remukkan.


"Argghh...!!"


jerit Yamada tertahan dan berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Lu Sun.


Melihat reaksi Yamada para pengawal berjas hitam itu dengan serentak mencabut pistol dari dalam jas mereka dan mengarahkan ke Lu Sun dengan sikap mengancam.


Lu Sun bersikap santai, tidak menanggapi pergerakan orang orang berjas hitam itu.


Sambil tersenyum tenang dia berkata,


"Kamu benar istri ku bernama Sandra Giok Lan, dan aku suaminya Lu Sun.."


"Kamu pasti ayahnya si turunan binatang Nagato kan..?"


"Kau..kau..!


teriak Yamada dengan mata melotot marah.


"Ya aku kenapa ? aku sarankan kamu segera tinggalkan tempat ini, bila tidak aku akan mengirim mu menyusulnya.."


ucap Lu Sun dingin.


Yamada seluruh tubuhnya gemetaran menahan kemarahan, tapi dia tidak berani gegabah, karena posisinya terlalu dekat dengan lawannya.

__ADS_1


Bila dia memberi kode anak buahnya menembak Lu Sun dia takut dirinya bisa terkena peluru nyasar.


Oleh karena itu sambil menahan sabar, dia berkata,


"Baik aku pergi,.. silahkan kalian teruskan sendiri, aku masih punya urusan lain."


Yamada menarik tangannya kembali dengan cepat, Lu Sun sambil tersenyum melepaskannya.


Lu Sun tidak ingin menimbulkan keributan di tempat ini, cepat lambat mereka akan berhadapan hanya saja tidak dengan cara ini.


Langsung membantai mereka semua di sini, ini hanya akan membuat dirinya menjadi kriminal DPO polisi.


Lu Sun akan memikirkan cara nya nanti, saat ini yang penting menghadiri acara pemakaman dengan tenang dan tertib.


Yamada begitu bebas, dia buru-buru bergerak mundur menjauh setelah itu dia memberi kode ke anak buahnya untuk melepaskan tembakan kearah Lu Sun.


Lu Sun melepaskan perisai Wu Ming Sen Kung, ilmu terbarunya.


Sebuah perisai biru langsung terbentuk dengan ukiran huruf kuno menghiasi kubah perisai yang terbentuk.


Semua peluru yang ditembakkan jatuh kelantai setelah mengenai perisai yang Lu Sun ciptakan.


Yamada dan anak buahnya memandang dengan terkejut melihat aksi yang Lu Sun tunjukkan.


Mereka semua sambil melepaskan tembakan tanpa henti bergerak mundur meninggalkan tempat tersebut dengan panik dan terburu-buru.


"Sayang kenapa tidak biarkan Giok Lan langsung menghabisi orang orang tak berguna itu ?"


tanya Ying Ying kurang puas.


Lu Sun tersenyum dan berkata,


"Cepat lambat aku pasti akan menghabisi mereka, tapi bukan saat ini dan di tempat ini."


"Bila kita lakukan di sini, ini hanya akan membawa masalah baru buat keluarga paman Clooney yang sedang berduka.."


"Ayo kita kesana berkumpul dengan mereka,.."


ucap Lu Sun sambil merangkul bahu kedua istrinya berjalan menghampiri John dan Nicole beserta keluarga mereka yang ada di sana.


Nicole langsung berlari menghampiri Giok Lan, mereka berdua berpelukan melepaskan kesedihan mereka lewat tangisan.


Lu Sun yang tidak bisa berbahasa Inggris, hanya berjalan menghampiri John menyalaminya, lalu dia menyalami semua yang hadir di sana satu persatu dalam diam.


Diikuti oleh Ying Ying yang juga menyalami semua yang hadir sambil berkata,


"Maaf suami ku tidak bisa berbahasa Inggris.."

__ADS_1


Semua yang hadir memakluminya, mereka tidak terlalu mempermasalahkan hal itu, mereka malah menatap kearah Lu Sun yang tenang dengan kagum.


Mereka semua tadi melihat bagaimana aksi yang Lu Sun tunjukkan saat mengusir para pengacau itu.


John menghampiri Lu Sun, dan bercerita dengan Lu Sun di bantu di terjemahkan oleh Ying Ying.


Lu Sun mengangguk dan menjawabnya lewat Ying Ying.


Mereka semua mengobrol singkat, sebelum acara prosesi pemakaman di lanjutkan hingga selesai.


Setelah acara di pemakaman selesai, acara perjamuan di lanjutkan di kediaman Paman Clooney.


Sepanjang acara Lu Sun memilih mengajak Ying Ying duduk santai di taman, membiarkan Giok Lan berkumpul dengan saudara saudaranya mengobrol melepas rindu.


Karena sejak menikah dengan Lu Sun dia sudah lama sekali tidak bertemu dengan saudara saudaranya yang tinggal di Amerika.


Tapi sepanjang acara Giok Lan terlihat lebih sering duduk berdekatan dengan Nicole berusaha menenangkan saudara sepupunya yang sedang hamil itu.


Giok Lan terus berusaha membujuk Nicole agar jangan terlalu bersedih agar tidak mempengaruhi janin dalam kandungan nya.


Setelah para tamu mulai bubar dan kembali kerumah masing-masing.


Kini tinggal Lu Sun Giok Lan Ying Ying Nicole dan John, duduk santai di sofa ruang tengah yang mewah dan luas.


Giok Lan dengan heran baru bertanya,


"Nicole,.. John,.. mengapa sepanjang acara aku tidak melihat Alberto ?"


Mendengar pertanyaan Giok Lan, John dan Nicole saling pandang kemudian mereka menghela nafas tak berdaya.


Setelah mendapat anggukan dari Nicole istrinya yang memberi kode agar John yang bercerita.


John sambil menghela nafas berat kemudian dia pun bercerita.


"Kak Sandra,.. Alberto sudah berubah menjadi orang lain, semenjak ayah Clooney meninggal."


"Dengan alasan sibuk, dia bahkan tidak datang ke rumah sakit, saat ayah kritis."


"Dia juga tidak hadir di rumah duka, dia hanya terus mengirimkan pengacara keluarga datang mendesak Nicole dan aku."


"Pengacara itu di tugaskan datang untuk mendesak kami menandatangani penyerahan aset ayah agar di alihkan ke dia, sebagai ahli waris yang di tunjuk oleh surat wasiat ayah sebelum meninggal."


Lu Sun yang mendapatkan terjemahan dari Ying Ying ikut berkata,


"Bagaimana hasil investigasi pihak kepolisian terhadap kejadian peristiwa kecelakaan paman ? apa ada di temukan ke kejanggalan ? maksudku, apakah ini adalah kecelakaan settingan pihak tertentu yang ingin melenyapkan paman Clooney, atau benar'benar murni kecelakaan..?"


tanya Lu Sun sambil menatap John dan Nicole dengan serius.

__ADS_1


__ADS_2