KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
18 TAPAK PENAHLUK NAGA AFEI


__ADS_3

Angin kencang mulai berputar putar mengelilingi tubuh Afei, menimbulkan suara angin berseru deru.


Seiring hal itu suara raungan Naga mulai terdengar, di saat telapak tangan Afei sudah terangkat setinggi bahu


Afei menarik tangan nya sedikit memutar kearah dada kanan, lalu mendorongnya ke kiri.


Setelah itu Afei pun mendorong sepasang telapak tangan terbuka nya kearah depan.


Sambil berteriak


"Jurus pertama, Kang Lung You Hui..!!"


Suara raungan naga marah terdengar jelas saat jurus itu dilepaskan oleh Afei, dua ekor Naga Mas bergerak meliuk-liuk menyerang kearah depan .


Lalu kedua naga itu meliuk kembali, melakukan serangan kedua dengan kekuatan dan raungan dua kali lipat lebih kuat dari serangan pertama tadi.


Para guru besar yang menjadi juri dan tamu kehormatan acara pertandingan ini, sampai pada berdiri melihat kearah Afei dengan tatapan mata terbelalak tak percaya.


Biksu yang menjadi perwakilan guru besar kuil Shaolin, langsung berteriak kaget tak percaya sambil menunjuk kearah Afei.


"Xiang Lung Se Pa Cang... yang melegenda muncul kembali...!"


Mendengar ucapan yang di teriakan oleh guru besar Shaolin, guru besar yang lainnya berdiri mematung dengan wajah pucat.


"Jurus kedua, Fei Lung Cai Thian...!!"


teriak Afei.


Tubuhnya melayang keatas kaki kiri di tekuk kaki kanan di biarkan lurus kesamping, disaat bersamaan tangan kiri kanan di depan dada dengan telapak tangan terbuka dalam posisi siaga.


kembali terdengar raungan Naga marah yang mengerikan, seekor naga mas yang terbentuk dari cahaya energi berputar melingkar di tubuh Afei.


Saat Afei mendorong tangan kanannya kearah bawah, Naga Mas itu sambil mengeluarkan raungan dahsyat melesat kearah bawah.


Afei menarik kembali energinya sehingga naga itu pun sirna sebelum menyentuh lantai.


"Jurus ketiga, Lung Zhan Yu Ye,..!!"


Tubuh Afei yang berdiri di tengah lapangan terbang kearah depan dengan sepasang telapak tangan terbuka secara bergantian terus menerus didorong kearah depan.


Suara raungan naga kembali terdengar lesatan cahaya Naga merah dan biru secara bergantian terus-menerus melesat kedepan mengikuti dorongan sepasang telapak tangan terbuka Afei secara bergantian.


Udara sekitarnya berubah drastis sebentar panas sebentar dingin, cahaya naga mas berwarna biru yang dilepaskan tangan kiri Afei mengeluarkan hawa dingin, sedangkan cahaya panas terpancar dari bayangan cahaya Naga merah.

__ADS_1


Biksu Shaolin kembali berteriak,


"Astaga...! Ciu Im Sen Kung dan Ciu Yan Sen Kung...! anak ini...ini mustahil..!"


Biksu tua itu terduduk di kursi nya dengan tatapan tak percaya.


Afei sedang fokus memainkan satu persatu ke 18 jurus yang dia miliki.


Dia tidak menyadari perubahan ekspresi orang orang di sekitarnya.


Terutama beberapa panita juri yang sedang melakukan penilaian, begitu pula dengan paman Mao yang terlihat dengan serius berbisik-bisik pada presiden Xi.


Presiden Xi terlihat sangat tertarik dan melihat Afei dengan penuh ketertarikan.


Akhirnya Afei menyelesaikan 18 jurus tapak Penahluk Naga nya.


Para penonton langsung bertepuk tangan dengan meriah, mereka seakan akan di suguhi tontonan film silat jaman kuno.


Dengan visual efek yang sangat indah dan menarik.


Tiba-tiba ada seorang pria berusia 40 tahun bertubuh sedang tapi kekar, dia berlari ketengah lapangan sambil mendekati Afei dia berteriak,


"Inilah kebohongan publik terbesar...!"


"Ini adalah ajang bela diri China, begini kah yang di sebut bela diri China, ini adalah theater sandiwara pembodohan publik..!"


Mendapatkan kode dari pak Ma selaku ketua panitia penyelenggara acara ini, beberapa satpam bertubuh tinggi besar.


Langsung berlari ketengah lapangan ingin menangkap dan menyeret Xu Xiao Dong keluar dari lapangan.


Tapi Xu Xiao Dong memberikan perlawanan hasilnya beberapa satpam yang bertubuh jauh lebih besar darinya satu persatu di jatuh kan dengan sepasang tinjunya.


"Tunggu ..! tahan...! pak petugas keamanan kalian mundurlah.."


"Aku akan terima tantangan nya.."


ucap Afei sambil memberi kode agar para satpam mundur keluar dari lapangan.


Para Satpam yang sebenarnya sedikit jeri dengan Xu Xiao Dong yang bertenaga kuat dan sangat jago berkelahi.


Mereka sangat bersyukur Afei memberikan kesempatan kepada mereka untuk mundur.


Mereka menatap Afei dengan penuh rasa terimakasih, tapi mereka juga sedikit cemas dengan keselamatan Afei.

__ADS_1


Mereka bergerak mundur dengan agak ragu ragu, tapi melihat sikap Afei yang tenang dan penuh percaya diri, akhirnya mereka mundur juga ke pinggir lapangan.


"Kakak Xu aku sudah sering melihat video mu, melecehkan para ahli seni beladiri China."


"Kamu sangat bangga dengan ilmu kasar tukang pukul jalanan, yang kamu peroleh dari Thailand dan bule, gakpapa itu urusan mu."


"Tapi saat kamu berani meremehkan kungfu tradisional China, itu berarti otak mu sudah terganggu dan perlu di beri pelajaran.."


"Kamu adalah praktisi beladiri yang gila ketenaran dan uang, tapi itu hak mu."


"Ku beritahukan kepada mu, ilmu kungfu China di gunakan untuk kesehatan dan beladiri, menolong yang lemah dan membela kebenaran, bukan untuk pamer dan cari ketenaran."


"Tapi hari ini kamu muncul kemari aku bersyukur jadi tidak perlu jauh-jauh pergi mencari mu lagi."


"Ayo majulah.."


ucap Afei sambil menunjuk Xu Xiao Dong dengan berani.


"Bocah artis jangan banyak bacot, kita mulai saja.."


ucap Xu Xiao Dong membuka pakaian luarnya.


Sehingga terlihat dia di dalam mengenakan baju dan celana karet ketat yang biasa di kenakan oleh atlet sepeda atau yang sering di gunakan petarung MMA.


Para penonton banyak yang bersorak kesal kearah Xu Xiao Dong dan memberikan dukungan kepada Afei.


Sedangkan para juri yang mengenali Xu Xiao Dong, sebagai pembuat onar yang sudah meng KO kan 4 rekan mereka 2 master Tai Chi 2 lagi Master Wing Chun.


Mereka semua juga menatap Xu Xiao Dong dengan tatapan geram, dan ingin maju menghajarnya.


Tapi dengan prestise yang sedang mereka sandang saat ini, mereka tidak bisa sembarangan maju.


Ya kalau menang kalau kalah, mereka akan terlihat konyol dan semakin mempraktikkan kungfu tradisional China.


Hanya biksu tua yang terlihat tenang dan tersenyum gembira, melihat Afei di tantang oleh Xu Xiao Dong si biang onar.


Afei memberi kode agar Xu Xiao Dong maju menyerangnya.


Tanpa banyak cakap lagi, Xu Xiao Dong langsung bergerak maju dengan sepasang tinju melindungi dagu dan rusuknya, dia bergerak mendekati Afei


Setelah Afei berada dalam jangkauan nya, dengan brutal dia maju melancarkan pukulan brutal dengan tangan kanan dan kirinya secara bergantian.


Pukulan yang dia lepaskan sangat kuat dan cepat.

__ADS_1


Tapi bagi Afei itu tidak ada apa-apa nya, dengan mudah Afei menghindar dan menangkisnya, sambil bergerak mundur.


.


__ADS_2