KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
PERSETERUAN DI DERMAGA PERTAMA DI MULAI


__ADS_3

"Bila besok dia masuk head lines news dan menjadi sasaran para wartawan."


"Dia bisa membantu mengalihkan perhatian publik atas insiden di dermaga keluarga Gunman.."


"Berita akan mengejarnya, dia pun tidak akan menolak publikasi gratisan ini.."


"Dia akan jadi superhero Amerika, dan bukan tidak mungkin tahun depan dia kembali terpilih jadi presiden.."


"Kalau dia terpilih, keluarga Gunman tidak akan kekurangan rejeki, mengingat jasa jasa ini.."


ucap Lu Sun memberi penjelasan.


Setelah mendapatkan terjemahan dari Ying Ying, John pun menatap kagum dengan perhitungan Lu Sun yang matang.


John memberikan tanda jempol kearah Lu Sun, sebelum dia membelokkan mobilnya parkir di sebuah celah sempit yang tertutup oleh tumpukan kontainer.


John dan Ying Ying setelah mengenakan topeng besi dari Lu Sun, suara mereka saat berbicara pun berubah.


Tidak bisa di kenali oleh siapapun, bahkan orang yang mengenal dekat mereka sekalipun.


John pun berkata, setelah memarkirkan mesin mobilnya,


"Di ujung sini adalah dermaga yang yang akhir-akhir ini di gunakan oleh Kelompok Yamada menyelundupkan narkoba wanita dan senjata .."


"Hal inilah yang ku laporkan ke ayah sehingga ayah sangat marah, apalagi saat tahu Alberto lah yang memberi ijin mereka bongkar muat di sini.."


"Karena ayah paling pantang menerima kerja sama dengan kelompok Nagoya ini."


ucap John memberi penjelasan.


Lu Sun mengangguk mengerti setelah mendengar terjemahan Ying Ying.


Sesaat kemudian mereka bertiga, berjalan santai mendekati dermaga, di mana bisa terlihat, disana banyak orang sedang sibuk bekerja.


Ada yang mengangkut peti peti berat, ada juga memikul tas tas besar,.ada juga yang menggunakan senapan api di todongkan kearah para gadis muda yang ketakutan sambil menangis.


Satu persatu gadis gadis itu keluar dari dalam kontainer, kemudian mereka di giring menuju truk truk besar, yang terparkir rapi di sana.


Para gadis itu kemudian satu persatu di naikkan keatas mobil truk, bila sudah penuh mobil pun di perkenankan untuk meninggalkan Dermaga.

__ADS_1


Secara konvoi, tapi pergerakan truk itu terhenti oleh kemunculan Lu Sun John dan Ying Ying Ying.


Mobil truk terpaksa melakukan rem mendadak hingga hampir saja terjadi tabrakan beruntun dari belakang.


Para gadis-gadis yang berada di belakang Truk pada berteriak kaget ketakutan karena rem mendadak konvoi mobil mobil truk itu.


Supir dan kernet mobil truk langsung menjulurkan badannya keluar dari jendela mobil dan berteriak kearah Lu Sun dan rombongannya..


"Bangsat sudah bosan hidup ya ?!"


"Cepat menyingkir dari sana, jangan menghalangi jalan..!"


teriak mereka marah.


Beberapa anggota Yakuza, sudah melompat keluar dari belakang truk, sambil memegang katana dan pistol di tangan mereka berjalan mendekati Lu Sun dan rombongannya.


Tapi supir truk dan kernet mobil yang marah marah, sedikit terkejut saat melihat lebih jelas, siapa orang yang berani mati menghadang perjalanan mereka.


Lu Sun tersenyum lebar, tanpa berkata apa-apa, dia menunjuk para Yakuza termasuk supir dan kernet.


Agar mereka turun dari mobil dan mendekat kearahnya.


Lu Sun meloncat loncat dengan gaya seorang petinju profesional. dihadapan mereka, sambil memberikan jab jab ringan kedepan..


Melihat gaya yang di pertunjukan oleh Lu Sun dari marah para anggota Yakuza itu menjadi tertawa terpingkal-pingkal.


Tapi belum selesai tertawa mereka, ke 7 orang itu termasuk supir kernet langsung terkapar di atas lantai dengan dahi bolong tertembus Liu Mai Sen Cien yang Lu Sun lepaskan.


John sampai berdiri gemetaran, bila tidak di sangga Ying Ying mungkin tubuhnya sudah jatuh terduduk di atas aspal.


Sepasang lututnya gemetaran hampir tidak kuat menopang tubuhnya melihat aksi Lu Sun.


Meski awalnya terlihat lucu dan konyol tapi kesudahan nya sangat mengerikan.


Dan dia semakin pucat ketakutan saat mendengar suara letusan pistol, dari orang orang yang berasal dari mobil truk kedua, di susul dengan orang-orang dari truk di belakangnya.


Hingga sampai ke truk ke 10, truk paling terakhir, di perkirakan orang yang datang berlarian kearah mereka.


Sambil mengangkat pedang katana mereka di atas kepala dan melepaskan tembakan kearah mereka, tidak kurang dari 100 orang lebih.

__ADS_1


Tapi Lu Sun tidak terlihat gentar, dia terus melesat kearah depan, sambil melepaskan tembakan laser merah dari kesepuluh jari nya.


Satu persatu penyerang dirinya jatuh tumbang keatas lantai dengan jidat berlubang.


Lu Sun berlaku sadis dan tidak main main dan memberi ampun kearah para anggota geng Yakuza itu.


Dengan menggunakan Wu Ying 72 Pian PU, tubuh Lu Sun muncul dan hilang di dekat tubuh mereka.


Setiap tubuh yang di lewati olehnya pasti jatuh tumbang keatas lantai aspal dengan dahi bolong.


John berdiri pucat diam di tempat, tapi dia tidak perlu khawatir peluru nyasar, karena Ying Ying sudah membuat perisai pelindung untuk mereka berdua.


Sehingga semua peluru nyasar, sebelum menyentuh mereka telah berguguran di atas tanah.


Dalam sekejap mata 100 orang itu semua sudah di bantal habis oleh pria gendut bertubuh gempal yang lucu itu.


Setelah menghabisi seluruh pengepungnya, si pria gendut berambut kuning itu.


Dengan santai berjalan mendekati ujung dermaga yang sedang sibuk melakukan aktivitas bongkar muat.


tapi saat ini aktivitas bongkar muat di sana, untuk sementara terhenti.


Karena mereka semua mendengar suara letusan senjata api beruntun, yang di lepaskan oleh para Yakuza pengawal mobil truk yang telah tewas tadi.


Jadi semua orang menoleh kearah pria gemuk berkaki kecil berambut kuning yang sedang tersenyum lebar berjalan santai menuju kearah mereka.


"Yang bukan anggota Yakuza, dan tidak berhubungan dengan anggota group Nagoya, segera tinggalkan tempat ini..!!"


teriak si pria gendut berambut kuning lantang.


Para buruh lepas, sewaan itu langsung meletakkan barang barang ditangan mereka, lalu berlarian berhamburan meninggalkan tempat tersebut.


Beberapa saat kemudian di sana hanya terlihat para anggota geng Yakuza yang berdiri mengepung Lu Sun dengan sikap mengancam.


Dua orang pimpinan geng itu, keluar dari dalam barisan.


Kedua orang ini sama dengan Sirambut merah dan sirambut biru, mereka berdua adalah termasuk murid pulai misterius.


Mereka di tempatkan di sini untuk membantu Yamada menghadapi siapapun yang berani menghalangi langkah mereka.

__ADS_1


Mereka adalah orang-orang sadis tanpa perasaan, tanpa banyak bicara mereka berdua langsung melepaskan tinju cahaya merah dan biru yang melesat dengan sangat cepat kearah Lu Sun.


Lu San hanya berdiri tenang di tempat sambil melepaskan pukulan Jurus Kang Lung You Hui, yang merupakan jurus pertama 18 tapak Penahluk Naga.


__ADS_2