KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
SERANGAN ANAK PANAH ENERGI CAHAYA


__ADS_3

Api hijau yang di semburkan oleh mulut Lu San menghanguskan apapun yang di lewatinya.


Dalam sekejab mata 500 orang lebih kini menjadi onggokan daging gosong yang malang melintang di mana mana.


Dengan satu kali pukulan tembok besi tebal yang menjadi pintu rahasia Mike Li melarikan diri bergetar hebat.


Meski tembok di sekitarnya terlihat meluruk kebawah.


Tapi pintu besi itu dengan kokoh masih tetap berdiri di sana, seolah-olah menantang Lu San.


Lu San mengeluarkan pedang Cahaya inti matahari nya.


Dengan sekali tebas, dinding pintu rahasia yang terbuat dari logam Tungsten yang sangat kuat tahan panas hingga 3000°C.


Langsung terbelah dua, tidak kuat menahan kekuatan pedang cahaya yang mengeluarkan panas sama seperti panas inti matahari.


Lu San menyimpan kembali pedangnya yang sangat berbahaya itu lalu melesat secepat kilat melakukan pengejaran.


Tapi saat keluar dari dalam terowongan bawah tanah, dirinya kembali di hadang oleh manusia bertato di seluruh tubuh mereka.


Semuanya sambil berteriak keras mengangkat pedang katana mereka di atas kepala mereka menerjang kearah Lu San.


Lu San tidak punya banyak waktu untuk menghadapi mereka.


Dia melesat terbang tinggi di angkasa, meninggalkan kepungan orang orang itu.


Lu San mengedarkan mata langit nya melakukan pencarian, akhirnya dia menemukan gundukan kecil diatas tanah sedang bergerak dengan sangat cepat.


Lu San yang masih menggunakan tampilan wajah Fumio Kishida, tersenyum dingin.


Dia tidak mengganggunya, hanya diam diam terus memantau melihat mau pergi kemana Mike Li melarikan diri.


Lu San terus memantau tapi hingga tiba di tepi sebuah danau yang airnya berwarna


hijau kehitaman.


Mike Li menghilang, Lu San ikut terjun kedalam kolam berubah menjadi seekor ikan melakukan pencarian di dasar kolam.


Tapi sampai di sini Lu San kehilangan jejak, Mike Li bagaikan menghilang di telan bumi.


Lu San melakukan pengecekan kesana-kemari tapi tidak menemukan apa-apa.


Lu San curiga di dasar danau ini pasti ada jalan rahasia yang bisa menembus ketempat lain.


Lu San mengubah dirinya menjadi seekor tikus tanah, ditempat Mike Li terakhir menghilang.


Lu San menggali lubang menyusup kedalam tanah, benar saja dugaan Lu San.

__ADS_1


Di bawah tersebut ternyata ada sebuah terowongan yang terletak di bawah dasar danau.


Lu San mengikuti terowongan tersebut dan terus bergerak menyelidiki, Lu San mengaktifkan penciuman Naga nya, sehingga dia dengan mudah menemukan Mike Li melewati terowongan yang mana.


Karena di dalam terowongan tersebut ternyata banyak sekali cabang terowongannya.


Berdasarkan penciumannya, Lu San terus bergerak maju, di dalam terowongan itu Lu San menemukan bunga lima warna.


Sambil menahan nafas Lu San merusak nya dengan semburan api.


Dalam sekejap taman bunga di bawah terowongan itu, kini lenyap menjadi abu.


Setelah membakar semua bunga itu, Lu San meneruskan langkahnya yang membawa dirinya keluar dari dalam terowongan.


Menembus kesebuah perkampungan yang di kelilingi oleh deretan pegunungan dan tebing tinggi.


Kedatangan Lu San langsung di hadang oleh ratusan orang manusia bertato dan hanya mengenakan koteka, sejenis cawat orang Jepang.


Tanpa pikir panjang Lu San dengan dingin menebaskan Wu Xiang Cien Chi dan menyemburkan nafas api hijaunya menghabisi para penghadangnya.


Tidak ada satupun para penghadangnya yang bisa lolos, semua nya tewas tak bersisa.


Bila tidak tewas dengan tubuh terpotong, tentu tewas dengan kondisi gosong.


Sesaat setelah Lu San menyelesaikan pekerjaannya,. seorang pria berambut merah, bertubuh tinggi besar, brewokan,


"Hebat..hebat..kamu bisa menemukan kami di sini, berarti kamu cukup layak menjadi lawan ku."


"Kamu siapa..?"


tanya Lu San yang kini telah kembali ke penampilan aslinya.


Di sini adalah tempat terpencil, lagipula pendengarnya yang tajam sudah memastikan saat ini.


Di perkampungan ini selain si brewok dan si tampan yang sedang bersembunyi di balik batu besar bersiap dengan serangan panahnya.


Lu San sudah tidak menemukan keberadaan siapapun di sana.


Sambil tertawa si brewok berkata,.


"Aku juga salah satu murid Wu Ching, aku berada di urutan ketiga."


"Nama ku Pa Sha, Donnie dan Mike masih adik seperguruan ku.."


"Mari majulah.."


ucap Si brewok sambil tertawa.

__ADS_1


Lu San tertawa kemudian berkata,


"Boleh tapi setelah aku menghabisinya.."


Lu San menghilang dari posisinya, lalu muncul diatas batu Gunung, menggunakan pukulan Niaga Semesta menghantam batu gunung itu berikut yang bersembunyi di balik nya.


Cahaya kehijauan berbentuk Naga semesta meraung keras kemudian meluncur kearah batu gunung dan meluluhlantakkan nya.


Kemudian mengejar kearah Mike Li , yang sedang berusaha melayang mundur menjauh.


Sambil melepaskan sebuah tembakan yang di awali dengan munculnya bayangan diagram lingkaran besar di depan tubuhnya.


Diagram tersebut mengeluarkan cahaya oranye, dengan bagia tengah lingkaran di kelilingi oleh huruf huruf kuno.


Lalu melesat lah sebuah panah yang bercahaya emas menyilaukan tercipta dari energi cahaya.


Lu San tersenyum dingin dia menambahkan kekuatan serangannya mendorong Niaga Semesta ciptaannya menerima serangan panah cahaya itu.


"Hei lawan mu di sini kenapa kamu mengincarnya..!"


teriak si brewok merah melepaskan dua tinju bercahaya hijau kearah tubuh Lu San yang sedang melayang.


Lu San menggunakan cakar kiri nya melakukan cengkraman Naga keatas tanah.


Kemudian di tariknya keatas, Sehingga beberapa lapisan tanah terangkat keatas digunakan untuk menahan serangan si brewok merah.


Ledakan keras terjadi saat energi tinju hijau, bertemu dengan lapisan tanah yang diangkat Lu San.


Sementara Cahaya energi panah yang di ciptakan oleh Mike Li, sejauh ini berjalan di luar harapan.


Naga Siluman Semesta melahap panah energi yang datang langsung menelannya.


Sampai di dalam perutnya panah energi meledak mengeluarkan cahaya yang memancar kesegala arah dari tubuh Naga Siluman Semesta.


Tapi hal itu tidak berpengaruh, Naga Siluman Semesta berhasil meredam dan menyerap kekuatan energi cahaya tersebut.


Mike Li kembali melepaskan 3 panah energi cahaya sekaligus untuk menghadang Naga Siluman Semesta yang sedang menerjang kearah nya.


Sekali ini naga siluman semesta tidak menelannya, melainkan menggunakan sepasang cakarnya untuk mencengkram 3 panah energi cahaya yang datang.


Terjadi ledakan yang jauh lebih keras, tapi tidak mempengaruhi pergerakan Naga Siluman Semesta, yang hanya berputar 3 kali diudara kemudian kembali datang menerjang kearah Mike Li.


Mike Li yang mulai putus asa, kini memejamkan matanya menghimpun seluruh kekuatannya Lalu melepaskan 5 panah energi cahaya sekaligus.


Di arahkan ke Naga Siluman Semesta yang menjadi semakin besar dan ganas setelah menyerap kekuatan cahaya energi dua serangan awal tadi.


Saat Naga Siluman Semesta kembali ingin mencengkram ke lima anak panah yang melesat kearahnya.

__ADS_1


Kelima anak panah itu membelok memisahkan diri.


__ADS_2