
Benua Bawah, Kekaisaran Bawah, Wilayah Benua Bawah, Di Ujung Hutan Kematian.
Naga Laut yang ada di dalam air tersebut menuju ke arah Wu Shen setelah mengetahui dirinya ada yang memerhatikannya, dengan kecepatan yang dahsyat dia menuju arah Wu Shen berdiri saat ini.
Wu Shen yang mengetahui bahwa Naga Laut tersebut mengarah padanya hanya berdiri dan tersenyum saja, karena di dalam Hutan Kematian dia hanya bisa melawan Hewan Buas dan Monster yang lemah jadi dia merasa bosan, dia ingin melawan sesuatu yang kuat dan menantang.
Saat inilah waktunya, Wu Shen tak ingin kehilangan momen yang tak datang sekali ini. Karena saat dia keluar dari Hutan Kematian ini, dia akan menyamarkan identitasnya sampai waktu yang di tentukan.
Jarak antara Naga Laut tersebut dan Wu Shen sekarang hanya beberapa meter lagi, Wu Shen masih memasang wajah yang biasa saja.
Setelah beberapa saat, jarak antara Naga Laut dan Wu Shen sudah 3 meteran. Naga Laut tersebut berhenti di tempatnya saat ini, dia masih di dalam air.
Secara fisik, Naga Laut tersebut berbentuk seperti Naga pada biasanya, dia memiliki tubuh dengan panjang 10 meter dan mempunyai 4 kaki, yang membedakan adalah dia memiliki sisik berwarna biru laut dan memiliki beberapa sirip seperti ikan hiu.
"Hei Bocah Manusia, kenapa kau berada di sini?". Tanya Sang Naga Laut, karena dia termasuk salah satu Hewan Ilahi, jadi dia bisa bicara dan mempunyai akal, selain itu dia juga dapat berubah wujud jadi manusia.
"Perkenalkan namaku Wu Shen, aku dari luar Hutan Kematian. Aku tak sengaja tersesat dan tiba tiba aku berada di sini, apakah aku mengganggu mu?". Jawab Wu Shen di sertai pertanyaan yang lain.
"Oh begitu, jadi kau tersesat ya. Hanya beberapa orang saja yang berhasil memasuki wilayah ku saat ini, kau yang ke 6. Dan setelah semua masuk ke wilayahku, mereka harus melawanku siap ataupun tidak. Karena mereka telah melihat wujud ku yang ini, jadi kau juga sama akan melawanku dan kau harus siap saat ini juga!!". Jawab Naga Laut tersebut dengan memainkan ekornya.
"Baik, aku terima untuk melawanmu. Lagian aku juga ingin melawan Hewan yang kuat, karena Hewan yang ada di dalam Hutan Kematian semuanya tak bisa menandingiku". Jawab ringan Wu Shen.
"Sombong sekali dirimu, apa kau mencoba menggertakku? Hewan Buas yang ada di dalam Hutan Kematian semua adalah muridku dan mereka sudah aku latih hingga kuat, mustahil jika mereka tak bisa melawan bocah ingusan sepertimu". Naga Laut menjelaskan dia yang melatih Hewan Buas yang ada di dalam Hutan Kematian.
"Aku tidak sedang menggertakmu, aku bicara dengan benar". Jawab Wu Shen dengan wajah yang serius.
"Hahahaha...... Sangat menarik kau bocah, aku tidak akan percaya sebelum kau membuktikan kebenarannya, selama ini 5 orang yang datang kemari dan melawanku semuanya sudah mati di tanganku jadi mereka tak selamat, kau juga pasti tak akan selamat dan tak akan bisa kembali pulang". Naga Laut itu sempat terkejut oleh perkataan Wu Shen dengan wajah seriusnya, namun dia mendapat kepercayaan dirinya kembali setelah melihat kejadian yang lalu saat dia membinasakan ke 5 orang yang muncul di wilayahnya sebelumnya.
"Di sini yang sombong itu dirimu, kau tak tau bahwa masih ada langit di atas langit!!". Jawab Wu Shen dengan kepercayaan diri yang datang dari dalam dirinya.
Melihat kepercayaan diri Wu Shen, Naga Laut itu sempat tergerak sedikit karena dia melihat keseriusan di mata Wu Shen saat ini.
"Baiklah, mari kita buktikan siapa yang lebih kuat. Kau atau diriku??". Kata Naga Laut dengan mengarahkan matanya yang serius juga ke Wu Shen.
"Apa kau siap? Seperti saat sebelumnya ketika kau melawan ke 5 orang yang kau bunuh, kita akan bertarung hingga salah satu di antara kita mati. Bagaimana??". Wu Shen mengatakan hal yang mengejutkan bagi Naga Laut yang ada di hadapannya.
"Baik, aku menyetujui itu!!". Jawab singkat Naga Laut tersebut.
Naga Laut yang berada di air itu memasang wajah yang main main dan sombong ketika mendengar penyataan dari Wu Shen, sebelumnya dia sempat ragu karena wajah Wu Shen yang serius menanggapinya.
Namun Naga Laut itu tak menghiraukan semua pernyataan Wu Shen, dia hanya berpegang teguh pada pendiriannya yaitu dia telah menjadi salah satu yang terkuat di Samudra tersebut.
Dia di tugaskan oleh atasannya untuk menjaga Samudra Hutan Kematian di Benua Bawah, jadi wilayahnya sendiri mencakup beberapa area di Samudra Hutan Kematian.
"Kau terlalu banyak berpikir Naga, apa kau takut padaku yang hanya manusia biasa ini??". Wu Shen menunggu serangan dari Naga Laut, namun dia melihat Sang Naga tersebut sedang melamun memikirkan sesuatu.
"Siapa bilang diriku yang kuat ini takut dengan manusia yang rendahan sepertimu?"
"Baiklah, sebelum kita bertarung aku akan memperkenalkan diriku sebagai Hewan Ilahi yang akan membunuhmu". Jawab Naga Laut dengan sedikit emosi.
"Namaku adalah Shen Lao, Penguasa Samudra wilayah Hutan Kematian di Benua Bawah"
"Aku Shen Lao menantangmu, bocah Wu Shen yang nanti akan bertarung hingga salah satu di antara kita mati". Lanjut Naga Laut tersebut yang bernama Shen Lao.
__ADS_1
"Aku menerima tantangamu, hehe...". Wu Shen menerima tantangan Shen Lao dengan sedikit tawa hina nya pada Naga Laut di hadapannya.
Shen Lao tidak tau bahwa ada sesuatu di dalam diri Wu Shen, tapi di samping itu Wu Shen juga belum sadar atas kehadiran sesuatu tersebut.
Selama ini Wu Shen selalu menganggap serius latihannya, dia telah melatih beberapa Kitab dari Dewa Kematian dan Kehidupan jadi dia melupakan beberapa hal yang di berikan dari Kakek Wu Tian pada Wu Shen.
Beberapa saat setelah Wu Shen mengeluarkan pernyataan, bahwa dirinya siap untuk melawan Shen Lao.
Naga Laut tersebut tiba tiba menyerang Wu Shen dengan menyemburkan air yang panas dari mulutnya pada Wu Shen, dan serangan tersebut sangat cepat.
Karena Wu Shen selama 2 tahun terakhir tinggal di Hutan Kematian, jadi dia sudah terlatih secara Fisik, Mental serta Instingnya juga sangat kuat dan liar.
Jadi ketika Shen Lao menyemburkan Air Panas dari mulutnya, Wu Shen secara reflek menghindari serangan tersebut.
Efek dari serangan tersebut adalah terbentuknya lubang seluas 3 meteran yang ada di tempat Wu Shen berdiri sebelumnya, Shen Lao yang melihat serangannya di hindari oleh Wu Shen merasa geram karena serangan pertamanya itu termasuk sangat cepat bagi manusia biasa.
Namun fakta mengatakan hal yang berbeda, mungkin dulu Wu Shen memang manusia biasa tapi sekarang Wu Shen sudah menjadi manusia yang luar biasa.
Wu Shen yang melihat lubang 3 meter dan mengeluarkan asap karena air yang di sembur Shen Lao adalah Air Panas pun hanya bereaksi biasa saja, menurutnya itu hanya serangan untuk anak kecil saja.
"Hanya segitu saja seranganmu? Itu hanya serangan untuk anak kecil yang masih berumur 7 tahun saja, apakah ini yang kau sebut Penguasa Samudra wilayah Hutan Kematian di Benua Bawah?? Sangat LEMAH!!". Seperti sebelumnya, Wu Shen juga memiliki watak yang keras kepala dan agak sombong, jadi dia mengatakan hal itu agar membuat Shen Lao emosi.
"Beraninya kau menghina seranganku!! Akan ku tunjukkan kekuatan ku yang sebenarnya!". Jawab Shen Lao yang sudah emosi.
Shen Lao sebelumnya saat muncul di hadapan Wu Shen memiliki Tingkat Kultivasi di Tahapan Tengah Tingkat Penguasa Bintang 3, saat dia mendapat ejekan dari Wu Shen dan menunjukkan emosinya sekarang dia meningkatkan kekuatannya menjadi Tahapan Tengah Tingkat Raja Bintang 7.
"Bagaimana? Apa kau percaya bahwa aku memang kuat??". Setelah menunjukan kekuatan sesungguhnya, Shen Lao sekarang gantian yang sombong.
"Kuat? Sebenarnya kau masih belum kuat untuk melawan kekuatanku yang sebenarnya, aku akan menggunakan 75% kekuatanku dalam Mode Normal". Jawab Wu Shen dengan tegas.
Shen Lao hanya berdiam diri karena tak mengerti dengan perkataan Wu Shen, di sisi lain dia saat ini sangat percaya diri bisa mengalahkan Wu Shen dengan beberapa kali serangan saja.
Namun ekspetasi memang tak sesuai dengan fakta, tiba tiba saja dari langit yang cerah menunjukkan warna yang kehitaman.
Perasaan percaya diri dari dalam Shen Lao menghilang saat dia tau bahwa Langit yang tiba tiba mendung, di sertai dengan angin yang kencang lalu air samudra yang sekarang menjadi tempat dia kuasai jadi tak bisa dia atur sesuai dengan keinginannya.
Di hadapannya, Wu Shen dengan wajah yang biasa saja mencoba mengontrol kekuatannya menuju 75% dari 100% dalam Mode Normal.
Dalam Tingkat Kultivasi, Tahapan yang ada dalam legenda itu bisa saja melebihi dari Tahapan Awal itu sendiri, jadi ketika dulu dia ada pada Tahapan Awal Tingkat Mutiara, saat dalam Mode Normal 100% kekuatannya itu seperti Tahapan Tengah Tingkat Penguasa Bintang 1.
Namun, pada saat itu dia masih belum sekuat sekarang. Pada saat sekarang ini dia sudah di Tahapan Awal Tingkat Intan, jadi ketika 100% pada Mode Normal nya itu seperti Tahapan Tengah Tingkat Jendral Bintang 5.
Maka dari itu dalam batin nya ketika dia membahas saat dia berada dalam Mode Abnormal, itu seperti dia melawan anak kecil di umur 7 tahun saja.
Terlihat raut wajah terkejut yang di tunjukkan oleh Shen Lao saat ini, dia tak mengerti bocah di hadapannya sangat mengejutkannya.
Saat ini Wu Shen sudah menunjukan Tahapan Tengah Tingkat Penguasa Bintang 7, itu 2 Tingkatan di bawah Tingkat Kultivasi Shen Lao saat ini.
'Aku tak percaya dengan bocah ini, kupikir usianya masih muda dan memiliki Tahapan yang masih di Awal saja, namun sekarang dia sudah di Tahapan Tengah secara langsung, apa dia manusia sepuh yang menyamar?'. Batin Shen Lao yang terkejut melihat Wu Shen menunjukan kekuatan aslinya, menurutnya.
Namun kenyataanya, kekuatan asli Wu Shen itu beberapa kali lebih kuat dari yang sekarang di tunjukkan oleh Wu Shen.
Saat Wu Shen selesai dengan kekuatan 75% nya, langit yang hitam itu tiba tiba mengeluarkan suara petir yang menggelegar, suaranya bahkan mengejutkan Shen Lao.
__ADS_1
Angin kencang yang ada di sekitar nya juga sudah membentuk Angin Topan yang sangat besar, sehingga Shen Lao tak bisa mengatur laju jalannya di air.
Selain itu, di sekitar air yang merendam tubuhnya saat ini, terdapat pusaran air yang entah terbuat dari mana.
'Kekuatan ini....'. Tiba tiba Shen Lao teringat dengan seseorang yang sudah dia lupakan 2 tahun lalu, saat itu dia baru melawan orang tersebut beberapa menit namun Shen Lao sudah kalah, setelah Shen Lao melawan orang tersebut dan kalah dia tak ingin mengingat tentang kekalahannya itu jadi dia melupakannya walaupun waktunya hanya berjarak 2 tahun yang lalu.
Sekarang kekuatan yang sekiranya sama, muncul kembali di hadapan Shen Lao, maka dari itu Shen Lao sangat terkejut saat ini.
"Sekarang giliranku untuk menyerangmu, bersiaplah!!". Kata Wu Shen saat sudah siap untuk menyerang Shen Lao yang sedang melamun saat ini.
~
Berikut Tingkat Kultivasi dari Tahapan Awal sampai Tahapan Tengah :
Tahapan Awal :
Tingkat Tembaga (1-9)
Tingkat Perak (1-9)
Tingkat Emas (1-9)
Tingkat Kristal (1-9)
#Tahapan Awal dalam legenda:
Tingkat Mutiara (1-9)
Tingkat Intan (1-9)
Tahapan Tengah :
Tingkat Fana (1-9)
Tingkat Penguasa (1-9)
Tingkat Jendral (1-9)
Tingkat Raja (1-9)
Tingkat Kaisar (1-9)
#Tahapan Tengah dalam legenda:
Tingkat Kebijakan (Awal dan Akhir)
Sebagai pengingat, angka 1-9 adalah Bintang. Jadi setiap Tingkatan yang mempunyai Bintang memiliki awalan Bintang 1 dengan Bintang 9 yang tertinggi serta akhir, setelah itu mereka naik ke Tingkat berikutnya.
Untuk Tingkatan atau Tahapan yang hanya memiliki Awal dan Akhir, itu adalah bentuk peringkat untuk siap atau tidaknya di tingkatan tersebut.
Biasanya jika mereka bisa ada di tingkatan ini, kekuatan serta tenaga dalam yang mereka miliki akan semakin besar dan banyak, di sisi lain mereka akan menerima sebuah ujian untuk bisa ke Tingkat selanjutnya dengan kekuatan dan tenaga dalam yang besar tersebut.
#Tahapan selanjutnya akan Author kasih tau di waktu tertentu, tujuannya biar kalian para pembaca penasaran hehe... :) :v
__ADS_1