
Baru saja John akan memberikan jawaban, pintu kamar terbuka dari luar.
Sekumpulan wartawan yang datang dari berbagai stasiun televisi.
Langsung masuk kedalam ruangan memberikan wawancara eksklusif kepada John dan Nicole.
Karena mengkhawatirkan keadaan kekasihnya, setelah melakukan beberapa wawancara singkat dan mengambil foto John.
Nicole yang juga menjadi saksi hidup, yang menyaksikan langsung monster di Rocky mountain.
Membujuk dan mengajak para wartawan agar meninggalkan ruangan peristirahatan John.
Nicole dengan mesra mencium John dan berpesan agar John beristirahat.
Lalu dia keluar dari kamar, melayani wawancara berbagai pertanyaan yang di layangkan oleh para wartawan itu.
Dalam sesi tanya jawab itu ada wartawan yang memberikan pertanyaan melenceng mengenai hubungan Nicole dan John.
Nicole dengan tanpa ragu-ragu mengakui John adalah kekasih dari juga calon tunangannya.
Hal ini membuat beberapa wartawan Pria dan kru kamera merasa iri dengan keberuntungan John.
Tidak ada wartawan yang tidak mengenal Nicole, karena dia adalah putri tunggal pengusaha sukses di Toronto.
George Clooney dengan grup Sky Cooporate.
Yang merajai berbagai bidang usaha di kota Toronto.
Dan masih Adik kandung dari almarhum ayahnya Sandra Giok Lan, raja bisnis di seluruh benua Amerika sampai ke uni Eropa.
Sementara itu di apartemen Lu Sun, malam itu terlihat Lu Sun sedang makan malam ditemani kedua istrinya, Xue Yen dan Giok Lan.
Meski belum begitu akrab, Giok Lan masih terlihat sedikit takut-takut dengan sikap Xue Yen yang selalu dingin.
Tapi hubungan mereka berjalan cukup baik dan lancar.
Giok Lan menyimpan perasaan cemburu nya, dengan tersenyum penuh pengertian.
Menanggapi sikap mesra yang di tunjukkan secara berlebihan oleh Lu Sun dalam menjaga Xue Yen.
Lu Sun sendiri tidak menyadarinya, dia hanya melakukan semua kebiasaan di jaman lalunya.
Di mana dia memang selalu extra memanjakan Xue Yen daripada Siau Ching.
Tapi Siau Ching tentu berbeda dengan Giok Lan.
__ADS_1
Giok Lan adalah seorang putri yang baik jaman dulu maupun sekarang, selalu hidup dalam kehidupan yang di kelilingi kemewahan dan selalu dihormati oleh semua orang.
Kini bersama Lu Sun dia harus pelan-pelan belajar menjadi pengertian tentu bukan hal yang mudah.
Sehabis makan Xue Yen yang meski selalu bersikap dingin, dia tetap seorang wanita yang memiliki perasaan yang halus.
Dia dapat merasakan kecemburuan yang berusaha di sembunyikan oleh Giok Lan.
Maka setelah Giok Lan pamit Kembali ke apartemen nya, Xue Yen berusaha meyakinkan Lu Sun dia tidak apa-apa.
Xue Yen meminta Lu Sun agar malam ini menginap menemani Giok Lan, karena dua hari lagi Giok Lan sudah harus kembali ke Amerika.
Lu Sun awalnya menolak, tapi karena Xue Yen memaksa, akhirnya Lu Sun menuruti keinginan Xue Yen.
"Sayang kalau ada apa-apa kamu harus menelpon ku, ya."
ucap Lu Sun cemas dan masih tidak rela membiarkan Xue Yen tidur sendirian.
"Kamu jangan hadapi ketakutan sendirian, bila mimpi buruk telpon saja, bila perlu biar kita tidur bertiga saja.."
ucap Lu Sun berpesan.
Xue Yen hanya menanggapinya dengan senyum dan anggukan kepala.
Xue Yen berpikir dia juga harus belajar berani, menghadapi trauma nya sendirian.
Dia harus berbagi dengan yang lain agar tidak timbul kecemburuan.
Apalagi meski Ying Ying reinkarnasi Siau Ching , tapi di jaman ini sikap mereka jelas berbeda.
Terbukti saat mengetahui Lu Sun selain dia masih punya istri lainnya, Ying Ying langsung memutuskan pergi meninggalkan Lu Sun.
Bila bukan karena Lu Sun terluka parah, dan alami kelumpuhan.
Mungkin sampai saat inipun Ying Ying belum bersedia kembali ke sisi Lu Sun.
Jadi demi kerukunan kehidupan mereka kedepannya, dia harus mendorong Lu Sun agar bisa lebih netral.
Dia tidak boleh seegois dulu lagi, lagipula di kehidupan ini, dia lah yang kontribusi nya paling sedikit terhadap Lu Sun.
Saat Lu Sun lumpuh Ying Ying lah yang merawat nya, saat Lu Sun hampir mati dan bersedih hati, Giok Lan lah yang menolong dan menghiburnya.
Jadi di sini dia sudah kalah jauh di bandingkan mereka berdua, dia menyadari banget kondisinya saat ini.
Lu Sun akhirnya dengan berat hati meninggalkan Xue Yen pergi ke kamar Giok Lan.
__ADS_1
Saat pintu kamar nya di ketuk dari luar, Giok Lan yang baru saja berganti pakaian tidur sangat terkejut.
Siapa yang malam-malam datang mengetuk pintu kamar nya.
Dengan hati-hati Giok Lan mengintip dari lubang kecil di pintu apartemen nya.
Giok Lan yang mengenakan pakaian tidur tipis tembus pandang, tanpa mengenakan pakaian tidur.
Tentu tidak akan sembarangan membuka pintu kamar nya, menerima tamu.
Bahkan dia memegang pistol Glock 17 yang ringan dan mematikan ditangan kanan nya buat berjaga-jaga.
Tapi saat mengintip dari lubang pintu Giok Lan tersenyum lega, dia segera mematikan alarm keamanan kamar.
Kemudian melepaskan pengait pintu, dan membuka pintu kamar nya.
Karena yang berdiri diluar dari mengetuk pintu kamar nya adalah Lu Sun suaminya yang belum resmi.
Lu Sun tersenyum canggung saat melihat pakaian yang di kenakan oleh Giok Lan, dan mainan berbahaya yang dipegang di tangan Giok Lan.
Giok Lan sambil tersenyum gembira, menarik tangan Lu Sun untuk masuk kekamar nya sambil berkata,
"Ayo masuk, jangan cuma berdiri di luar.."
Giok Lan menutup pintu memasang slot dan mengaktifkan kembali alarm keamanan.
Dia sekarang sudah tidak memiliki kemampuan khusus, musuh bisnis ayahnya sangat banyak.
Terutama mafia dari berbagai negara, yang paling sadis dan mengganggu adalah mafia Eropa timur Rusia, mafia Italia dan mafia manusia cebol penuh tato dari negeri sakura.
Dulu Giok Lan juga sempat beberapa kali bentrok dengan mereka, karena melindungi kerajaan bisnis ayahnya.
Kini Giok Lan tidak punya pilihan, selain lebih waspada dan berhati-hati.
Dia tidak bisa berharap Lu Sun bisa setiap detik setiap waktu bersamanya dan melindunginya.
Jadi jalan terbaik adalah berhati-hati dan waspada, kemana-mana dia selalu menyimpan Glock ini di dalam gelang penyimpanan nya.
"Sayang sudah malam kamu masih kesini ? bagaimana dengan Xue Yen nanti ?"
ucap Giok Lan sambil menyimpan pistol Glock 17 nya kembali kedalam gelangnya.
Lu Sun maju memeluk Giok Lan dari belakang menciumi leher Giok Lan yang mulus sambil berkata,
"Aku kesini malam ini, mau tidur menemanimu, bagaimana kamu mau kan..?"
__ADS_1
Giok Lan menggelinjang kegelian, karena terkena sentuhan brewok pendek Lu Sun yang mulai tumbuh di sekitar dagu dan lehernya.
"Sayang..geli...! Terus kamu di sini Xue Yen gimana ?"